Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cintai Aku Komandan

Cintai Aku Komandan

“Aku belum bisa gerak sekarang, jadi simpan dulu. Kamu satu-satunya yang aku percayai, Pram." Pramana menerima benda kecil itu tanpa banyak bicara. Dia akan mengemban amanat itu dengan sangat baik. Ia mengenal Shandy puluhan tahun. Kalau pria itu bilang belum bisa bergerak, berarti situasinya memang lebih berbahaya dari yang terlihat di berita. Dan Pramana akan menunggu sampai Shandy memberi perintah. “Aku cuma butuh waktu,” lanjut Shandy pelan. “Permainan kotor beginian nggak bisa dibersihkan dalam semalam.”
306 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai cerpen 21 aini
Baca
+Pustaka
DOSEN KILLER: Skripsi Berbuah Cinta

DOSEN KILLER: Skripsi Berbuah Cinta

Aku tersipu malu sambil mengangguk. Mbak Nirmala membuang napas berat, seolah berhasil memecah rasa penasarannya. "Pantas, adegan dalam cerita itu juga sangat terasa saat aku membacanya," ucapnya sambil terkekeh kecil. "Jadi, tulisan dalam cerita ini murni kisah Mbak Erika?" "Hm. Tapi aku juga kombinasikan dengan sedikit halu," jawabku sambil terkekeh kecil.
1072.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai cerpen 21 aini
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Libra Syafarika
Nggak nyangka cerita ini masih banyak yang baca padahal udah lama tamat. Thanks ya guys buat kalian yang udah menikmati cerita ini. Baca juga yuk ceritaku yang lain dengan judul : "Terbelenggu Cinta Sang Mafia" hubungan antara Pemimpin mafia dengan seorang dokter yang ternyata adalah saudara tiri.
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. Seru nih. Judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Terjerat Oleh Sentuhannya

Terjerat Oleh Sentuhannya

Om Pusaka : kenapa tidak balas chat aku? Om Pusaka : Hei…Anak paud….balas. Awas kalau kamu kabur. “Enak saja aku dikatain anak paud, dasar Om-om mesum.” Dini hanya tersenyum membaca rentetan pesan dari Knezi tanpa mau membalas. “Pesanan sampai ! selamat menikmati Mbak Dini yang comel.” kata Bu Tini. “Makasih, Bu Tini yang gemar.” Kelakar Dini yang membuat Bu Tini tertawa.
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai cerpen 21 aini
Baca
+Pustaka
Enggan Punya Anak

Enggan Punya Anak

Beberapa rekaman pertengkaran kami yang iseng kurekam. AC di sudut dinding tiba-tiba mati. Petugas bertanda nama Muhammad Sapri di depanku ini hanya mendongak sebentar ke arah AC lalu kembali melanjutkan pekerjaannya. Tiga menit kemudian orang-orang yang duduk di kursi tunggu mulai mengeluh. Aku pun merasa kepanasan, mengikat rambutku dan mengipasi leher dengan tangan.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai cerpen 21 aini
Baca
+Pustaka
Cintai Aku

Cintai Aku

“Dengarkan ini desahan kami 💋” Dadanya mencelos. Ada ikon bibir merah di ujung pesan, seperti tanda cabul yang menodai layar ponselnya. Alisnya berkerut. Tidak mungkin Rivano. Tidak mungkin Adrian. Tidak mungkin… kan? Dengan tangan gemetar, ia menekan tombol play. Dan dunia seakan berhenti. “Ngh… aahh… ah… Agnitha…”
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai cerpen 21 aini
Baca
+Pustaka
Dua Wajah Satu Cerita

Dua Wajah Satu Cerita

Tidak melihat Zeon memiliki niat untuk bangkit dari kursinya, Farel mendekat ke meja Zeon, membuka kaleng untuknya dan meletakkan itu di meja. Kurang baik apa dia? Namun kaleng itu masih tak tersentuh. Farel lagi-lagi berdecak, kepalanya mendekat melihat isi laptop Zeon. Sangat penasaran dengan apa yang tengah pria itu kerjakan hingga tidak berpaling sedikitpun. "Apa yang kamu kerjakan sih?" Satu detik setelah bertanya, suara operator wanita menyela. "Perangkat A01 sudah sampai di tempat tujuan."
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai cerpen 21 aini
Baca
+Pustaka
Tertawan Pesona Bos Duda

Tertawan Pesona Bos Duda

Ia berharap, Dewi datan untuk menemaninya, tetapi justru seorang perempuan yang tidak dikenal masuk lalu duduk di samping polwan bertubuh tegap itu. Perempuan dengan rambut dikuncir itu meletakkan kertas gambar dan pensil di atas meja. “Halo, Seruni. Senang berkenalan denganmu.” Diulurkannya tangan dan menjabat erat jemari Seruni yang gemetar. “Oke, Seruni. Bisa kamu ceritakan ciri-ciri Gou dan rumah tempat kamu tinggal?” Raut muka Seruni terlihat Lelah. Diceritakannya semua tentang Gou sementara perempuan berkuncir itu sibuk menggoreskan pensil di atas kertas.
1010.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai cerpen 21 aini
Baca
+Pustaka
Baby Sitter Rasa Istri

Baby Sitter Rasa Istri

Rumah yang terkadang terasa begitu dingin, tapi ada bagian yang membutuhkannya. Ia kembali mengecek ponselnya dan berusaha mengirimkan pesan pada Arkan, namun satu pun tidak mendapatkan jawaban. Sera kembali membuka pesan dari Aini, sebuah gambar begitu memilukan, tangan kecil itu harus kesakitan ditanam jarum infus, ditambah dengan wajah kuyu yang semakin menyesakkan dada, tawa cerianya menghilang. Seketika ia merasa sangat berdosa, entah kenapa, padahal ia hanyalah seorang pengasuh.
9.422.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 753 kali sebagai cerpen 21 aini
Baca
+Pustaka
Putri Yang Kau Suruh Gugurkan

Putri Yang Kau Suruh Gugurkan

Sang wanita yang menyadari hal itu hendak meminta Abi menjauhkan tangannya, tapi lelaki tersebut justru menyibukkan diri dengan bercerita tentang asal muasal boneka-boneka tersebut pada Naina. Duhai Engkau yang menggenggam hati manusia. Aku meminta pada-Mu, kuatkan hati ini. Jika memang jalan takdir-Mu tidak untukku membersamai lelaki ini. Maka pisahkan kami secara baik-baik. "Dek ...." Panggilan Abi membuyarkan lamunan Arini. "Apa bedanya sekarang dan dahulu?" tanya Abi saat Naina mulai sibuk dengan memotret-motret menggunakan kamera yang ia berikan.
1032.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 655 kali sebagai cerpen 21 aini
Baca
+Pustaka
JERAT CINTA ISTRI KETIGA

JERAT CINTA ISTRI KETIGA

Hingga Risma berinisiatif membuka percakapan untuk mengurangi rasa penasarannya. “Assalamu’alaikum, saya Risma, pengelola panti, tadi Marta menyampaikan pesan kepada saya untuk membicarakan masalah Aini dengan bapak. Apa yang bisa saya lakukan untuk membantu .... ” “Membantu anak dan menantumu.” Hadi wijaya memotong pembicaraan tanpa menoleh kearah Risma. “Apa maksud anda? Aini bukan anak kandung saya, saya hanya membantu membesarkan dia sejak masih bayi, saat saya menemukannya didepan panti.”
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai cerpen 21 aini
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status