Sentuhan Panas Suami Dingin
tanya Kanza sembari menatap Arsen pada akhir kalimat.
"Tentu saja. Lagipula kau akan bersenang-senang bersamaku, My Angela," jawab Arsen sembari mengecup punggung tangan Winter dengan lembut.
"Yah, bawa dia cepat. Tapi jangan macam-macam dengannya. Jangan sampai lecet, jangan kegores sedikitpun, jangan aneh-aneh. Hanya boleh mengajaknya jalan-jalan ke tempat ramai, pulang jangan lewat jam tujuh malam. Kalau lewat, kepalamu kupenggal, Sen. Begitu-begitu Winter keluargaku, jadi jangan macam-macam!" peringat Kanza, mendapat anggukan semangat dari Arsen.