Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Padang : Lantai Pertama

Padang : Lantai Pertama

“Huh… Hanya mengumpulkan batu ternyata bisa sesulit ini!” ***
1.1K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as tumpukan batu
Read
+Library
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Bagian paling atas di tumpukan batu itu mulai meluncur ke bawah dan mengeluarkan suara benturan. "Eh?" Keanu yang berada di atas arena mengernyitkan alis dan tiba-tiba merasa gelisah. Pada detik berikutnya, terdengar suara ledakan saat tumpukan batu itu tiba-tiba meledak. Debu dari batu memenuhi udara dan turun dari langit seperti hujan. Setelah itu, Eddie yang seluruh tubuhnya penuh dengan sisik hitam dan matanya memerah perlahan-lahan berjalan keluar dari debu.
8.83.6M viewsCompletedAdded to Library 130.9K Times as tumpukan batu
Show Reviews (736)
Read
+Library
Panessa Selvia
TAMAT. jadi mnurut kesimpulan saya. luter ditingkatan transendensi roh(tingkatan paling atas kultivasi) sudah ga yg ngusik lagi, sudah bagaikan dewa. makanya dibuat hidup tenang diakhir crita. tpi masih gantung, ayahnya di atlandia masih hidup/wafat? dan Bianca tau GK luter=Gerald Bennet?
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Mantiko Sati - Kitab 1: Harimau Dewa

Mantiko Sati - Kitab 1: Harimau Dewa

Dan di sekat terakhir adalah tumpukan jerami kering. ‘Tapi, untuk apa batu-batu sungai itu?’ Mantiko Sati mengendikkan bahu, lalu mendekati sekat di bagian paling kanan di mana jerami-jerami kering bertumpuk. ‘Jika aku menjadikan tumpukan jerami ini sebagai tempat beristirahat di malam ini,’ Mantiko Sati mengedarkan pandangannya. Ia menghela napas dalam-dalam. ‘Kurasa, orang-orang baik itu tidak akan keberatan.’
9.8105.0K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as tumpukan batu
Show Reviews (41)
Read
+Library
Srigede Hanif
saya lihat banyak novel baru yang rilis, tapi ko yg Sibunian Tongga terkesan tidak dlirik sama pihak GN,, apakah sesulit itu untuk mnerbitkan novel baru dsini?, babang Tothor ayo dong lebih smangat lagi ngajuinnya biar novel Sibunian Tongga sgera rilis, sdikit kurang sabar nih nunggunya, T.T
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Read All Reviews
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

Hanya Bintang dan para dewa pelindung yang lain yang masih tetap berdiri tenang karena mereka semua tahu kalau saat ini Dewa Gunung tengah mengerahkan salah satu jurus andalannya, Batu Gunung. Gundukan batu yang terkumpul dari bebatuan yang berterbangan itu semakin lama semakin membesar, membesar dan terus membesar hingga melebihi besarnya puncak sebuah gunung. Saat itulah Dewa Gunung membuka kedua matanya. “Kita lihat apa kau sanggup menahan Batu Gunungku ini!”. ucap Pyroeis si Dewa Gunung seraya melepaskan cengkraman kedua tangannya, dan mengangkat kedua tangannya keatas.
9.5243.0K viewsOngoingAdded to Library 8.5K Times as tumpukan batu
Show Reviews (65)
Read
+Library
Rmdni
kak izin promosi yah. ayo baca ceritaku kisahnya seru karena menceritakan Fantasi lokal, yang bakal memuat cerita lokal terus dipadukan dengan hal fantasi. judulnya: Legenda: Nusantara jangan lupa voted ya kak ......
KSATRIA PENGEMBARA
Jangan lupa mampir ke cerita baru saya berjudul : SI BUTA DARI SUNGAI ULAR 'Dalam kegelapan, sosok seorang putra. Dendam dan lara menutup kedua matanya. Dia terjerumus sebagai manusia. Dan bangkit menjadi Legenda'
Read All Reviews
Simpanan

Simpanan

Berbulu tipis dan nampak menggoda bagi kejantanan Smith. "Aku akan memuaskanmu hari ini. Agar kau tidak akan berani lagi memiliki niatan untuk membantahku." Smith bergerilnya mencumbu setiap inchi dari tubuh milik Ayumi. Entah mengapa tubuh mungil itu benar-benar membuatnya candu. Sesekali Smith menggigit kulit seputih susu itu untuk meninggalkan tanda kepemilikan. Setelah puas dengan semua hasil karyanya kini dirinya mencecap ujung dua gunung kembar milik Ayumi. Sama dengan sebelumnya, Smith meninggalkan tanda keemilikan disana.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as tumpukan batu
Read
+Library
Another Side of EARTH

