Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Warisan Kuno: Kembalinya Sang Pewaris

Warisan Kuno: Kembalinya Sang Pewaris

Di depan mereka, terbentang mata raksasa berwarna obsidian, diam, menatap. “Apa ini?” bisik Genta, suaranya menggema tiga kali lipat. “Ini adalah introspeksi paksa. Ujian Mata Bayangan,” jawab Arka. “Ia menyeret kita ke dimensi cermin—merekam ketakutan terdalam.”
4.2K viewsCompletedAdded to Library 133 Times as renungan introspeksi diri
Read
+Library
Suami Warisan

Suami Warisan

Dia sudah tau, namun dia ingin mendengarnya langsung dari Rengganis. Rengganis bergerak di sofa. Kegelisahannya kentara ditangkap oleh mata jeli Narendra, dia menggaruk cuping telinganya dan menjawab pelan, “Aku butuh tempat untuk berpikir. Mencari inspirasi ….” Sudut bibir Narendra berkedut mendengarkan. “Aku pikir tempat ini cocok untuk retreat. Jelas aku perlu tempat tenang, di sini adalah tempat yang tepat.”
10157.9K viewsCompletedAdded to Library 3.3K Times as renungan introspeksi diri
Show Reviews (58)
Read
+Library
Kikiw
Baru tau cerita ini kemarin pas lg sale 70%. Asli! nyesel banget pagi ini krn gk langsung buka semua bab pdhl ada koin! gara2 ketiduran pas baca semalem ... But, semoga bisa ngelarin cerita si Akang, karena emang sekeren itu ceritanya meskipun belum ada 20 bab yg kubaca!
Mo Xiang Liu Yun
[...6] Saya baru pernah baca novel Indonesia sebagus ini, ceritanya lain daripada yang lain, bacanya engga mau udahan, selalu penasaran pengen tahu kelanjutannya, susah move on. Untung akhirnya Narendra jadian sama Rengganis jadi engga bikin kecewa. Di bab terakhir seharusnya ada Narendra menikah res
Read All Reviews
Mari Selingkuh

Mari Selingkuh

Ketika hari-hari yang ia jalani semakin berat. “Apa kau senang? Kau suudah lega? Cih!” racaunya menoleh pada cermin besar di pojok kanan yang memantulkan bayangan dirinya sendiri. “Padahal aku ingin hidup sesuai kehinginanku. Tapi kau!” tunjuknya. “Perasaanmu di tubuh ini masih tertinggal!” protes Renesha menghujam diri sendiri dengan beberapa pukulan pada dada disertai emosi liar.
9.925.0K viewsCompletedAdded to Library 625 Times as renungan introspeksi diri
Read
+Library
MISTERI DI PULAU DEWATA

MISTERI DI PULAU DEWATA

Setiap detik yang mereka habiskan dalam refleksi mendalam memperdalam ketidakpastian mereka tentang langkah selanjutnya. Pertanyaan tentang integritas dan motivasi mereka juga mulai muncul saat mereka menghadapi tekanan yang terus meningkat. Mereka merenungkan apakah mereka bertindak dengan benar dalam menghadapi tantangan ini atau apakah ada motif tersembunyi di balik tindakan mereka. Konflik batin ini menciptakan kekacauan emosional yang mengganggu konsentrasi mereka dalam menyelidiki kasus yang semakin rumit.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as renungan introspeksi diri
Read
+Library
Terjebak Dalam Pesona

Terjebak Dalam Pesona

Ia sering terbangun di tengah malam, berkeringat dan menangis karena mimpi buruk tentang pria-pria yang pernah menyakitinya. Suatu malam, Lia duduk sendirian di sudut kamarnya, memeluk lututnya erat-erat. Ketakutan itu kembali muncul, seolah-olah mengingatkannya bahwa ia tidak akan pernah benar-benar bebas dari masa lalunya. Namun, di tengah ketakutan itu, ia juga teringat kata-kata Darma. “Yang kamu cari adalah diri kamu sendiri.”
10862 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as renungan introspeksi diri
Read
+Library
Silsilah Naga Emas

Silsilah Naga Emas

Semua pantulan itu menatapnya dengan ekspresi berbeda—ada yang penuh kemarahan, ada yang penuh kebencian, dan ada yang terlihat begitu asing hingga ia merasa tidak mengenali dirinya sendiri. "Selamat datang di Ruang Refleksi," kata suara yang tidak dikenal, bergema di seluruh ruangan. "Di sini, kau akan menghadapi dirimu yang sebenarnya." Li Zhen berbalik, mencoba mencari sumber suara itu, namun tidak ada siapa pun di sana. Hanya pantulan-pantulan dirinya yang menatapnya dengan ekspresi berbeda-beda. Salah satu pantulan itu melangkah keluar dari cermin, berdiri di hadapannya dengan tatapan tajam.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as renungan introspeksi diri
Read
+Library
Tuan CEO Tak Lagi Mencintaiku

Tuan CEO Tak Lagi Mencintaiku

Tubuhnya terasa berat dan pikirannya sangat kacau. Dengan langkah gontai, Samuel masuk ke kamar mandi, membuka kran, dan membasuh wajahnya dengan air dingin. Ia berharap air itu mampu mendinginkan kepalanya, meredam api yang sejak tadi membakar dada. Tapi rasa sesal itu tidak juga pergi. “Segala sesuatu yang disembunyikan akan menjadi boomerang jika tidak mau jujur,” gumamnya seraya menatap dirinya di hadapan cermin.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 219 Times as renungan introspeksi diri
Read
+Library
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

“Tidak, Risa. Kau melupakannya, bukan melewatinya.” Gerry menatap dirinya sendiri di cermin, wajahnya dulu yang arogan, penuh percaya diri, kini menatapnya balik dengan tatapan hina. Ia mengepalkan tangan. “Aku dulu… benci diriku sendiri.” “Dan sekarang?” tanya Bara. “Aku… mencoba belajar menertawakannya.” Cermin itu retak, tapi bukan karena kekuatan fisik. Retakan itu muncul karena mereka mulai menerima diri sendiri. Cahaya menetes dari celah-celahnya, membentuk tangga menuju atas.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as renungan introspeksi diri
Read
+Library
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

melainkan jiwamu.” Kata-kata Mak Rendang tidak bergaung, tetapi meresap ke dalam sumsum tulang Radit, lebih dingin dari embusan angin malam di puncak gunung. Jiwa. Bukan lagi ujian keterampilan, bukan lagi pertarungan melawan ego. Ujian terakhir ini adalah tentang esensi dirinya yang paling dalam. Ia menatap telapak tangannya yang memerah, tempat sehelai rambut perak tadi tergeletak.
1.0K viewsCompletedAdded to Library 26 Times as renungan introspeksi diri
Read
+Library
Yang Tak Bisa Diberikan Suamiku

Yang Tak Bisa Diberikan Suamiku

Ia buru-buru bangkit, mengurungkan niatnya untuk berendam lebih lama. Di bawah guyuran air shower, Renjana berusaha membersihkan diri sekaligus menenangkan pikirannya. Namun, setiap kali memejamkan mata, wajah pria itu kembali muncul dengan begitu jelas, seolah enggan pergi dari benaknya. "Kenapa setiap aku memejamkan mata, wajahnya selalu muncul?" ringisnya frustrasi. Ia mengusap wajahnya kasar, merasa tersiksa oleh pikirannya sendiri..
102.9K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as renungan introspeksi diri
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status