Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Lama Belum Kelar

Cinta Lama Belum Kelar

Goda nya tersenyum senyum, Nauma yang sadar atas ucapan nya semakin kesal "Tau ah lupa, ayo kasih kuncinya," "Boleh,tapi kasih ciuman bibir nya satu lagi," "Dasar mesum," "Mesum? Masa sih, kan sama istri sendiri ga dosa!" Seru Saka "Iya tetap aja mesum," "Hmm, kamu mau kuncinya?" "Iya," "Betul mau balik ke apartemen?" Nauma mengangguk "Gak takut dosa ninggalin suami?" Nyes pertanyaan kali ini membuat Nauma bimbang,dia terdiam cukup lama
101.4K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as yang lalu
Read
+Library
Layunya Cinta sang Nyonya

Layunya Cinta sang Nyonya

Tidak ada akses uang, rasa stresnya akan sulit untuk berkurang. "Ya sudah, yang penting kamu senang." Lily tidak mau memusingkannya dan mengajak Vina untuk segera membayar. "Oh ya, aku dengar ada spa dekat sini yang baru buka. Kau mau mencobanya?" tanya Vina sambil memijat kedua bahunya yang terasa pegal. Sebenarnya Lily ingin segera pulang ke butik, tiba-tiba saja perasaannya tidak enak.
1039.1K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as yang lalu
Read
+Library
Setelah Melepasmu Pergi

Setelah Melepasmu Pergi

Aku berlalu setelah berucap untuk menghindari rasa malu yang kian meninggi. Beberapa skincare sudah berada dalam kantong belanjaan yang kubawa. Mas Lana memberikan banyak macam skincare yang sebelumnya tak pernah kupakai. Katanya untuk persiapan nikah biar nanti tampak berbeda saat di atas pelaminan. Dering ponsel Mas Lana membuatnya urung menyalakan mesin. Ia meraih benda dalam sakunya itu untuk dibaca sejenak. "Mas lapar tapi setelah itu kita harus balik ke kafe lagi karena ada yang harus Mas kerjakan. Kamu ngga apa-apa, kan kalau kita makan dulu?"
1018.5K viewsCompletedAdded to Library 499 Times as yang lalu
Read
+Library
Bertukar Tubuh dengan CEO Tampan

Bertukar Tubuh dengan CEO Tampan

Dia tidak tahu, karena dia tidak memiliki pengalaman sama sekali dalam memahami perasaan wanita. Sepuluh menit telah berlalu, setelah mereka meninggalkan Grand Ballroom Cinta Sejati dan kini mobil yang dikemudikan Yin terus melaju menaiki sebuah jembatan layang melingkar yang ada di pusat kota. “Yin?” tanya Lu Wan Wan, yang ingin mempertegas pertanyaannya yang belum dijawab oleh Yin. Sebuah embusan napas akhirnya lolos begitu saja dari lubang hidung Yin. “Sebenarnya uang dan mobil itu—“
106.8K viewsCompletedAdded to Library 155 Times as yang lalu
Show Reviews (17)
Read
+Library
Oei Monica
Halo guys! Mau kasih pengumuman, mgkn ada yg bingung lihat judul bab dobel. Ada yg pakai angka dan tidak. Sbnarnya aku sedang revisi bbrapa bab. Untuk bab yang ada nomornya, itu sudah lolos revisi ya... sedangkan bab tanpa nomor, sudah aku revisi... tapi blom lolos. Mungkin besok senin atau selasa..
DUCATI MONSTER
Tukang drama di novel ini? LU DONG Tukang selingkuh di novel ini? LU DONG Mertua kejam di novel ini?LU DONG Ayah dan suami kikir di novel ini? LU DONG Pria serakah di novel ini? LU DONG Yang pengecut juga LU DONG! Kabur cuy! wkwkkk Cepat Thor bikin mampus nih orang!
Read All Reviews
Side the Away

