Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjebak Jurang Penyesalan

Terjebak Jurang Penyesalan

Saat menonton film porno, sering terlihat penari dengan gaya split... Aku merasa semangat setiap kali membukanya. Hingga suatu hari, aku dan guru tari putriku tanpa sengaja terkunci di dalam studio tari. Sepasang pria dan wanita terkurung di dalam satu ruangan, suasananya sangat ambigu. Untuk meredakan kecanggungan, guru tari putriku menawarkan diri ingin menari untukku. Menyaksikan bentuk tubuhnya yang menarik terus bergoyang. Panas dalam tubuhku hampir tak terkendali. Aku ingin segera menekannya!
Short Story · Gairah
4.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Menyelusuri Jalan Hidupku

Menyelusuri Jalan Hidupku

Saat aku hamil delapan bulan, suamiku yang bekerja sebagai polisi inspeksi akhirnya sempat meluangkan waktu, untuk pertama kalinya menemaniku ke rumah sakit menjalani pemeriksaan kehamilan. Namun baru saja melangkah masuk ke rumah sakit, ponsel satelit terenkripsi miliknya tiba-tiba berdering darurat. Nama penelepon hanya sempat melintas sekilas, tetapi suamiku yang biasanya tenang justru segera panik. "Sayang, ada pemberitahuan merah darurat, ada buronan internasional masuk ke wilayah kita lagi, aku ... maaf ...." Dia sangat cemas, sikapnya penuh dominasi seperti seorang atasan yang tak bisa ditolak. Setelah buru-buru meminta maaf, dia pun segera pergi. Aku menatap tajam mobil off-roadnya yang melesat pergi, sementara lembaran hasil tes kehamilan di tanganku sudah kuremas hingga kusut. Dengan perut besar, aku menghentikan sebuah taksi dan cepat berkata, "Pak, ikuti mobil di depan itu." Heh, buronan tingkat tinggi? Bohongnya benar-benar terdengar konyol. Bahkan Badan Keamanan Nasional milik ayahku saja tidak menerima pemberitahuan, dia yang hanya petugas inspeksi pendamping, mana mungkin punya 'buronan' sepenting itu untuk dikejar? Aku ingin melihat sendiri, sebenarnya 'atasan' macam apa, yang begitu tergesa-gesa memberinya 'perintah'.
Short Story · Realistis
3.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa

Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa

Jiwa Rama terlempar jauh ke masa kerajaan Bamaraya yang belum mengenal teknologi sama sekali. Di sana, dia menjadi anak tidak berguna dari keluarga pas-pasan. Ini jelas tidak bisa dibiarkan! Dengan bantuan sistem Onshop dan pengetahuannya dari masa depan, Rama akan membantu keluarganya dan membangun desa tempatnya tinggal!
Fantasi
9.976.9K viewsCompleted
Show Reviews (37)
Read
Add to library
Ummi
"Ehm...Memberitahukan kepada para pasukan, Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa Season 2 akan hadir dengan judul PWSPD 2 : AKHIR DUNIA" Rama menatap author dengan seksama, apakah ia harus menyampaikan ini? "Jadi diharapkan para pasukan kembali, jangan nongkrong terlalu lama di lapak lain! Sekian!
hajehaje
beberapa tahun lalu pernah kepikiran… coba ada cerita orang yng kemasa lalu, trus dia manfaatin ilmu2 dimasa dimasa depannya saat hidup di masa lalu. ehh kejawab di novel ini wkwk. thank you, karyanya sangat menarik
Read All Reviews
Perjalanan Sang Perukiyah

Perjalanan Sang Perukiyah

Profesi sepasang suami istri yang menjadi perukiyah tentu tidak mudah. Terkadang mendapat teror dari makhluk-makhluk mengerikan setelah mengobati pasien itu adalah hal biasa. Namun bagaimana jika teror tersebut malah membuat nyawa mereka terancam. Bagaimana mereka menyikapinya?
Horor
1.1K viewsOngoing
Read
Add to library
Perjalanan Waktu Sang Raja Properti

