Dinikahi Mas Pandu
Istri Pandu itu memberikan ke anak-anak yang sudah selesai sunat, bingkisan tas sekolah itu membuat bibir mereka melengkung ke atas dengan sempurna, Zita ikut merasa bahagia melihat hal itu.
"Ta! Zita, bisa bantu sebelah sini?!" Panggil seseorang, Zita berlari ke sudut ruangan, ada anak kecil yang menangis meronta, bukan tak mau di sunat, ia takut melihat peralatan dokter. Zita mendekat, menenangkan sang bocah dengan mengalihkan tatapannya. Mendadak bocah itu diam, menatap Zita tampak terpesona.