Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ketika Cinta Dianggap Kebiasaan, Aku Memilih Melepaskan

Ketika Cinta Dianggap Kebiasaan, Aku Memilih Melepaskan

Clara menghabiskan sepuluh tahun penuh, selangkah demi selangkah berjalan hingga bisa berada di sisi Chandra. Dari seorang yang diam-diam mencintai tanpa dikenal siapa pun, hingga menjadi tunangan yang diakui langsung olehnya. Namun tepat setengah bulan sebelum pernikahan, dia memutuskan untuk melepaskan Chandra. "Kak, aku mengajukan diri untuk pindah ke institut riset cabang barat laut. Tolong tambahkan namaku ke dalam daftar." Clara meletakkan formulir pengajuan yang sudah ditandatangani di atas meja kerja dengan tenang. Penanggung jawab di balik komputer mendongak dan menatap Clara dengan terkejut. "Clara, setahuku kamu dan Chandra bakal menikah bulan depan, 'kan?"
4.0K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as toxic relationship
Read
+Library
Lembaran Baru Kisahku

Lembaran Baru Kisahku

Suamiku, seorang CEO, mengidap penyakit aneh. Hatinya memilihku, namun tubuhnya justru memilih seorang anak magang di kantornya. Karena itu, setiap bulan suamiku menghilang selama sepuluh hari, dia pergi menemui si anak magang untuk "berobat". “Vera, dokter bilang ketergantunganku pada Sinta itu bersifat fisiologis. Tubuhku yang memilihnya. Tapi orang yang paling kucintai di hatiku adalah kamu, dan akan selalu kamu,” kata suamiku. Untuk meyakinkanku, ia sumpah mati, bahkan rela mengambil daging dari tubuhnya sendiri demi membuktikan cintanya. Mataku memerah. Pada akhirnya, aku tetap melunak. Hingga suatu hari, di usia kehamilanku yang sudah tua, sebuah papan reklame yang diterjang angin kencang jatuh menimpaku. Aku pun keguguran. Aku menelepon suamiku berkali-kali, namun tak satu pun dijawab. Tak lama kemudian, aku justru melihat unggahan pamer dari akun sosial media anak magang itu. [Membuka identitas baru sebagai seorang ibu. Mulai sekarang, kami bertiga adalah keluarga kecil yang bahagia!] Di foto itu, suamiku menatapnya dengan lembut, telapak tangannya mengusap perut anak magang itu. Di tangannya yang lain, tergenggam hasil pemeriksaan kehamilan. Baru saat itu aku sadar, sejak dulu sampai sekarang, baik hati maupun tubuhnya, yang ia pilih bukanlah aku. Pada detik itu juga, aku mengerti bahwa pernikahan kami telah mencapai ujungnya ....
6.8K viewsCompletedAdded to Library 150 Times as toxic relationship
Read
+Library
Salju Jatuh Mengucap Cinta

Salju Jatuh Mengucap Cinta

Dia dan Jeremy adalah sepasang kekasih semasa remaja. Yang satu primadona kampus, satunya lagi idola kampus. Mereka adalah pasangan teladan yang tersohor di seantero kampus. Mereka pernah berjanji untuk menikah begitu menginjak usia legal. Namun, tepat saat cinta mereka sedang membara, Nancy tiba-tiba memutus hubungan dan pergi ke luar negeri bersama seorang anak orang kaya. Pada hari perpisahan itu, dengan mata memerah, Jeremy mengejarnya begitu lama. Sosok yang begitu angkuh itu berulang kali memohon agar Nancy tidak pergi. Jeremy berjanji bahwa suatu hari nanti, dia pasti akan menjadi orang sukses. Dia memohon agar Nancy tidak terburu-buru, memohon agar gadis itu menunggunya, dan memohon agar tidak jatuh cinta pada orang lain. Namun, sikap Nancy begitu dingin. Dia bahkan tidak sudi berucap sepatah kata pun. Dia bahkan melihat dengan mata kepala sendiri saat Jeremy mengalami kecelakaan saat mengejar mobilnya, tetapi dia tidak sekali pun menoleh. Kecelakaan itu sangat parah hingga menyebabkan ginjalnya pecah. Jeremy harus menjalani transplantasi ginjal agar bisa bertahan hidup. Meski terbaring bersimbah darah di meja operasi, pria itu tetap bersikeras merangkak bangun hanya untuk menelepon Nancy. Namun, semua panggilan yang Jeremy lakukan dengan sisa-sisa tenaganya itu berakhir dengan penolakan. Semakin dalam cinta, semakin dalam pula benci. Sejak hari itu, Jeremy sangat membenci Nancy.
3.7K viewsCompletedAdded to Library 142 Times as toxic relationship
Read
+Library
Selamat Tinggal untuk Mereka yang Tak Memilihku

