TRANSMIGRASI PUTRI KEJAM
Namun, Jendral Cui hanya bisa bergumam tidak jelas karena mulutnya disumpali kain yang diikat ke belakang kepalanya.
Dari kejauhan, kavaleri Negara Tang, termasuk mereka yang berada di garda paling depan dapat menyaksikan segalanya.
Gerbang Kota Ping'An perlahan dibuka. Dari tengah gerbang, seorang pria berperawakan gagah melangkah tegas tanpa gentar. Bai Wuxin berjalan menghampiri pasukan Negara Tang dengan gagah berani. Sedangkan sang panglima perang Negara Tang yang bernama Ju Ji Man pun turut menuruni kuda perangnya, lalu berjalan menjemput Bai Wuxin.