Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

“Sekar! Sudah ambil kursinya belum? Ada nggak? Ayo cepat turun dari loteng!” Sekar hampir menjatuhkan lampu kecil. Tangannya cekatan menyambar kursi yang sedari tadi hanya ia tatap. Ia menahan tawa. “Iya, Bu! Ada… Sekar turunkan ya, pelan-pelan.” “Ya Allah… dari tadi satu kursi aja belum turun! Itu dari jati, bukan dari plastik! Kalau nggak kuat, bilang! Ibu panggilin orang!”
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai tongkat kursi
Baca
+Pustaka
Lima Samurai Batavia

Lima Samurai Batavia

Siapa lagi kalau bukan Hide? Tujuh gelas keramik bermotif ranting berbunga ditaruh Ayame-sama di atas meja bundar. Takeshi, Yukiko, dan kelima murid Shitaro duduk di kursi kayu dari meja bundar tersebut. Kayunya asli jati dari Jepara. Kursi dari meja ini berjumlah sepuluh, sehingga tinggal dua kursi kosong yang tak diduduki. "Silahkan, diminum," dalam keadaan duduk, Ayame agak membungkukkan badannya sedikit, mempersilahkan para tamunya untuk menikmati suguhan pelepas dahaga.
107.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai tongkat kursi
Baca
+Pustaka
Pendekar Tongkat Emas

Pendekar Tongkat Emas

Nenek gendeng terlihat sangat serius kali ini, tidak biasanya si nenek gendeng yang selalu ceria dan nyeleneh kini bisa seserius itu, “Tolong carikan aku beberapa daun herbal yang tidak ada di hutan ini. Namanya adalah tanaman ‘ Tunjuk Langit’ , tanaman itu sangat langka, dan sepertinya hanya tumbuh di daerah tertentu saja.” Arya menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Apakah tidak ada petunjuk mengenai bentuk dan ciri tanaman itu mbah?” Neneng gendeng menggeleng, “Coba kau tanyakan kepada Ki Aji Sakti di perguruan Silat Gombang.”
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai tongkat kursi
Baca
+Pustaka
Selir Chun! Kaisar Hanya Menginginkanmu!

Selir Chun! Kaisar Hanya Menginginkanmu!

Langkahnya cepat dan beraturan menuju kursi tunggal di tengah ruangan. Kursi itu bukan singgasana megah, melainkan kurau kayu lebar dengan sandaran tinggi yang dilapisi kain suku berwarna tanah dan merah darah. Motifnya berupa garis-garis miring dan simpul kuno yang melambangkan kekuatan serta perlindungan. Kain itu tampak sudah usang. Namun, setiap helainya seolah menyimpan aroma tanah dan asap perapian.
1069.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai tongkat kursi
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Nissa Salsabila
makasih kak thor untuk bab 260 nya. ini yg saya tunggu dari lama. ruang kaisar bersantai dengan ratu chun. biar terasa bucin nya kaisar :) selalu selipkan d setiap bab keromantisan kaisar dan ratunya ya kak. :)
Emaknya Trejo
meskipun aku agak kemusuhan dengan dirimu thor tp i luv u pull lah,makasih ya udh bkn novel sebagus ini,,yah walaupun sebagian ada yg bilang bertele-tele tp bagiku ini salah satu novel terseru yg pernah aku baca!!sekali lg mksh ya author
Baca Semua Ulasan
ISTRI ALIM CEO KEJAM

ISTRI ALIM CEO KEJAM

Namun, niatnya dibatalkan, lebih memilih berjalan menuju balkon kamar. Ditempat itu terdapat dua buah kursi beserta satu meja berukiran standar. Tidak ada yang menarik dengan itu. Ia daratkan saja bobotnya diatas kursi sama yang terbuat dari kayu. Hingga sebuah nafas kasar terlepas bebas dari bibir dan rongga hidungnya. Kursi itu sengaja dibuat setengah miring agar bisa dipakai untuk bersandar dan bersantai
9.579.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai tongkat kursi
Baca
+Pustaka
TANYA HATIMU (Indonesia)

TANYA HATIMU (Indonesia)

