Suami Labil
Aku mencoba menenangkan emosiku dan menjelaskan dengan sabar, "Ayah, aku yakin kalau Eza anak kandung Hamdi, aku juga nggak melakukan tindakan yang kiranya memalukan Hamdi. Pasti ada masalah dengan hasil tes ini."
Melihatku masih tidak mau mengaku, ayah mertuaku jadi marah. Dia melemparkan cangkir di tangannya ke lantai dan mengumpat sambil menunjukku, "Kamu masih nggak mau jujur? Aku sendiri yang membawa Eza buat melakukan tes ini, kenapa? Kamu mau bilang kalau itu rumah sakitku, jadi aku bisa bikin hasil palsu? Kalau kamu nggak percaya, aku bisa bawa Eza buat melakukan tes sekali lagi!"
Aku tidak mengatakan apa-apa, hanya dengan hati-hati memikirkan kemungkinan di mana bagian yang salah. M
Bab Populer