Selamat Tinggal untuk Mereka yang Tak Memilihku

Setelah aku terjebak dalam sebuah ledakan di dermaga, aku terikat pada sebuah Program Bertahan Hidup. Program itu memberiku waktu dua puluh lima tahun dan empat target yang telah ditentukan. Selama Skor Cinta atau Skor Ikatan dari salah satu target mencapai 100%, aku bisa terbangun dan kembali ke duniaku yang sebenarnya. Namun, aku gagal pada keempatnya. Karena setiap orang yang berusaha aku dekati pada akhirnya selalu berpaling kepada Sophia Lusinta, sang tokoh utama dunia ini. Mereka menganggap penderitaanku hanyalah sandiwara. Mereka menyebut air mataku sebagai bentuk manipulasi. Mereka berkata bahwa aku hanya berpura-pura hancur agar mereka memilihku daripada Sophia. Namun jika mereka memang tidak pernah mencintaiku, mengapa mereka justru kehilangan kendali ketika misiku gagal dan aku memilih meninggalkan dunia ini untuk selamanya?
3.5K viewsCompletedAdded to Library 95 Times as toxic relationship
Read
+Library
Karma Dibalik Kematian Palsu Suamiku

Karma Dibalik Kematian Palsu Suamiku

Di kehidupan sebelumnya, suami dan ibu mertuaku jatuh dari tebing saat memetik jamur di gunung. Aku yang sedang hamil besar mendengar kabar buruk itu langsung pingsan. Karena tak bisa menerima kenyataan, aku melahirkan bayi secara prematur. Setelah beberapa hari koma, seorang tetangga memberitahuku bahwa bayiku kemungkinan tidak selamat dan memintaku untuk melihatnya untuk terakhir kali. Jenazah suami dan ibu mertuaku juga tak ditemukan. Setahun kemudian, keluarga mertuaku mendapat ganti rugi dari proyek pembebasan lahan. Namun, aku yang makan sayuran liar, malah keracunan herbisida dan mendekati ajal. Di saat-saat terakhirku, aku melihat ibu mertua dan suamiku muncul di hadapanku. "Akhirnya kami berhasil menyingkirkanmu. Sekarang menantu dan cucuku bisa masuk ke rumah ini dengan sah." Jane, anak tetangga kami berdiri di sebelah ibu mertuaku, dengan seorang anak laki-laki kecil.
9.0K viewsCompletedAdded to Library 332 Times as toxic relationship
Read
+Library
Pagi Baru Tanpa Dirimu

Pagi Baru Tanpa Dirimu

Saat kandunganku memasuki bulan kelima, Dion Sudarma sudah empat bulan berturut-turut tidak pernah menemaniku kontrol kehamilan karena cinta sejatinya yang belum bisa dia lupakan. Bahkan hingga pemeriksaan yang kelima, dia tetap mengingkari janjinya. Suaranya terdengar dingin dan penuh kekesalan dari balik telepon. "Anak itu bukan cuma tanggung jawabku. Kamu ibunya, jadi wajar kalau kamu yang lebih banyak berkorban. Memangnya kalau aku nggak ada, dia bakal mati?" Aku tidak menjawab. Pandanganku tertuju pada layar di rumah sakit yang sedang menayangkan dirinya tersenyum begitu lembut kepada Vivian Janitra. Aku hanya menggumam pelan. "Hm." Sepertinya Dion menyadari ada yang tidak beres dengan suasana hatiku. Saat dia hendak mengatakan sesuatu lagi, aku sudah lebih dulu menutup telepon. Tak lama kemudian, para perawat yang sedang membicarakan berita tentang Dion yang menghabiskan banyak uang untuk mengadakan pesta kembang api bagi cinta sejatinya akhirnya selesai mengobrol. Salah seorang dari mereka menghampiriku. "Nona, untuk pemeriksaan kehamilan silakan ke arah sini." Aku menggeleng. "Nggak perlu. Tolong jadwalkan operasi aborsi untukku seminggu dari sekarang."
1.2K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as toxic relationship
Read
+Library
Ketika Topeng Kemiskinan Suamiku Terlepas