Mayang mendekat ke lemari kaca yang berisi berbagai macam jenis minuman yang sangat menyegarkan, sangat lama dia tidak pernah menyentuh minuman itu. Ruangan yang berisi berbagai jenis minuman beralkohol dari berbagai macam merk ternama, sepasang kursi dengan sebuah meja tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil di tengahnya, pas dengan konsep minimalis elegan yang terpasang dengan epik dengan kursi itu. Sebuah kursi santai yang sama dengan kursi di samping kolam namun ini empuk karena memiliki busa di atasnya.
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai tongkat kursi
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Ayne Kim
mustahil jika persahabtan cewek dan cowok tidak mendatangkan cinta. kadaang sepihak,, kadang dua2nya saling cinta tp takut mengungkapkan. ya, seperti eric. kasian juga sebenarnya. sini sama ayn ja Eric. banyak anak aku yang nganggur nihh hehehhe
Sweet July
Agak kesel sih sama Mayang. Msh SMA udh kenal alkohol. Tp ya mgkin krn dia anak broken home, jd pelariannya kesitu. Btw, aku kok ngerasa Marco itu baik ya? Entahlah. Aku baru baca sampe part menyuapi es krim. Ntar aku lanjut lagi ya... Semangat lanjutin ceritanya....
Baca Semua Ulasan
Menantu sang Jendral Besar S2

Menantu sang Jendral Besar S2

Bab 88. AURA KEMATIAN “Tuan silahkan duduk.” Loreng mempersilahkan Darko untuk duduk di kursi yang ada di samping singgasana kerajaan yang terbuat dari emas dengan batu zamrud menghiasi sekeliling kursi singgasana itu. Kursi yang diduduki Darko sangatlah besar tanpa sandaran tubuh, kursi ini seperti sebuah meja yang berukuran besar.
8.256.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai tongkat kursi
Baca
+Pustaka
MENGAPA CINTA MENYAPA

MENGAPA CINTA MENYAPA

Renty setengah mati menahan tawa melihat atasannya yang berpostur bak anak SD atau SMP itu sampai berkeringat demi untuk bisa duduk normal. Renty yang tidak sabaran langsung menyampaikan alternatif lain. "Perlu gue bantu?" "Maksud elo apa? Jangan sok jadi pahlawan!" jawab Edwin yang makin terengah-engah. Dalam hati ia mengutuk staf bagian pengadaan yang membeli kursi putar yang ukurannya di ruang itu ternyata lebih besar daripada di ruang lain. Untuk membuatnya turun lebih rendah, kursi itu memiliki tuas yang dirancang untuk ditekan dari atas. Bukan untuk ditarik dari arah bawah seperti yang sekarang ia setengah mati lakukan!
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai tongkat kursi
Baca
+Pustaka
Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang

Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang

Mereka tidak tahu apakah mereka harus ikut atau tetap di tempat mereka. Di area depan, sudah disiapkan kursi kayu yang diukir indah dengan motif naga dan phoenix. Kursi itu dilapisi bantalan sutra merah yang halus. Posisinya berada paling tengah, tempat yang biasanya disediakan untuk tamu kehormatan tertinggi. "Silakan, Tuan Muda," ucap Elder Feng sambil menunjuk kursi itu dengan tangan gemetar, tidak berani menatap langsung ke wajah Rong Tian.
9.720.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 816 kali sebagai tongkat kursi
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Alam. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam Atas, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Jimmy Chuu
Meskipun membaca buku ini bisa menjadi buku mandiri, namun Lore dari kisah : Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang adalah : 1. Warisan Artefak Kuno 2. Pewaris Kultivasi Iblis - Raja Kelelawar Hitam 3. Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang
Baca Semua Ulasan
Suami Perkasa

Suami Perkasa

nada peringatan itu lemah. “Apa? Aku cuma ngecek kualitas kursi,” katanya pura-pura polos, jemari menggambar lingkaran kecil di kain tipis celana Sukma. “Itu paha manusia, bukan kursi.” “Lebih bagus. Hangat, empuk, eksklusif, dan hanya aku yang boleh duduk.”
109.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai tongkat kursi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status