Penyesalan Suami Posesif
Ia merasa hancur setiap kali mengingat bahwa di dunia ini, ia kini benar-benar harus berjuang sendirian tanpa ada lagi bahu tempatnya bersandar.
Penyesalan yang datang terlambat itu mulai menggerogoti keteguhan hatinya. Laura memeluk bantalnya kuat-kuat, menyembunyikan wajahnya di sana sembari membiarkan air mata kembali mengalir deras membasahi kain seprai. Mengapa takdir begitu kejam mempermainkan perasaannya? Mengapa di saat semua urusan butik dan rumahnya dipermudah, hatinya justru tetap terasa hancur tidak berbentuk? Sepanjang malam yang dingin itu, tanpa ditemani siapapun, Laura hanya bisa terus terjaga, meratapi nasibnya dan menangis dalam diam hingga dadanya sesak oleh gemuruh kesedi
Hot Chapters