Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

"Aku mau jadi besar dan kuat." "Kau akan bercinta setiap waktu kalau dirubah jadi kuda yang besar dan kuat. Pacarmu pasti keteteran." Cakra jadi paham cara kerja Tongkat Petir. Setelah merubah kuda penarik jadi besar dan kuat, ia mendatangi prajurit yang berkumpul menyaksikan aksinya dengan terkagum-kagum. Tongkat Petir adalah tongkat mustika yang sudah berusia ratusan tahun. Tongkat itu bisa berfungsi sebagai tongkat sihir, tongkat komando, atau senjata untuk berperang.
9.947.4K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as tongkat kursi
Show Reviews (21)
Read
+Library
Enday Hidayat
Terima kasih buat semua readers, teristimewa untuk yang memberi quotes dan gem, kehadiran kalian telah memberi sumbangsih besar dalam penyelesaian cerita ini. Sudah terbit: Mengejar Cinta Puteri Bangsawan
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Read All Reviews
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

Disuruh benerin kursi ini? Dimas menggaruk kepalanya. “Bapak ingin saya ganti kursi? Iya, ini memang kursinya bunyi terus, Pak.” Melihat wajah bingung Dimas, tatapan Pak Badar semakin menghakimi. “Ayat Kursi. Salah satu ayat agung dalam Al-Qur’an,” jelasnya dengan nada berat. Dimas memucat. Kesabaran Pak Badar berkurang satu derajat. “Ya sudah, kalau kau tak bisa. Ayat-ayat pendek, hafal apa saja?”
1.1K viewsCompletedAdded to Library 33 Times as tongkat kursi
Read
+Library
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Kata adipati sesaat setelah berada dalam satu ruangan pertemuan. Saat itu adipati duduk di atas kursi besar di belakang sebuah meja kecoklatan terbuat dari jati. Ruangan cukup luas berwarna kecoklatan itu cukup hangat dan tak terpengaruh udara dari luar. Senopati Gagak Panangkaran yang juga telah duduk dikursi berhadapan dengan meja besar menghela napas sambil meluruskan punggungnya yang terasa sakit.
99.2K viewsOngoingAdded to Library 192 Times as tongkat kursi
Read
+Library
Pendekar Salah Zaman

Pendekar Salah Zaman

“Tongkat seperti ini tidak diuji dengan alat. Tapi dengan sesamanya.” Dia mengangkat Tamas Danda. Tongkat itu berdengung halus. Hampir tidak terdengar tapi cukup untuk membuat bulu kuduk berdiri. Wajah Ki Arjuna langsung berubah. Antusias, matanya menyala seperti menemukan sesuatu yang sudah lama dia cari. Hendro menarik napas, mulai kehilangan kesabaran. “Barang kami sudah melalui uji coba, Ki. Kami tidak melepas barang tanpa standar yang jelas.”
10984 viewsCompletedAdded to Library 28 Times as tongkat kursi
Read
+Library
Menikahi sang Ceo dingin

Menikahi sang Ceo dingin

Acara pertama dimulai, sebelum acara pameran, yaitu Lelang barang-barang ekslusif limited edition. "Lelang pertama, kami memiliki sebuah kursi kayu. Ini bukan sembarang kursi kayu, hanya ada beberapa didunia saja Kegunaanya, bisa meredakan rasa pegal dipunggung dan melancarkan peredaran darah! Lelang akan dimulai dari harga... 50 jutal" Semua penonton mulai menawar dan mengangkat papan berisi nominalnya. "70 juta"
946 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as tongkat kursi
Read
+Library
LOVE is YOU, Ra!

LOVE is YOU, Ra!

Yuki menunjuk dental chair yang terletak di salah satu pojok ruangan. “Hei, apa itu tidak terlihat keren? Itu kursi robot warna hijau yang canggih. Kemari, aku akan tunjukkan kehebatan kursi ini.” Daren mengulurkan tangannya. Yuki ragu sejenak sebelum meraih tangan besar itu dengan mantap. Selama beberapa menit, Daren menunjukkan bagaimana kursi mengerikan itu bisa naik turun dan rebahan seperti robot.
1031.5K viewsCompletedAdded to Library 975 Times as tongkat kursi
Read
+Library
Putri Terbuang itu Istri Sah CEO

Putri Terbuang itu Istri Sah CEO

Ia menunjuk ke tengah ruangan, di mana sebuah benda tertutup kain sutra hitam teronggok. ​Raka tersenyum misterius. Ia berjalan, lalu menarik kain sutra itu dengan gerakan dramatis. ​Di bawah kain itu, tersembunyi sebuah kursi roda elektronik berwarna rose gold dan hitam, dengan desain yang ramping dan futuristik. ​“Ini… apa lagi, Raka?” tanya Aluna, tercengang. ​“Ini takhta baru lo. Hadiah dari gue. Kursi roda lo sekarang,” kata Raka.
106.5K viewsCompletedAdded to Library 229 Times as tongkat kursi
Read
+Library
Berangkat Miskin Pulang Kaya

Berangkat Miskin Pulang Kaya

tanyanya. “Semalam, Mas.” Kami salaman. “Naik apa ke sini?” “Naik mobil, Mas.” “Sekarang ongkos mahal, ya?” “Iya, pada naik.” “Ayo ... ayo duduk!” ajaknya. Aku duduk di kursi ... eh tidak, ini bukan kursi, semacam tempat untuk berbaring seperti yang ada di sisi kolam, terbuat dari kayu tanpa cat.
1037.6K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as tongkat kursi
Read
+Library
Kesatria Garuda

Kesatria Garuda

Tongkat itu memancarkan aura kekuatan magis yang luar biasa, namun juga aura kelembutan dan kasih sayang. "Tongkat Caba," kata Aurel. "Tongkat ini terbuat dari kayu suci yang diresapi kekuatan alam. Ia mampu memanggil kekuatan alam untuk membantunya, namun ia hanya akan bereaksi pada hati yang murni dan penuh kasih sayang."
2.2K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as tongkat kursi
Read
+Library
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

perintah Ketua Dewan. Dua prajurit berzirah perak maju, menggeser sebuah kursi tua dari sisi aula. Kursi itu sederhana bentuknya, tapi ukirannya penuh simbol kuno. Kayu gelapnya memancarkan aura aneh, seolah menyimpan gema emosi masa lalu. Risa terperanjat. “Itu... Kursi Resonansi.”
1.5K viewsCompletedAdded to Library 41 Times as tongkat kursi
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status