Ketika Topeng Kemiskinan Suamiku Terlepas

Pada malam ulang tahun pernikahan kami yang ketiga, Kiano kembali melewatkan makan malam bersama. Dia mengirimiku pesan bahwa harus bekerja lembur di bengkel. Aku melihat kue obral seharga seratus ribu itu di atas meja. Aku harus berdesak-desakan mengantre dengan orang banyak di supermarket untuk bisa membelinya. Aku pun menelan paksa rasa pahit di tenggorokanku. "Kita harus menabung untuk membeli rumah sesungguhnya di Bruklima," kataku pada diri sendiri. Aku lalu memasukkan kue itu ke dalam kulkas. Aku merapatkan mantel murahku erat-erat dan berjalan membelah udara malam yang dingin untuk pekerjaan paruh waktu mengantarkan makanan demi mencari uang tambahan. Tapi aku tidak pernah menyangka akan bertemu dengan suamiku yang "miskin" itu di sebuah hotel mewah di Mandira. Dia keluar dari mobil mewah dengan setelan jas pesanan khusus yang sangat rapi, melemparkan uang ratusan ribu kepada petugas parkir. Seorang wanita cantik yang mengenakan kalung rubi berwarna merah darah yang tak ternilai harganya mengikuti dari belakang, sambil menggandeng lengannya. "Kiano, hujannya lebat banget. Apa kau benar-benar harus kembali ke Bruklima untuk bermain rumah-rumahan dengan istrimu yang naif dan miskin itu?" rengeknya dengan manja. Kiano menatap cincin perak murahan dan kusam di jarinya. Secercah kelembutan melintas di sorot matanya yang dingin. "Selama tiga tahun ini, dia rela terima lima pekerjaan dalam sehari demi melunasi utang-utang palsu yang kubuat. Dia bahkan tidak mau pergi ke dokter ketika sedang sakit." "Ini sudah cukup. Dia sudah lulus ujian dariku. Setelah aku selesai membereskan pengkhianat di dalam keluarga, aku akan menceritakan semua padanya. Memberinya kemuliaan yang pantas dia dapatkan sebagai istriku." Wanita itu menggigit bibirnya. "Bagaimana kalau dia sampai tahu bahwa kau adalah seorang Bos Mafia dan hanya mengincar uangmu saja? Mengapa tidak memberitahunya kalau kau menderita penyakit parah saja, dan lihat apakah dia akan menghabiskan tabungannya untuk menyelamatkanmu. Uji dia sekali lagi .…" Kiano terdiam lama. Akhirnya, dia mengangguk. "Satu ujian terakhir. Setelah ini, aku akan memberinya pesta pernikahan termegah." Angin dingin menderu kencang. Aku mencengkeram kantong kertas makanan di tanganku. Air mata jatuh mengalir di wajahku tanpa suara. Aku sudah muak dengan cinta yang arogan dan penuh kebohongan ini.
2.8K viewsCompletedAdded to Library 89 Times as toxic relationship
Read
+Library
Untuk Apa Lagi Mencinta

Untuk Apa Lagi Mencinta

Pada hari kelima puluh lima sejak tunanganku memblokirku, aku membatalkan pernikahan yang sudah kunanti-nantikan selama delapan tahun. Sementara dia masih menemanikan teman masa kecilnya yang depresi beristirahat dan berobat di kuil. Dia membuat Kuil Jingu yang selalu ramai peziarah tutup selama setengah tahun penuh. Namun, karena kehilangannya tanpa sebab, aku dikepung dan dikejar-kejar wartawan hingga tak punya tempat tinggal. Terpaksa, aku pergi ke Kuil Jingu untuk mencarinya. Tapi dia justru mengusirku turun gunung dengan alasan tak boleh mengganggu ketenangan kuil. Di tengah musim dingin yang menusuk, aku pingsan dan nyaris tewas di kaki gunung. Saat siuman, kulihat Arif Wijaya menanam hamparan besar mawar yang lambangnya cinta dengan tangannya sendiri di tanah suci kuil itu. Setengah tahun kemudian, akhirnya dia turun gunung dan membawa teman masa kecilnya pulang. Mawar yang mereka tanam itu memenuhi kamar pengantin kami. Kutatap dingin. Dia belum tahu, aku sebentar lagi akan menikah dengan orang lain.
4.2K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as toxic relationship
Read
+Library
Kematian Putranya, Akhir Pernikahannya

Kematian Putranya, Akhir Pernikahannya

Setelah putranya meninggal, Laras mengubah semua kebiasaannya yang dibenci Benny. Laras tidak mengawasi keberadaan Benny lagi. Saat Benny tidak pulang semalaman, dia juga tidak menangis atau membuat keributan lagi. Bahkan saat mengalami kecelakaan mobil dan dokter memintanya menghubungi keluarganya, dia juga hanya menjawab dengan tenang, "Aku yatim piatu, nggak punya keluarga."
9.278.8K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as toxic relationship
Read
+Library
Ibu Meninggal, Suami Sibuk dengan Mantan

Ibu Meninggal, Suami Sibuk dengan Mantan

Ketika ibu mertuaku terkena serangan jantung, suamiku yang seorang spesialis kardiologi malah sibuk memasak untuk kucing mantan pacarnya. Aku meneleponnya, memintanya cepat pulang untuk menyelamatkan ibu mertua. Dia dengan dingin menjawab, “Nova, kamu sakit jiwa, ya? Berani-beraninya kamu mengutuk ibuku hanya demi memaksaku pulang!” Setelah mengatakan itu, dia langsung menutup telepon. Ibu mertuaku meninggal di meja operasi, sementara dia pergi menonton konser bersama mantan pacarnya. Keesokan harinya, dia pulang ke rumah dan melihatku memeluk kotak abu jenazah. Dengan marah, dia melemparkan tas hadiah yang dibawanya ke arahku. “Melda begitu perhatian pada ibuku, bahkan membelikan baju untuknya. Sementara kamu, sebagai menantu, cuma bisa mengajaknya berpura-pura agar aku kembali!" Aku tersenyum sinis. Ibunya sudah tiada, lantas untuk siapa baju itu?
10.0K viewsCompletedAdded to Library 261 Times as toxic relationship
Read
+Library
PREV
1
...
1920212223
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status