Bastard Sister
Namun, apa mau dikata, Allah belum berkehendak.
“Al, doain Mamah, ya? Mamah sama Papah udah usaha, kok. Namun, Allah belum kasih dedeknya bobo di rahim Mamah,” ujarku menghibur hatinya sambil mengelus rambut panjang gadis berkulit putih tersebut. Pagi ini, kami berkumpul untuk sarapan bersama di ruang makan. Ada Mami juga. Mami lebih banyak diam kalau Alana sedang membahas ini. Bukan apa-apa, Mami sendiri mengerti betapa sebuah perjuangannya untukku bisa segera hamil. Sampai nekat konsumsi jamu pahit segala, Mami pun tahu.
Hot Chapters