Side the Away

"La, ayo kencan." ***
104.1K viewsCompletedAdded to Library 117 Times as yang lalu
Read
+Library
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Menara Kecil tampak bergerak secara sembunyi-sembunyi dan mengendap-endap, berniat untuk segera menyelinap kembali masuk ke dalam wilayah kesadaran (shihai) milik Huo Yu. Namun dengan sangat cepat, ia mendadak merasakan hawa sedingin es yang teramat tajam menusuk dari arah belakang punggungnya. Sambil mengulas senyum getir yang dipaksakan, ia menggaruk kepalanya perlahan lalu membalikkan tubuhnya menatap Lin Yang: "Aduh, Kakak Besar! Halo, apa kabar!?" "Sekarang, mari kita hitung pengeluaran akun perihal dirimu yang nekat menyelinap kabur sendirian di masa lalu." Ucap Lin Yang dengan nada datar.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as yang lalu
Read
+Library
Istri Manis Om Yuda

Istri Manis Om Yuda

Lalu Yuda berkata, "Aku mulai ya." Setelah memastikan bahwa Kayla telah siap untuk melakukan penyatuan, kini Yuda pun melakukan penyatuan yang sempurna. Tautan tubuh mereka itu tentunya menciptakan sensasi nikmat bagi satu sama lain. Yuda tidak segera bergerak, dan memilih untuk memberikan waktu berasaptasi sebelum mulai bergerak dengan perlahan. Sembari terus menggerakkan
101.2K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as yang lalu
Read
+Library
Kelahiran Kembali

Kelahiran Kembali

“Agh, Pangeran di seberang sana ada pemandangan indah.” “Terus, egh lepaskan, jangan bawa ak--” Meronta, didorong paksa oleh Li xiao, supaya mulutnya berhenti ngoceh. Menyuntikkan jarum dekat leher, memblokir pita suara. Tusukan kedua, membuat mata Yushen membesar. Menancap otot mulut yang membentuk senyum. Akhirnya diam dan senyum, menoleh ke janda ibu suri, permaisuri dan selir. “Mari Yang mulia, saya ajak jalan-jalan.”
9.7111.8K viewsOngoingAdded to Library 3.0K Times as yang lalu
Show Reviews (69)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Er_zhi.zhii
Izin promosi kak Yang suka dengan cerita reinkarnasi bisa mampir dicerita aku 'Menentang Dunia' Seorang reinkarnasi terakhir Dewi Es Yiren yang berjuang merebut kembali hak miliknya di Alam Dewa, dan menghukum Si pengkhianat yang menyebabkan peperangan antara Dewa dan Iblis.
Read All Reviews
Sang Penguasa Mutlak

Sang Penguasa Mutlak

"Bagus. Aku tunggu di luar." Li Jia membalikkan badan dan melangkah keluar dari kediaman. Beberapa jam kemudian, Lun Ya akhirnya selesai bersiap. Ia berjalan menghampiri Li Jia yang sudah menunggu di samping seekor kuda jantan dengan tangan terlipat di dada. "Kau lama sekali," cibir Li Jia begitu menyadari kehadiran pemuda itu. "Setidaknya biarkan aku mandi dulu agar segar," keluh Lun Ya membela diri.
10168 viewsOngoingAdded to Library 6 Times as yang lalu
Read
+Library
Lupa Cara Pulang

Lupa Cara Pulang

Hanya ketenangan. Tapi ketenangan itu justru menimbulkan ketegangan lain. "Apa aku... sudah keluar?" gumamnya, melangkah pelan. Ia menyusuri jalan itu, berusaha mengenali sesuatu. Tidak ada bangunan. Tidak ada kendaraan. Hanya jalan lurus yang seolah tak berujung. Rey menoleh ke belakang, berharap bisa melihat rumah tua tadi, tapi jalan di belakangnya sudah berubah—seperti tak pernah ada apa pun di sana.
836 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as yang lalu
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status