Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Penungguan Berakhir Pahit

Penungguan Berakhir Pahit

Setelah Bryan meninggal, utang yang sangat besar itu pun dilimpahkan kepada Yovita. "Memang apa sih bagusnya dirimu? Dia sampai rela pergi dari Kota Havana ke Kota Muria untuk menemuimu, bahkan sampai mati demi dirimu! Dia milikku, pokoknya milikku seorang!" Begitu Yovita mengetahui kabar kematian Bryan, rasanya dia kehilangan harapan hidup. Akan tetapi, Yovita juga tidak berani mengakhiri hidupnya. Ini adalah cara terbaik yang bisa Yovita pikirkan, meminjam tangan orang lain untuk mencabut nyawanya.
14.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 550 fois en tant que until death
Read
+Librairie
Unexpected Life

Unexpected Life

“Seperti yang bapak ketahui, kondisi dari ibu Maria semakin menurun pasca melahirkan. Semua pengobatan yang kami berikan untuk membantu memulihkan kesehatannya, ditolak oleh tubuh pasien. Kami selalu memberi kabar terkait pengobatan yang diberikan dan bagaimana respon tubuh pasien pada kalian, keluarganya.” “Jadi?” cicit Franky. Gilsha menyelami kemurnian mata Franky, “Kami tim dokter yang menangani pasien atas nama Maria Alexandra, menyatakan bahwa pasien telah menghembuskan nafas terakhir tepat pukul 10.30 pagi ini.” “Maafkan kami,” Gilsha menundukkan kepalanya. Franky menggeleng—geleng sambil tersenyum sinis, “Tidak. Tidak. Tidak mungkin dokter.”
109.5K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 294 fois en tant que until death
Read
+Librairie
Kuntilanak dan Bunga Kematian

Kuntilanak dan Bunga Kematian

ujar Arini pada dirinya sendiri, karena kalau mau jujur ​​​​kesunyan malam ini benar-benar membuat perasaannya tak enak. Sore tadi baru saja berlangsung acara tahlilan malam pertama adiknya itu, dan Arina tak mau memikirkan hal yang bukan-bukan tentang Arini, sebab dia teringat mitos yang tersebar di masyarakat kalau seseorang yang mati tak wajar akan gentayangan, tapi apakah kematian adiknya itu termasuk tak wajar? Suara ketukan di jendela kamarnya kembali terdengar, sangat halus dan nyaris tak terdengar jika malam itu suasananya tak terlalu sunyi.
2.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 61 fois en tant que until death
Read
+Librairie
Deadly Ash

Deadly Ash

Apakah itu benar? Tangan Merry gemetar. Semua orang memperdebatkan nyata atau tidaknya kekuatan abu kematian, sedangkan Marry selalu membayangkan apa yang terjadi, jika kekuatan tersebut nyata. Membuat orang tidak bisa bernapas. Tentu saja Marry takut akan hal itu. Marry masih ingin hidup.
105.9K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 136 fois en tant que until death
Read
+Librairie
mungkin esok aku mati

mungkin esok aku mati

tanyaku. Terdengar suara isak tangis di balik telepon. "Kak Zara nelpon, Den," ujar Bi Ikah, terdengar sangat sedih. "Halo? Bi?" tanyaku, semakin khawatir. "Maaf, Non. Den Sandy lagi nggak mau ngomong." "Ada apa sih, Bi?" "Non yang sabar ya," ujar Bi Ikah dengan suara pelan. Firasatku sudah tidak enak. "Den Marcell meninggal," imbuhnya.
101.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 37 fois en tant que until death
Read
+Librairie
Akhir Dari Segalanya

Akhir Dari Segalanya

Wiliam membeku di atas ranjang, tak bergerak sedikitpun. Dia mendengar dirinya divonis mati oleh Celine dengan nada yang begitu tenang. Jantungnya terasa diremas, sakitnya membuatnya hampir tak bisa bernapas. Dengan suara gemetar dan terputus-putus, Wiliam berkata, “Kita benar-benar nggak ada kemungkinan lagi? Sepuluh tahun kita….” Celine menggelengkan kepalanya. Gerakannya pelan, tapi tegas.
13.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 510 fois en tant que until death
Read
+Librairie
Dernier
1
...
345678
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status