Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penyesalan yang Terlambat

Penyesalan yang Terlambat

Akhirnya aku menyerah, dan membawanya ke kafe dekat kantor untuk duduk sebentar. Di kafe, kami kembali diam cukup lama, sampai akhirnya dia tidak bisa menahan diri dan mulai bicara, "Kak Sandy, maafkan aku. Aku sudah tahu semuanya. Ibuku menceritakan semuanya sebelum dia meninggal. Aku yang salah." Sambil berbicara, dia mulai menangis, seolah-olah menanggung banyak penderitaan. Kalau aku perhatikan dengan saksama, dia memang kelihatan lebih lelah. Kulit wajahnya pun tampak lebih kasar, seperti tanaman yang lama tidak disiram, kehilangan kilauannya.
8.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 232 Beses bilang too late for regrets judul lain
Read
+Library
Terlambat Jatuh Hati

Terlambat Jatuh Hati

“Semuanya jadi hambar kalau tidak ada persaingan.” *** Jean pulang ke rumahnya Bersama Adrian, sementara keluarganya sudah sampai sejak dua jam yang lalu. Alasan Jean terlambat adalah karena Adrian mengajaknya untuk minum kopi di kafe langganan Adrian setiap kembali dari luar negeri. Kafe itu cukup tenang, berbeda dengan kafe pada umumnya yang penuh dengan anak muda yang saling berkumpul hingga larut malam.
63.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 95 Beses bilang too late for regrets judul lain
Read
+Library
Wanita Pilihan Duda Tampan Sedingin Kulkas

Wanita Pilihan Duda Tampan Sedingin Kulkas

Dan dia, dengan menghindari Resita pasti menambah daftar panjang penyesalan di hati gadis itu. "Ah, kamu bodoh, Re ... kamu bodoh ..." Reggy mengutuki dirinya sendiri. Malam itu Reggy sama sekali tidak bisa tidur. Dia memikirkan Resita. Memikirkan hancur hatinya dengan segala yang Resita telah alami. *****
104.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 139 Beses bilang too late for regrets judul lain
Read
+Library
Antara Bos dan Calon Suami

Antara Bos dan Calon Suami

"Aduh, Regan ... jangan marah gitu dong mukanya. Tadi aku ada meeting mendadak. Kamu tolong ngertiin dong, ya?" Regan mengembuskan napas jenuhnya. Terlihat sekali dia sangat kecewa. "Ini bukan sekali dua kalinya kamu telat, Zarea ... Kamu kapan sih benar-benar ada waktu buat aku?" Pertanyaan Regan membuat Zarea tertunduk lesu. "Iya, aku salah. Maaf... Tapi, habis ini aku janji nggak akan telat lagi." Zarea mengacungkan jari telunjuk dan jari tengahnya membentuk huruf v.
2.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 97 Beses bilang too late for regrets judul lain
Read
+Library
Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan

Dikira Gelandangan, Ternyata Wanita Kesayangan Mafia Dominan

Suara Amora terdengar ragu, seolah dapat membaca kebohongan hanya dari nada suara Regis yang terdengar lelah. “Tentu saja, Sayang. Wajahku masih sangat tampan kok,” seloroh Regis, berusaha meredakan kekhawatiran istrinya itu. Ia pun tertawa ringan saat mendengar decakan kesal dari istrinya. Namun, tawanya terhenti saat teringat akan janji yang tidak dapat dipenuhinya terhadap wanita itu. Dengan rasa bersalah yang menghantam dadanya, ia berujar dengan sendu, “Maaf, Amora. Aku mungkin tidak bisa pulang hari ini.”
9.834.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 921 Beses bilang too late for regrets judul lain
Ipakita ang mga Review (24)
Read
+Library
AliceLin
Halo, Goodreaders. Terima kasih bagi yang sudah menyelesaikan cerita ini. Jangan lupa mampir ke cerita baruku yuk yang berjudul "Pesona Berbahaya Suami Dadakanku" Berikan dukungan kalian ya^^ Terima kasih
Silent Heart
Ternyata Kak Alice udah launching novel baru. Tak kira tunggu Lucas-Sienna tamat dulu. Auto baca deh. Untung belum ketinggalan banyak. Suka banget. Penuh misteri & teka-teki. Auto jadi detektif aku, wkwk. Rein-Anya harus balas dendam dengan cara yang 'sadis'. Semangat terus nulisnya. Sehat selalu.
Basahin ang Lahat ng Review
Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Penyesalan Setelah Diriku Tiada

