Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
HATI ADINDA

HATI ADINDA

“Tapi kan mas—“ “Tidak ada tapi-tapi kamu stress seperti ini justru mempengaruhi asi kamu, nikmati saja, kita lihat bagaimana kedepannya jika tidak bertambah juga dan kebutuhan Putih makin meningkat ya bisa berikan susu formula atau meminta donor Asi, nggak ada yang salah kan? Nggak boleh memaksakan sesuatu hal terlalu berlebihan, nikmati saja prosesnya terus saja mencoba biasanya semakin di pump semakin banyak pelan-pelan saja sayang.” “Hemmm….” Adinda melirik pada bayinya, “Sudah tidur lagi padahal mau mandi, papa kelamaan jemurnya.” “Ya sudah di lap-lap dengan air hangat saja atau tunggu bangun, saya berangkat sekarang ya? Ada pesanan, apa yang perlu dibeli?” Dinda menggelengkan kepalanya
1035.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 784 kali sebagai wattpad suntik hormon asi
Baca
+Pustaka
Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Mas Rahman menunggu dan melihat dari dinding kaca. Masuk ruangan ini, sangat dingin. Yazidku, tak berselimut. Air mata ini menetes. Perawat memberi label pada dot yang kuberikan. Lalu perlahan memasukan Asi itu kealat suntikan khusus dan di masukkan ke selang yang terpasang di hidung Yazid. Perlahan ASI itu menghilang masuk ketubuh Yazid melalui selang. Hati ini miris melihat keadaan Yazid. Ya Allah apa sebenarnya yang terjadi pada anakku? Aku tak kuat keluar dari ruangan ini.
7.840.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 893 kali sebagai wattpad suntik hormon asi
Baca
+Pustaka
Istri Muda Sang Presdir

Istri Muda Sang Presdir

Seluruh lampu utama rumah sudah dimatikan, hanya tinggal penerangan temaram dari beberapa lampu sudut yang terpasang. Ayuda mengingat kembali perbincangannya dengan dokter Thomas, keputusan yang dibuatnya sudah bulat, dia bahkan diberi obat yang sama seperti Wangi, dan harus merasakan suntikan hormon untuk pematangan sel telur sampai beberapa minggu ke depan. “Minum apa kamu ini?”
1090.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai wattpad suntik hormon asi
Baca
+Pustaka
Hasrat Seorang Ipar

Hasrat Seorang Ipar

Bagaimana pun juga, keberadaan anak adalah senjata untuk merekatkan suatu hubungan perkawinan. “Hmm, baiklah, Mas. Nanti aku beli pil-nya di apotek. Kalau suntik aku nggak berani. Takut jarum.” Terpaksa mendustainya adalah satu-satunya langkah agar masalah ini tak memanjang. Sebaiknya kuiyakan saja keinginan Mas Wisnu. Akan kubeli obat itu, tetapi tidak untuk diminum. Dia tak bakalan tahu jika aku membuangnya di kloset.
1030.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 822 kali sebagai wattpad suntik hormon asi
Baca
+Pustaka
Mengandung Bayi Mantan Mertua

Mengandung Bayi Mantan Mertua

Bayi itu akan tumbuh dengan cepat, akan sangat sulit untuk melakukan pendekatan dengannya jika usianya sedikit lebih tua dari yang sekarang. “Nanti akan saya rekomendasikan suplemen untuk meningkatkan hormon. Paling cepat bisa sampai enam minggu. Itu juga tergantung hormon dan makanan yang dikonsumsi.” “Saya akan melakukan apa pun, Dok.” Airin sudah tidak sabar. Dokter itu menjelaskan makanan apa saja yang harus ia konsumsi untuk memancing keluarnya ASI. Merekomendasikan suplemen, juga memberikan conton cara pemijatan pada payudara yang harus ia lakukan setiap harinya.
1021.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 832 kali sebagai wattpad suntik hormon asi
Baca
+Pustaka
Transaksi Hati Ibu Pengganti Anak Presdir

