Balas Dendam Sang Pendamping Setia
ia terdiam sejenak, lalu melanjutkan, “teman dekat Nayla.”
“Baiklah, Mr. Kusuma,” sahut Sarah singkat. “Kebetulan sekali. Kami sedang menawarkan Miss Mahardika kesempatan untuk mengubah hidup jutaan perempuan di seluruh dunia.”
Arvino duduk di kursi samping Nayla. Tanpa sadar, tangannya meraih jemari Nayla. “Kesempatan seperti apa?”
Catherine pun menjelaskan panjang lebar. Gaji fantastis, apartemen mewah di Manhattan, tim kerja internasional, hingga wewenang untuk memengaruhi kebijakan global.
Hot Chapters