Another Side of EARTH

Setelah tempat yang disebut tebing batu itu, tanahnya banyak terdapat batuan besar. "Nah, itu dia kendaraan yang kumaksud." Kalhuaros sedang bercanda? Itu hanya gundukan tanah! Aku bahkan tak melihat sebuah mesin atau bentuk pesawat yang biasa ada didalam Dome. Rex dan Rou mencoba mendekatinya. Mereka menepuk gundukan tanah yang diatasnya sudah ditumbuhi oleh tanaman. "Hanya gundukan tanah biasa!"
107.3K viewsCompletedAdded to Library 181 Times as tumpukan batu
Show Reviews (25)
Read
+Library
Susan S
Kak Dita mah nggak perlu diragukan lagi. Tapi btw kok aku lebih suka Scifinya ya daripada genre yg lain yg kakak tulis. Ini tuh gimana ya. Meski baru baca 3 bab tapi asik banget gitu dibacanya. Kayaknya kak dita nyaman sama genre ini. Fellnya nonjok banget. Dan lebih bebas tentunya.
Shell
Scifi memang seru. Btw suka sama gaya bahasanya. Jadi keinget cerpen Millenium 11 karya Kak San. Settingnya sama2 masa depan. Meskipun punya Kak San lebih jauh lagi. Tapi konsep ceritanya sama2 keren.
Read All Reviews
BATARI

BATARI

Suara denting gelas kaca dan tawa renyah mereka terdengar begitu memuakkan, seolah mereka baru saja merayakan kemenangan besar. Batari terisak. Sebuah suara kecil yang lahir dari reruntuhan jiwanya. Andrian menoleh, memutar gelas minumannya. "Ah, kau sudah bangun, Adikku?" Ia mendekat, aroma parfum mahalnya kini tercium seperti racun. "Tadi itu luar biasa, Batari. Kamu bahkan lebih 'nikmat' dari yang kubayangkan. Kami sampai melayang ke langit ketujuh."
10537 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as tumpukan batu
Read
+Library
Dikira Satpam Hidung Belang Ternyata Dewa Perang

Dikira Satpam Hidung Belang Ternyata Dewa Perang

Jenis usia yang menumpuk seperti lapisan batu, satu lapis di atas lapis lainnya, sampai hasilnya jauh lebih padat dari batu itu sendiri. Bukan orang tua biasa yang berjalan terseok. Bukan jenis orang yang bisa diabaikan begitu saja. Dan tangannya sudah berada di atas pergelangan tangan Ryan.
1047.3K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as tumpukan batu
Show Reviews (9)
Read
+Library
ekadermawan89
fresh ceritanya, mantap thor. Saya sudah baca 6 dari 7 karya-karya keren beliau. Rianoir ini salah satu penulis novel yang produktif, kreatif sekaligus imajinatif dan disiplin di waktu yang sama. tetap konsisten brother ...
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
Batu Akar Raja

Batu Akar Raja

Di kejauhan, mereka melihat cahaya keemasan yang sangat terang, seolah matahari yang terkunci di dalam gunung. Ketika mereka mencapai ruangan tengah, pemandangan yang memukau menghadang mereka. Ruangan bundar yang luas dengan langit-langit tinggi yang dihiasi dengan kristal berwarna-warni memantulkan cahaya ke segala arah. Di tengah ruangan, sebuah panggung batu besar yang terbuat dari batu dasar Gunung Akar menampung Batu Akar Raja yang sebenarnya – batu berukuran besar dengan permukaan yang halus seperti kaca, memancarkan cahaya keemasan yang menyinari seluruh ruangan. Di sekeliling panggung, terdapat tujuh lilin kuno yang menyala dengan nyala api berwarna berbeda, masing-masing mewakili u
10562 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as tumpukan batu
Read
+Library
BANGKIT

BANGKIT

Aini memesan nasi goreng karena hari ini ia ulang tahun, sedangkan Rabithah memesan bakso kosong. "Ai..." Sapa Aska. "Iya, ada apa As?" Tanya Aini bingung. "Maaf soal cake tadi, kamu mau cake rasa apa biar nanti aku antar kerumah!!" "Nggak perlu Aska, Mama sudah buat cake untuk aku," Tolak Aini. "Minggir minggir, tongkrongan Lo itu disana," usir Rama "Bener, tongkrongan Lo itu bareng anak-anak yang terkenal akan kekayaannya tetapi sombong," sambung Reza menimpali ucapan Rama.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as tumpukan batu
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status