Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LEGENDA KAMESWARA

LEGENDA KAMESWARA

"Panggil saja, Wara!" Kemudian Kameswara melompat keluar dari parit itu. Sosoknya langsung menghilang seketika karena sudah mengusap bahu kirinya. Iswari sampai melongo melihat 'Wara' lenyap begitu saja seperti siluman. "Apa dia siluman?" Dengan mengendap-endap Iswari keluar dari parit. Dia mencari tempat yang lebih jauh agar aman dan bisa istirahat dengan nyaman karena tubuhnya mulai terasa lemah lagi.
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 512 kali sebagai waras
Baca
+Pustaka
Istri Warisan

Istri Warisan

Wajah dan telinga Vanilla memerah karena malu. -bersambung-
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai waras
Baca
+Pustaka
Arimbi

Arimbi

Merawat dan menjaga takdir yang telah Allah tetapkan. Tersenyum lebar Hanna mengambil salah satu liptisk yang menyala. Hanna pikir bibirnya tidak sinkron disandingkan dengan wajah Arimbi, jadi dia akan membubuhkan warna kemerahan agar sedikit cerah. Mereka orang yang berbeda, tidak ada satu pun kesamaan kecuali wajah yang serupa. “Nona Hanna,” panggil sebuah suara. Meski agak terkejut Hanna menoleh.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai waras
Baca
+Pustaka
Istri Kecil, Tuan Aras!

Istri Kecil, Tuan Aras!

' Aras beranjak bangun dan mendekat ke Teresa. "Apa ini riasan tahan air?" tanya Aras heran. Bahkan setelah menyentuh riasan mencolok di wajah Teresa dan sedikit mengusapnya dengan kasar, jari Aras sama sekali tidak ternoda. "Aku akan memberimu waktu 3 menit dari sekarang untuk membersihkan riasan di wajahmu. Kalau tidak, aku akan meminta orang-orangku untuk menguliti wajahmu." Kata Aras dingin penuh ancaman membuat Teresa membeku.
10626 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai waras
Baca
+Pustaka
Suami Warisan

Suami Warisan

SUAMI WARISAN 106 – Tawaran Pekerjaan “Kemarin, I offered job padanya, Ganis.” “Ya?” Rengganis mengerutkan keningnya, tidak mengerti maksud dari Sarah. “You know, kita perlu cari model baru yang cocok dengan desain dan tema kita. Dan Narendra punya itu semua; he’s charming, handsome, mysterious and of course, hot as hell. So, why don’t I ask him for another modelling job? Hanya dengan beberapa kali course saja I rasa dia bisa memulai karirnya sebagai model.”
10157.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai waras
Tampilkan Ulasan (58)
Baca
+Pustaka
Ketut Martini
suami warisan...dari judulnya aza udh bikin penasaran.. seseorg yg mendapat warisan seorg suami?... setlah baca..waah...dari bab 1 smpe bab skrg udh ke 40 smakin aku jatuh cinta ...tokoh narend yg macho habis..trus rengganis pastinya gemoy banget..klop dech mreka berdua.. thor sera emg paling top.......
Mo Xiang Liu Yun
[...6] Saya baru pernah baca novel Indonesia sebagus ini, ceritanya lain daripada yang lain, bacanya engga mau udahan, selalu penasaran pengen tahu kelanjutannya, susah move on. Untung akhirnya Narendra jadian sama Rengganis jadi engga bikin kecewa. Di bab terakhir seharusnya ada Narendra menikah res
Baca Semua Ulasan
Anara

Anara

Dan menjadi neraka yang panas membakar disaat siang. Nama gadis itu Anara, Anara Carwen Sarendra. Putri tunggal Brama Sarendra, salah satu dari sepuluh orang paling berpengaruh di dunia. Kekayaannya tak dapat di hitung, belum lagi aset dan yayasan-yayasan yang di kelolanya. Membuat seorang Brama dan keluarganya, menjadi incaran para pencari berita.
9.92.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai waras
Baca
+Pustaka
40 Hari Setelah Kematian Bapak

40 Hari Setelah Kematian Bapak

Warso merapatkan jaketnya, mencoba mengusir hawa dingin yang entah berasal dari cuaca atau sesuatu yang lain. Tiba-tiba, Laras menggeliat. Kelopak matanya terbuka perlahan. Namun, ketika Warso menatap wajahnya, jantungnya hampir berhenti berdetak. Mata Laras kini bukan hanya hitam, tetapi juga dipenuhi urat-urat merah yang menjalar ke seluruh bola matanya. “L-Laras?” Warso menelan ludah, tubuhnya menegang.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai waras
Tampilkan Ulasan (52)
Baca
+Pustaka
Viva Oke
makin seru kisah perjalanan murni dan Aji dalam menyingkap tabir kesesatan orang tuanya dimasa lalu. akankah murni berhasil melindungi seluruh orang yang ada disekitarnya dari amukan sangkalana atau murni bakal ikut hancur bersama prana yg ada didalam tubuhnya?
Aprilia Mulyaningsih
ceritanya bagus dan menarik. tapi ada bbrp part di bbrp bab yg blm selesai ku baca tp ky udah tau endingnya. menarik... penasaran ...yg aku ntah knp kayak aku paham. nth pernh baca nth apa, aku sendiri gak tau bingung
Baca Semua Ulasan
Suamiku Adalah Pewaris Yang Tak DiAnggap

Suamiku Adalah Pewaris Yang Tak DiAnggap

"Aku sebenarnya pernah memikirkannya bersama mertuamu dari Hartono Record menjadi Hiro Record." "Hiro?" Bram mengernyitkan keningnya. "Nama apa itu?" "Itu nama Jepang. Mertuamu kan sebenarnya keturunan Jepang dan dia sangat suka dengan nama-nama yang singkat tapi bermakna dalam." "Memangnya Hiro artinya apa?" Bram mulai penasaran. "Hiro dalam bahasa Jepang berarti orang baik atau kesatria. Kau harus jadi kesatria dalam bisnis ini sekaligus orang yang merubah nasib perusahaan!" ucap Warsa penuh keyakinan.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai waras
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Hebat ya! -o0o- Namanya memang seram. Ken Warok. Yang namanya warok itu biasanya bertubuh besar, tinggi, tampang angker, kumis sebesar lontong sate, badan kekar berotot, galaknya kayak setan lagi beranak. Tapi warok yang ini ternyata benar-benar mengejutkan Baraka.
1028.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai waras
Baca
+Pustaka
Cundhamani (Panah Api)

Cundhamani (Panah Api)

ujar Sakuntala dengan kata-kata terakhir yang dipelankan sembari melihat reaksi para pengikutnya. “Nah, itu baru seimbang!” Prabu Warasena berbalik dan mengeluarkan trisula andalan dari pinggangnya. Senjata itu memang ia rancang sedemikian rupa agar bisa disesuaikan tangkainya bergantung pada kebutuhan. Sakuntala tersenyum dan mulai memasang kuda-kudanya. “Dua puluh orang bodoh, hmm, mungkin cukup untuk membangun ulang Candikapura!” desis Prabu Warasena sembari memulai serangan pertama.
1098.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai waras
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status