Perjalanan Waktu Sang Raja Properti

Mengira dirinya meregang nyawa di tangan pesaing bisnis, Cakra terbangun di jaman kolonial Belanda. Menjadi pria miskin polos yang menikah dengan seorang putri pria Belanda, Cakra berniat memperbaiki kesalahan kepada istrinya di masa depan. Tanpa ia sadari yang Cakra sedang merangkai masa depannya. Menjadi Raja Properti—penguasa properti tersukses di jamannya.
Zaman Kuno
101.9K viewsOngoing
Read
Add to library
Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Aku didiagnosis menderita lupus eritematosus sistemik stadium berat dan akan meninggal tiga hari lagi. Setelah 188 kali telepon permintaan tolongku ditolak suamiku, aku membawa hasil pemeriksaan dan melangkah masuk ke kantor pelayanan perawatan akhir hayat. “Halo, tolong bantu jadwalkan proses kremasiku dan ajukan juga bantuan subsidi dari pemerintah.” Sepuluh menit kemudian, mereka datang. Belum sempat aku bicara, suamiku yang seorang pengacara langsung menamparku tanpa ekspresi. “Demi merebut perhatian dari Penny, kamu pura-pura sakit parah?” Kakakku yang seorang dokter merebut hasil pemeriksaanku, lalu membuka dan menatapku, sambil mencibir, “Lupus? Kalau mau pura-pura sakit, setidaknya yang masuk akal. Penyakit seperti ini hanya diderita satu dari sejuta orang.” Aku menahan rasa sakit di tubuhku, lalu kembali ke meja petugas dan menyerahkan formulir, serta hasil medis lagi. Melihat ruam berbentuk kupu-kupu di pergelangan tanganku, petugas itu tampak iba. “Aku sudah nggak punya keluarga lagi.” “Aku ingin mendaftar layanan kremasi tiga hari lagi, lokasinya bebas. Aku hanya berharap kematianku nggak menjadi beban bagi siapapun.”
Short Story · Realistis
8.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

Pemburu Darah telah dimanfaatkan oleh gurunya selama lebih dari 20 tahun hanya demi mengambil darah iblis dari tubuhnya. Ketika waktunya sudah tiba, Pemburu Darah menerima 140 luka tusukan di sekujur tubuhnya, yang dilakukan oleh bawahannya sendiri atas perintah guru yang sudah dianggapnya sebagai Ayah. Namun, keinginan untuk balas dendam menciptakan keajaiban. Jiwanya tersimpan rapi di dalam air matanya sendiri, sebelum kemudian puluhan tahun berlalu, jiwa itu akhirnya masuk ke dalam tubuh seorang bocah di pertambangan biji logam. Talang Mayang tidak hanya mendapatkan tubuh baru, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk hidup kembali. Namun semua usaha dan kemampuan yang sudah dilatihnya selama puluhan tahun, kini harus dimulai dari awal lagi di Sekte Empu. Sekte yang bergerak dalam seni pembuatan senjata. Namun sekarang, masalah mulai menghampiri, tidak hanya bersifat pribadi, tapi juga menyangkut harga diri Ayah Talang Mayan. Tanpa melupakan ambisi utamanya, Pemburu Darah bertekad untuk mengembalikan kehormatan Ayah 'barunya' di kehidupan ini. Dia akan menjadi pendekar sekaligus penempa senjata yang akan menguasai daratan Indraprasta.
Pendekar
103.5K viewsOngoing
Read
Add to library
Perjalanan Menjadi Yang Terkuat

