Istri Pengganti Sang Miliarder
“Tujuh setengah deh.”
“Ogah! Dua persen.”
“Lima!”
“Dua setengah! Kalau enggak mau, ya, udah!”
Wajah Vanessa berkerut seperti menahan sesuatu. “Ya udah, dua setengah! Udah, ya, nggak tahan mulesnya nih.” Setelah itu, ia melajukan mobil kembali.
Aku tergelak. “Deal, dua setengah, ya! Enggak pakai lama lakunya,” seruku.