Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rindu yang Terluka

Rindu yang Terluka

RINDU YANG TERLUKA - Tak Pernah Sembuh Dada Pak Farhan terasa sesak dan pengap. Kesedihan luar biasa mendera dan menyiksa. Diimpit rasa bersalah demikian dalamnya. Timbul ketakutan bahwa ia bisa kehilangan Bu Tiwi dalam waktu yang tidak disangka. Wanita di sampingnya duduk tenang dengan tatapan tanpa beralih dari luar kamar. Lewat jendela kaca ia melihat siluet tanaman bunga kesayangannya bergoyang diembus angin malam.
9.9191.8K viewsCompletedAdded to Library 7.3K Times as yearning
Read
+Library
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Tiara ingin melolong pada Tuhan, seperti serigala yang melolong pada bulan. Mengenakan jeans biru, berkaus turtleneck hitam berlengan panjang yang ditarik hingga siku. Rambutnya dipotong pendek. Berkacamata hitam. Tidak salah, itu Tristan. Bagaimana mungkin Tiara melupakan raut yang memenuhi pikirannya enam bulan ini, bahkan saat mereka sudah tidak lagi bicara. Jantung dalam rongga dadanya berdentum-dentum. Ia berharap Tristan tidak melihatnya. Pada saat yang sama, ia berharap Tristan melihatnya. Rindu dendam memang selalu rumit.
103.7K viewsCompletedAdded to Library 95 Times as yearning
Read
+Library
Terjebak Dendam dan Gairah

Terjebak Dendam dan Gairah

Desahan Sabrina meninggi lagi, tangannya mencengkeram seprai dengan kuat hingga buku-buku jarinya memutih. “Ahh… Kana… ya Tuhan… lebih dalam lagi… jangan berhenti…” Kana menggertakkan rahang, mengerang dalam, dan dengan satu dorongan kuat, ia menekan sepenuhnya hingga pangkal. Tubuhnya menegang, dan dengan suara parau yang berat, ia mencapai klimaks. Napasnya memburu saat cairannya mengisi kondom yang dikenakannya.
1034.0K viewsCompletedAdded to Library 714 Times as yearning
Read
+Library
Kebahagiaan Menanti

Kebahagiaan Menanti

"Antara ibu dan anak nggak boleh ada dendam. Aku benar-benar tulus ingin minta maaf ke ibu. Sebentar lagi aku ulang tahun, ibu datang, ya. Nanti aku akan menebus kesalahanku dengan minum tiga gelas anggur." Aku sudah tidak tahan. Zayn hanya fokus menjebakku, dia tidak peduli apa yang kupikirkan. Zayn berkata, "Umurku sudah 32 tahun, ibu nggak perlu memberiku hadiah. Dulu Tante Anisa memberiku posisi sebagai manajer, sayangnya sekarang perusahaannya bangkrut."
5.7K viewsCompletedAdded to Library 206 Times as yearning
Read
+Library
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Jesselyn duduk bersandar dibalik pohon yang cukup besar. Tubuhnya terasa sangat lemas. Dia meletakkan keranjang buah didekat kakinya dan memejamkan kedua mata. Bulan merah adalah siksaan bagi semua kaum immortal, bahkan untuk mereka yang belum memiliki pasangan sekalipun. Meski efeknya tidak separah ketika sudah menemukan pasangannya, tetap saja Jessy merasakan gairah yang cukup membuat kepalanya pening.
1093.0K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as yearning
Read
+Library
Bound by Desire

Bound by Desire

Chapter 8 We are Family Natalia tersenyum. "Aku ingin melihatmu dari dekat." Jantung Grace terasa membengkak, ia sama sekali tidak ingin bertemu wanita yang tega menjual darah dagingnya sendiri. Ia merasakan amarah dan kekecewaan yang datang bersamaan, tetapi tidak dipungkiri jika ia merasakan sedikit rasa haru yang ia coba tepis jauh-jauh, ia tidak ingin mengakui jika ia bahagian bisa melihat wanita yang mengandung dan melahirkannya, sedikit pun tidak.
1029.0K viewsCompletedAdded to Library 840 Times as yearning
Read
+Library
RENDEZVOUS

RENDEZVOUS

Lanjut Saras dengan suara pelan, “Coba di telepon balik Mas, takutnya penting.” Abian terdiam sejenak tapi ia mengangguk, “Nanti.” Abian menghela nafas, lantas ia juga kembali ke ruang tengah. Pikirannya sedikit terdistraksi oleh perkataan Saras barusan. Sebenarnya ia sudah memikirkan hal tersebut setelah usianya mencapai kepala tiga, namun tidak bisa terealisasikan sampai hampir memasuki umur 31 ini. Terakhir ia berpacaran juga saat lulus kuliah. Kalau ditanya kesepian tidak? Kesepian. Ia mulai butuh seseorang yang mengurusi dirinya, apalagi saat pulang kerja seperti ini ia butuh mengistirahatkan pikirannya dengan bertukar cerita. Tapi sepertinya masih jauh pemikirannya sampai situ. Ia masi
1010.0K viewsOngoingAdded to Library 329 Times as yearning
Read
+Library
Gairah yang Terpendam

Gairah yang Terpendam

Batin Rosa dengan senyum manisnya. Liang senggamanya yang telah lama tidak terjamah itu kian basah, mengharapkan pentungan itu segera masuk dan memenuhi hasratnya. Rosa mulai menggesekkan pentungan itu pada muara miliknya perlahan. Membuat rasa yang kian tak menentu untuk Rosa maupun Memet. Ah ... desahan menggoda Rosa mulai terdengar. Dengan sangat hati-hati Rosa mulai menuntun pentungan itu untuk masuk ke dalam muaranya yang masih sempit.
5.7K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as yearning
Read
+Library
Kesendirian

Kesendirian

Ucap mama. “Ya, Ma, An juga mau pulang ke rumah, tapi nanti di bulan 12 ini.” Jawab ku. “Ya, kamu pulang di bulan Desember saja! Bantu mama buat kue, karena kakak-kakak mu juga belum tahu pulang/enggak. Gara-gara si Corona lah ini, semua jadi sulit.” Ucap mama. “Ya, doakan mama saja biar aku dan kakak-kakak semua bisa pulang, natal juga tahun baru bisa merayakan bersama. Mama jangan khawatir, An pasti pulang.”
102.3K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as yearning
Read
+Library
Sweet Passion

Sweet Passion

Ia berharap Ale datang secepat mungkin dan menemuinya. Jika kembali di ingat, Gea ini sudah mulai merasakan kerinduan kepada Ale. Sesuai novel yang pernah Gea baca, jika merindukan seseorang ia harus memejamkan matanya dan menyebut namanya. "Kak Ale," sebutnya lirih. "Iya, aku di sini." suara sangat mirip dengan Ale. "Apaan, kenapa aku bisa mendengar suaranya?" batin Gea.
108.9K viewsOngoingAdded to Library 348 Times as yearning
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status