ANUBIS
Tiba-tiba 3 batu menghunjam batu besar ditengah padang rumput, seperti dilempar dengan keras, 3 batu itu hancur menabrak batu besar.
“Darimana 3 batu tadi Ayah?” tanya Fenhrir dengan penasaran.
Tangan terlentang Huja turun, bersamaan dengan memudarnya bola putih samar itu
“3 batu yang kulempar keatas tadi, baru saja kulempar kedepan kearah batu besar,”jelas Huja sembari membenarkan kuda-kudanya tadi.
“Hah, melempar? Kapan kau melemparnya, aku tidak melihatmu melempar batu-batu itu,” komentar Fenhrir dengan air muka terheran.
Hot Chapters