Cahaya Biru
Tempat tidur besar dengan balutan selimut sutra dan bantal-bantal empuk tampak menggoda untuk segera terlelap di atasnya.
Ketika Bu Siska meninggalkan kamar, aku berjalan mendekati jendela dan melihat ke luar, mencoba mengusir kecemasan yang mulai membuncah. Biru yang berdiri di sampingku, tersenyum sinis.
"Lo lihat kan, betapa berbedanya dunia kita? Tapi sekarang lo juga bagian dari dunia ini, mau tak mau," ucap Biru sambil tersenyum licik.
인기 회차