Terpaksa Jadi Istri CEO Casanova
Hanya ada suara napas yang tenang, aroma kopi yang menguar di udara, dan genggaman tangan Laksha yang erat di jemari Amara—seolah memastikan bahwa ini nyata, bahwa semua ini bukan sekadar mimpi yang akan buyar saat mereka membuka mata.
"Tahu nggak, aku selalu berpikir kalau pernikahan itu kayak dongeng di film," Amara berujar lirih, matanya menerawang ke arah jendela. "Harus ada gaun putih panjang, pesta megah, dan tamu undangan ratusan orang."
Laksha tertawa kecil, suaranya rendah dan menenangkan. "Kalau kamu mau yang kayak gitu, aku bisa pesan ballroom hotel sekarang juga."
Bab Populer