Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Entitas menjawab, “Pilihan pertama telah tumbuh dari niat kalian. Ia bukan datang dari luar, melainkan dari langkah-langkah yang telah kalian jejak.” Tiba-tiba tanah di hadapan mereka retak perlahan. Bukan karena rapuh, tapi karena sesuatu dari dalam sedang ingin keluar. Dari celah itu, muncul akar. Akar berwarna hitam pekat, berdenyut pelan, dan merambat naik membentuk pohon tanpa daun— tapi tiap cabangnya seperti jari-jari tangan yang menunjuk arah berbeda.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 57 Times as uprooted
Read
+Library
UNPLACED

UNPLACED

“Belum, Teh. Nanti akan ada karantina terus preliminary buat menjaring siapa-siapa yang masuk 10 besar. Nanti diumumkan di panggung. Selebihnya unplaced, deh.” “Unplaced?” Vika tidak benar-benar bertanya, tetapi ingin memastikan saja. Pasalnya, jika diartikan secara harafiah, kata itu berarti tidak ada tempatnya. “Ya, artinya mereka nggak kepilih. Cuma tepuk tangan doang di belakang.” Nah, berarti artinya sesuai yang seperti Vika pikirkan. “Kalau mau menang, harus apa atuh?”
103.0K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as uprooted
Read
+Library
Undefined Hurt

Undefined Hurt

Satu pepatah yang paling Kia ingat dari pasangan Hidayat dan Dania berbunyi seperti ini. 'Di dunia ini, akan selalu ada badai yang siap menerjang, berusaha menghancurkan semua jerih payahmu. Kamu boleh berpikir untuk menyerah, tapi tidak dengan langkah yang kamu ambil. Sekalipun badai itu menghantam roboh rumah yang telah kamu bangun, menyerah pun tak boleh pernah untuk kamu ambil sebagai jalan keluar.'
2.9K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as uprooted
Read
+Library
Zombieing

Zombieing

Naira pun langsung membuka pintu darurat dan. "Eh? Kok ngga bisa kebuka" Brak brak Naira mendorong bahkan mendobrak pintu itu dengan kencang. Tapi nihil. Semua usahanya sia-sia. Sepertinya ini adalah hari paling buruk dan tersial di hidup Naira. Hiks. Dan akar dari semua kesialan ini adalah Bian. Awas saja, ia tidak akan tinggal diam. *****
2.1K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as uprooted
Read
+Library
REUNI

REUNI

"Izinkan aku mengenalmu lebih jauh." Aku tertegun untuk beberapa saat. Botol air minum yang belum sempat aku teguk lepas dari genggaman dan jatuh begitu saja membentur lantai. Aku terkejut dan sadar bahwa tindakanku sangat bodoh. "Astaga, Wina. Kok bisa lepas gini?" Tama sontak turun dari atas stool dan meraih botol minum yang terguling. Airnya tumpah dan berceceran.
1015.7K viewsCompletedAdded to Library 534 Times as uprooted
Show Reviews (11)
Read
+Library
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Read All Reviews
PUDAR

PUDAR

Rumah mereka bersebelahan, maka dari itu dengan mudah Alan menemukan dirinya ada disana. Usapan tangan Alan pada rambut Mutia untuk menghentikan tangisnya, kala itu membuat jantung Mutia berdebar kencang. Meski selanjutnya Alan ikut berjongkok disampingnya, Mutia masih terus menangis sesenggukan sebab kedua orangtuanya akan dimakamkan. Alan yang melayat bersama kakeknya pun jadi enggan untuk pulang saat kakeknya kembali mengajaknya pulang. Walau proses pemakaman kedua orangtua Mutia telah usia, Alan yang tidak tega melihat Mutia lebih memilih terus menemaninya berjongkok di pekarangan samping rumah mereka.
461 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as uprooted
Read
+Library
BROKEN

BROKEN

Dia tersungkur dan tidak bisa melakukan apa pun kecuali menggeliat dan mendesis seperti ular. Dari arah dalam gedung, suara ketukan sepatu terdengar makin nyaring. Dev berada di posisi yang sulit. Hanya dengan mengandalkan kekuatan tangan, dia menyeret tubuhnya yang basah sebagian ke belakang undakan tanah yang ditanami tanaman yang mirip dengan pohon gharqad.
109.0K viewsCompletedAdded to Library 298 Times as uprooted
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status