“Kumohon jangan bohongi mereka lagi. Mereka benar-benar capek. Aku rela mengalah, asal kamu bisa sadar.” Billy langsung memeluk Penny, menyeka air matanya dengan lembut, sambil berkata, “Ini bukan salahmu.” Badanku terasa semakin sakit, napas pun jadi berat dan aku mencium bau amis dari hidungku. Aku tak lagi melihat mereka. Aku mengusap darah yang mengalir dari hidung, lalu kembali ke meja pendaftaran. “Tolong lengkapi data permohonan kremasiku. Tiga hari lagi, aku butuh proses yang tenang tanpa gangguan. Aku sudah nggak punya keluarga.”
8.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 302 Beses bilang too late for regrets judul lain
Read
+Library
Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

God rest my soul I miss who I used to be The tomb won’t close Stained glass windows in my mind I regret you all that time I can’t let this go I fight with you in my sleep The wound won’t close I keep on waiting for a sign I regret you all the time (Taylor Swift – Would’ve, Could’ve, Should’ve) Gadis berambut ikal itu tidak menghiraukan beberapa pesan masuk dari kekasihnya. Ia hanya ingin sendiri dan berusaha untuk memikirkan hal-hal yang akan membuatnya bahagia. Bagaimanapun juga ia yang bertanggung jawab dengan kebahagiaannya sendiri.
105.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 136 Beses bilang too late for regrets judul lain
Read
+Library
Musim Semi yang Telat Itu Bukan Untukmu

Musim Semi yang Telat Itu Bukan Untukmu

"Seluruh perlengkapan bayi anakku dikirim ke lelang amal tanpa persetujuanku. Pada bukti penerimaannya tertulis nama yayasan amal milik Sarah." Aku membuka halaman terakhir. "Dan ini draf undangan yang mengubah acara syukuran satu bulan kelahiran anakku menjadi jamuan peringatan keluarga. Nama anakku dicoret, lalu diganti dengan tulisan peringatan tiga tahun meninggalnya Jerry." Ruang tamu mendadak sunyi. Bibir Sarah bergetar. Wajah ibu mertua berubah pucat. Sementara Justin hanya terpaku menatap dokumen-dokumen itu.
3.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 98 Beses bilang too late for regrets judul lain
Read
+Library
Bayang-Bayang Yang Terlambat

Bayang-Bayang Yang Terlambat

Dia pun menepati janji taruhan dan berkata pada Mega, “Aku akan meninggalkan Gio. Surat cerainya sudah kutandatangani. Sebelum aku pergi nanti, akan kutinggalkan di meja.” Mega tidak bertanya ke mana dia akan pergi. Dia hanya mengingatkan, “Paling lambat 10 hari. Jangan halangi aku dan Gio bersama.” Tasya mengangguk. Sepuluh hari cukup baginya untuk menyelesaikan proses imigrasi. Dulu, dia tetap tinggal di dalam negeri hanya karena ingin menikah dengan Gio. Tapi kali ini, dia memutuskan untuk keluar negeri dan berkumpul kembali dengan orang tua, serta kakaknya.
9.460.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.2K Beses bilang too late for regrets judul lain
Read
+Library
Perishable

Perishable

Regan Jangan nangis, ntar cantiknya ilang Dan tak berselang lama, satu pesan lagi masuk dari Regan, yang membuat gadis itu tak bisa menahan senyumannya. Good night, sayang.
786 viewsOngoingIdinagdag sa Library 24 Beses bilang too late for regrets judul lain
Read
+Library
PREV
1234569
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status