Terjebak Mantra!
Kita berasal dari realitas tunggal Tuhan, dan akan kembali pada realitas tunggal tersebut.
bahwa salah satunya cara yang mengutuhkan proses berkemanusiaan manusia Nusantara ini adalah dengan cara mengenali kenyataan realitas “kedirian” kita sendiri yang memang terhubung dengan realitas ketuhanan, yang merupakan titik segala sumber kenyataan realitas hidup jagad-semesta ini, yang dibahasakan secara beragam dan beraneka dengan istilah “mawas diri” (alias mengawasi diri sendiri), atau “mulat sarira” (melihat diri) seperti dikenal dalam istilah ilmu ma’rifat Jawa, atau “man arafa nafsah” (mengenali diri) dalam kasus Hamzah Fansyuri dan Abdurrauf Singkili, atau juga dalam istilah “pangawikan prib