REVENGE OF MY HUSBAND
"Ya, kau benar."
"Sekarang ayo lakukan, kau bilang akan memukul kepala pria yang memujiku."
"Kenapa kau sangat tega padaku? Kau tau kan aku sudah tua?" Mohon Arthur dengan tampang memelasnya.
"Baiklah, diganti. Ayo gendong aku saja sampai di kamar."
"Of course!"
"Love you my old husband," bisik Tabitha di telinga Arthur.
"Love you my little wife." Arthur menggendong tubuh Tabitha menaiki tangga dan berakhir di kamarnya. Namun siapa sangka ada dua pasang mata yang menyaksikan hal itu.