Transaksi Hati Ibu Pengganti Anak Presdir

Ia ditipu, dibohongi, dan pada akhirnya ditendang tanpa belas kasihan, bahkan tanpa sempat membawa dokumen-dokumen penting. "Mbak Amora, ini pompa asi, saya yang memberikan. Setiap 2 jam sekali harus dipompa asinya. Jika memakai pompa asi seperti ini dapatnya pasti lebih banyak." Dokter Attar berkata sambil memberikan satu kotak perlengkapan untuk memompa ASI. Amora seakan tidak percaya ketika mendengar perkataan sang dokter. Apa dokter itu benar-benar memberikan secara gratis?
9.897.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai wattpad suntik hormon asi
Baca
+Pustaka
Suntik Aku, Mas Dokter!

Suntik Aku, Mas Dokter!

"Saya baru aja kasih suntikan hormon khusus ke tubuh Bu Amara." Mendengar penjelasan itu, Bu Ratih mengernyitkan dahi. "Suntikan hormon apa lagi yang kamu maksud ini?" "Suntikan perangsang kesuburan berdosis supaya asgar sel telurnya bisa lebih cepat matang bulan ini," sahut Adrian lancar tanpa keraguan sedikit pun. Raut wajah keras Bu Ratih sedikit mengendur mendengar istilah medis tersebut. Ia terus mendengarkan kelanjutan penjelasan dari sang dokter kandungan tanpa menyela sedikit pun.
10101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai wattpad suntik hormon asi
Baca
+Pustaka
Menikah dengan Tetangga Jutek

Menikah dengan Tetangga Jutek

Bahkan, bra-nya sudah basah oleh ASI yang tak terhisap. "Nggak papa, Bun. Kasih terus saja. Dia masih adaptasi. Nggak usah khawatir. Nanti dia kalau lapar, insting menghisapnya juga akan jalan. Asal kita jangan tergoda dulu untuk kasih susu formula," terang suster. "Ohya, nanti bundanya ASInya juga dipompa, ya. Biar nggak bengkak," sambung susternya lagi.
10166.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai wattpad suntik hormon asi
Baca
+Pustaka
Istri Warisan CEO

Istri Warisan CEO

tanya Alca ingin tahu. “Seharusnya tidak menganggu. Hanya saja beberapa kasus, saat kegiatan intim, para pria merasakan benda itu.” Dokter menjelaskan apa adanya. Alca jelas tidak mau hal itu terjadi. Apalagi ini kali pertamanya. “Kalau untuk yang disuntikkan?” Alca memang jauh lebih antusias dibanding Ale. Ale lebih malu untuk bertanya akan hal itu. “Ada dua jenis yang disuntikkan. Karena Bu Alegera masih menyusui saya sarankan untuk memakai yang tiga bulan.” Dokter memberitahu Ale dan Alca.
1060.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai wattpad suntik hormon asi
Baca
+Pustaka
Kau Duakan Aku, Kubawa Anakmu Pergi

Kau Duakan Aku, Kubawa Anakmu Pergi

Alat pengukur tekanan darah baru saja diletakkan di atas nakas, lalu sang bidan menyiapkan satu spet cairan kontrasepsi yang akan dimasukkan ke dalam badan Zahra dan akan bekerja sampai tiga bulan ke depan. "Permisi ya, Bu." Bidan perempuan itu meminta izin sebelum menyuntikkan cairan berisi hormon tersebut. Rasa nyeri bak digigit semut terasa saat bidan itu menekan ujung spet yang berisi cairan tersebut. Matanya memejam untuk menikmati sensasi nyeri yang sedang menyapanya demi sebuah tujuan. "Sudah, silahkan bangun kembali." Bidan itu bersuara setelah berhasil melakukan tugasnya.
1056.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai wattpad suntik hormon asi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status