Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lahirnya Sang Dewa Pedang

Lahirnya Sang Dewa Pedang

Lian Yu mengangguk kecil, kemudian tersenyum licik lalu berkata, "Ingat untuk kembali lebih cepat, jika tidakk…" Senyum nakal itu membuat Wilson was-was. "Jika tidak apa?" Wilson merasakan ada yang tidak beres.. "Jika tidakk.. Hmm, aku akan menikah lagi." Ancam Lian Yu sambil mengedipkan mata dengan licik. "Ahhh, kamu." Wilson Xia tidak bisa berkata-kata. Kemudian dia menepuk kuda, "Jalan." Kuda yang membawa Wilson Xia seketika melesat dengan kecepatan tercepat menuju kota Changsen.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai yang lalu
Baca
+Pustaka
Pendekar Pusaka Gurun Gobi

Pendekar Pusaka Gurun Gobi

“Tidak apa-apa adik manis, yang terpenting rasa gatal dan panas yang sejak tadi menyiksa kini berangsur-angsur menghilang” “Apa rencana kalian berdua sekarang?” Pangeran Yang Han menuangkan air the ke dalam cawan kecil lalu menyodorkannya kepada Long Wan. “Kami bermaksud kembali ke wilayah Selatan untuk mencari Dewa Obat” “Sudah lama saya tidak menginjakan kedua kaki ke wilayah sana”
1020.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 541 kali sebagai yang lalu
Baca
+Pustaka
Sembilan Tahun Lagi

Sembilan Tahun Lagi

“Lu nggak pulang, Vlad?” Vlad melempar Erlan lagi dengan korek api. “Bacot banget sih nih kambing.” Yang baru saja lewat adalah Anna. Meski Vlad menggerutu tak putus tapi jantungnya berdetak keras. “Eh, Vlad. Lu lanjut ke mana? Smansa dong ya? Ngelenggang tuh masuk sana. Gila, dua cepek loh.” Untung saja Dasco menyambar hal lain.
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 470 kali sebagai yang lalu
Baca
+Pustaka
Pembalasan Istri Kumal

Pembalasan Istri Kumal

Tuan Lee diam menahan kalimat yangnterada ingin keluar dari kerongkongannya, dia tak dapat mengatakan bahwa Lala telah tiada, sebab yang orang tau memanglah Lala telah pergi jejak dulu sebelum Yuan tertangkap. " Dengar baik-baik Yuan, nikmatilah nafas dan kebebasanmu sekarang, jika urusanku sudah selesai, aku akan segera menemuimu!" Tuan Lee berjalan meninggalkan Yuan dalam tanya. "Hey tuan Lee, ingat kan aku apa kesalahanku padamu!" Yuan berteriak lantang saat tubuh tuan Lee menghilang di baik pintu besi menuju ke ruangan atas.
8.9277.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.2K kali sebagai yang lalu
Baca
+Pustaka
Seuntai Janji

Seuntai Janji

"Hmm, ya." "Yu." "Hmm?" "Aku kangen."
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai yang lalu
Baca
+Pustaka
Jangan Sentuh Nona Zhao Di Kehidupan ini

Jangan Sentuh Nona Zhao Di Kehidupan ini

Wajahnya merah padam menahan amarah dengan tatapan yang sedingin salju. "Jangan pernah usik aku lagi, Tuan Lu. Cukup. di masa lalu saja kita berhubungan, tidak di masa ini. Di kehidupan ini!!" Usai berkata itu, Liana langsung memutar tubuhnya dan berlalu pergi. Sementara Ryan hanya terdiam sambil mencerna kalimat Liana. "Masa lalu? Berhubungan?" "Apa aku pernah bertemu denganmu di kehidupan yang lalu?"
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai yang lalu
Baca
+Pustaka
Kerayon patah

Kerayon patah

tawa kecil keluar Ayo main game lah, inget terakhir kita main lo kalah sama gue ya " niki nyalakan leptopnya Itu kan online tan, lo jangan merasa sudah menjadi tuan master yang agung, gue kasian sama lo tan, gua nih mikirnya lo lagi kesusahan tan Mangkanya gue mengalah hanya buat menghibur lo, tau lo kaya gini mah gua bantai aja kemaren " ujar yuri mengelak
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai yang lalu
Baca
+Pustaka
LELAKI CADANGAN

LELAKI CADANGAN

Wanita itu melambaikan tangan kepada seorang lelaki muda yang sedari tadi memandanginya dan beberapa kali mengedipkan mata menggodanya. "Kayaknya aku udah bisa ngefloor nih," Bisik Luna saat melihat lelaki tadi melangkah mendekati mejanya. "Gile, datang paling akhir dapat paling duluan," Ucap Lhea sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai yang lalu
Baca
+Pustaka
Ya, Sayang?

Ya, Sayang?

"Kalau begitu aku pulang dulu ya, Lin. Dah!" "Dah! Hati-hati di jalan, ya, Yan." Yesss!!! Akhirnya aku punya nomor telepon Linda! sorak Dayyan dalam hati. Sepanjang perjalanan pulang, Dayyan terus menyebar senyuman, orang-orang yang melihatnya merasa bingung dengan aura bunga-bunga musim semi yang disebarkan oleh Dayyan. Dengan begini, Dayyan tidak perlu khawatir dengan status jomblonya lagi.
11.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai yang lalu
Baca
+Pustaka
HYANG YUDA

HYANG YUDA

“Tidak. . . .” Hyang Yuda berteriak sembari bergera meninggalkan posnya. Dengan menggunakan Wulung Caksu miliknya, Hyang Yuda melihat Mahamara sudah berada di pos belakang pasukannya di tempat Hyang Tarangga berada dan menusukkan senjata pusaka miliknya, Litheng Kudi ke tubuh Hyang Tarangga.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai yang lalu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status