Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LARA

LARA

Terutama perihal uang. Wati yang sedang belajar dikamarnya. Kemudian dengan perlahan masuk kekamar adiknya Sarah. Wati memandang adiknya yang sedang menangis di pojok kamarnya. Sarah yang melihat kakaknya datang kemudian memeluk Wati dengan erat dan berbisik. "Ibu yang sekarang jahat. Sarah nggak suka. Sarah mau lbu yang dulu," rengek Sarah sambil memeluk erat kakaknya.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as waras
Read
+Library
Dewa Perang Tak Tertandingi

Dewa Perang Tak Tertandingi

Sosok itu mengenakan pakaian merah dan merupakan satu dari empat jenderal perang yang merupakan orang kepercayaan Dewa Perang, Zora. “Bagus!” ujar Zora sambil memutar tubuhnya dengan perlahan. “Semua usaha Deston Group di negara ini pasti akan berjalan lancar, ini merupakan janji dari Dewa Perang.” Sanjaya dan Thomas saling berpandangan dengan ekspresi antusias. Dewa perang Negara Nagota, Raka Gading!
9.770.9K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as waras
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

Dicarinya tisu untuk membersihkan wajah. “ Hasta ” Arka memecahkan suaranya yang serak “ Apa Nyimas masih menulis dongeng ? ” tanya Arka yang berusaha mencairkan suasana. ##
9.82.9K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as waras
Read
+Library
Dua Wajah Sang Kaisar

Dua Wajah Sang Kaisar

Aku menolak dicap sebagai domba sembelihan pasrah yang dibawa ke hadapan kawanan serigala lapar berkedok penyelamat finansial. Di seberang meja, Wang Jun duduk dengan posisi yang teramat santai, sangat kontras dengan ketegangan ekstrem yang sedang menjalar di setiap jengkal syarafku. Pria itu mengenakan setelan jas abu-abu arang tanpa dasi, membuka dua kancing teratas kemeja putihnya untuk memberikan kesan kasual yang tetap memancarkan kemewahan bernilai selangit. Dia memiliki garis rahang yang tegas dan simetris, ciri khas genetika keturunan murni dari konglomerat properti Marga Wang yang terkenal berdarah dingin di lantai bursa saham.
10569 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as waras
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

Mawar mengedarkan pandangannya, senyumnya merekah saat melihat salju masih turun, hingga menimbulkan embun di balik kaca itu. Mawar menekan tombol berwana hijau yang berada di kepala ranjang, lalu tak lama beberapa pelayan masuk ke dalam kamar. "Nanika otetsudai dekiru koto wa arimasu ka? (Ada yang bisa kami bantu, nona?)" Ucap salah satu pelayan yang memiliki paras cantik. Mawar mengerutkan keningnya tidak mengerti, "maaf aku tiba bisa bahasa Jepang," ucap mawar memberitahu, semoga pelayan itu mengerti ucapannya.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 161 Times as waras
Read
+Library
WARISAN DARI BAPAK

WARISAN DARI BAPAK

WARISAN DARI BAPAK [Fira, boleh tidak kalau tanah yang di samping rumah Wak Ijah itu, Kakak pinjam dulu.] Aku mengernyit. Pesan dari Kak Helmi datang pagi ini. Mas Lian yang sedang berjemur dengan Bapak pun ikut mengernyit. "Kenapa kamu, Dek?" "Oh, nggak, Mas." Buru-buru aku menyimpan ponsel. Akan kuceritakan nanti saja, jangan di depan Bapak.
1026.5K viewsCompletedAdded to Library 848 Times as waras
Read
+Library
HYANG YUDA

HYANG YUDA

sambung Hyang Warsa(3) yang juga baru tiba di Aula Amaraloka. (3)Warsa dalam bahasa sansekerta berarti hujan. “Tidak bisakah kalian datang tanpa mengajukan keluhan. . . telingaku sakit sekali mendengar keluhan dari kalian. . .” Hyang Samirana tiba di Aula Amaraloka bersama dengan Hyang Tarangga. Tidak berselang lama, Hyang Yuda tiba sebagai Hyang terakhir yang datang.
104.6K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as waras
Read
+Library
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

teriaknya sambil menepuk dan meremas bahu gadis itu. Namun apa yang terjadi selanjutnya, gadis cantik berpakaian biru itu langsung menghantam dada Warsa dengan kelima cakarnya. Warsa terpental hingga masuk ke dalam kedai. Nyawanya seketika melayang dengan lima lubang di dada yang menembus hingga ke punggung.
1011.5K viewsOngoingAdded to Library 320 Times as waras
Read
+Library
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Argggghhhh Ki Warsa yang sedang duduk bersila tiba-tiba terpental sehingga tubuhnya menyentuh lantai, tubuhnya tiba-tiba terdorong oleh sesuatu yang tidak terlihat dan membuat belakang kepalanya membentur lantai yang dipenuhi oleh kembang tujuh rupa. Namun, Ki Warsa masih bisa bertahan, dia kembali bangkit dengan menghentakan tangannya dengan sangat kuat ke lantai, dupa dan kembang tujuh rupa yang memenuhi lantai itu tiba-tiba bergetar sesaat sebelum akhirnya dia kembali duduk dan bersila, memejamkan matanya dan kembali bergumam dengan tangan yang kini didekatkan satu sama lain.
10126.4K viewsCompletedAdded to Library 3.8K Times as waras
Show Reviews (35)
Read
+Library
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
mizall works
weleh itu udah 70an aja gem vote nya, kirain bakal bisa nyalip ke nomor 1 dengan cepat wkwkwk. sukses terus kang berkarya. salam dari kami di batam main" atuh kesini mungkin bisa dapat referensi novel baru haha
Read All Reviews
Suami Super Kaya

Suami Super Kaya

“Hidupmu bahkan tidak sebaik seekor anjing. Tapi aku bisa loh memperbaiki masa depanmu. Jadilah babuku … Gaji dan insentif sebulan yang aku terima di WARA Corp sudah cukup menggajimu selama setahun.” Aldi sengaja menyombongkan diri, dan benar saja semua orang tampak melongo. “WARA Corp?” WARA Corp adalah perusahaan sektor barang konsumen terbesar nomor 1 di Nusantara dan nomor 3 di dunia. Tentu siapapun yang menjadi bagian dari WARA CORP, mereka otomatis akan disegani dan dihormati semua kalangan. “Kok bisa? Gimana caranya?” Yono keheranan, begitu juga dengan teman lainnya. Pasalnya ada seleksi ketat untuk bergabung dengan WARA Corp.
1022.6K viewsOngoingAdded to Library 655 Times as waras
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status