Perjalanan Menjadi Yang Terkuat

Sandoos
Di sebuah desa kecil yang terhampar di lereng gunung, hiduplah seorang pemuda bernama Takeshi. Dari kecil, Takeshi telah dibesarkan di dojo kecil di desa itu. Dia bermimpi untuk menjadi seorang pendekar pedang yang hebat, seperti yang sering digambarkan dalam cerita-cerita legendaris yang didongengkan oleh orang tua desa. Takeshi adalah sosok yang teguh dan bersemangat, meskipun sering dianggap terlalu naif oleh rekan-rekannya yang lebih tua. Wajahnya yang penuh dengan semangat dan mata yang berbinar-binar ketika mendengar kisah-kisah pahlawan zaman dulu menjadi ciri khasnya. Namun, di balik keberaniannya, Takeshi masih belum memiliki keterampilan yang cukup untuk dianggap serius sebagai seorang pendekar. Di dojo, Takeshi sering menjadi sasaran cemoohan dari rekan-rekannya yang lebih mahir dalam seni bela diri. Mereka meremehkan tekadnya yang kuat, menyebutnya sebagai "pemimpi bodoh" yang tidak mampu menghadapi kenyataan kejam dunia luar. Meskipun begitu, Takeshi tidak pernah kehilangan semangatnya. Baginya, impian menjadi seorang pendekar pedang bukanlah sekadar fantasi kosong, tetapi tujuan hidup yang sesungguhnya. Saat usianya mencapai 17 tahun dia pergi dari Dojo itu untuk mencari pengalaman baru karena dia berpikir tidak akan berkembang di lingkungan yang buruk itu. Di perjalanannya, Takeshi mendengar pembicaraan tentang katana pusaka, katana yang sudah sering di gunakan oleh pendekar pendekar pedang terdahulu, dia lalu tertarik untuk mencari katana itu, mengahadapi segala rintangan yang ada.
Pendekar
102.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Ketika Cinta Ugal-Ugalan Itu Pergi

Ketika Cinta Ugal-Ugalan Itu Pergi

Setelah lulus SMA di usia 18 tahun, Abigail Salman sangat ingin lepas dari kemiskinan yang selama ini membentuk hidupnya. Satu-satunya tujuannya adalah mengumpulkan cukup uang untuk kuliah, impian yang membawanya ke Kota Marina yang ramai. Ditemani seorang tetangga, dia datang mencari pekerjaan apa pun yang bisa membantunya menabung demi biaya kuliah. Rencananya langsung kacau karena sebuah tawaran yang tak pernah dia bayangkan. Madam Amara, nenek kaya raya dari seorang triliuner, mendatanginya dengan sebuah penawaran. Calon pengantin pria itu baru saja ditinggalkan mempelainya di altar demi sahabat karibnya sendiri, membuat keluarga itu terjerumus dalam skandal memalukan. Solusinya? Abigail harus menjadi pengantin pengganti pada hari itu juga, dengan imbalan 15 miliar. Kini, Abigail dihadapkan pada pilihan yang mustahil. Haruskah dia menerima tawaran Madam Amara yang bisa mengubah hidupnya. Uang dalam jumlah besar yang bisa menarik keluar keluarganya dari kemiskinan untuk selamanya? Atau haruskah dia melepaskan kesempatan luar biasa ini dan kembali ke desa, kembali pada kehidupan penuh kesulitan yang sudah menantinya?
Romansa
101.6K viewsOngoing
Read
Add to library
Ketika Segalanya Mengalir Pergi

Ketika Segalanya Mengalir Pergi

Aku dan suamiku, Samuel Yeris, bagaikan dua bintang di unit luka bakar, ketika terjadi kebakaran hutan di provinsi tetangga, dia yang baru saja menyelesaikan operasi beruntun dan aku tanpa ragu pergi menggantikan untuk menjadi sukarelawan. Namun, pada hari ketika aku kembali ke rumah sakit, gempa bumi terjadi, aku bergegas ke departemennya tanpa ragu, namun malah melihat adik seperguruanku meringkuk dalam pelukannya, hanya mengenakan jas lab putih. Aku berdiri di sana tertegun seperti tersambar petir, sementara dia menahan luka Clara Lindaw dan berteriak kepadaku, “Cepat kemari dan selamatkan dia! Apa kamu tidak akan menolongnya hanya karena masalah sepele seperti itu?” Tanganku gemetar tidak terkendali karena sakit hati, Clara menjerit kesakitan saat aku membalutnya. Tapi suamiku malah mengerutkan kening dan memarahiku, “Apa kamu jadi begitu tidak cekatan setelah menjalani kehidupan enak di provinsi tetangga selama enam bulan terakhir? Atau kamu sengaja melakukannya?” “Aku hanya bermain-main, untuk apa kamu berekspresi seperti ini?” Ibuku yang memiliki penyakit jantung masih sedang menungguku di rumah, aku tidak ingin berdebat. Namun, ketika aku akhirnya sampai di lantai 30, ibuku yang sangat aku rindukan sudah meninggal dunia.
Short Story · Romansa
4.7K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
1314151617
...
33
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status