PELAN PELAN SAYANG
Tangannya gemetar saat mengambil ponsel, mencari berita serupa di laman YouTube, berharap ada penjelasan lain—namun justru menemukan tayangan yang sama, dengan gambar lebih jelas.
“Kenapa, Nak? Kamu kenapa nangis? Itu cuma berita, bukan kejadian di sini,” ucap ibunya, mencoba menenangkan meski nada suaranya mulai dipenuhi kekhawatiran.
Wanda tak menjawab. Ia hanya menatap layar, air matanya jatuh deras tanpa bisa dikendalikan. Di televisi itu, terpampang jelas jam tangan hitam dengan tali kulit yang sudah mulai sedikit mengelupas dibagian sudut, dompet cokelat dengan inisial kecil di sudutnya—semuanya milik Ardi.
ตอนยอดนิยม