RUMAH EYANG
kataku.
"Kau saja yang tunggu di sini Chel. Biar aku yang ambil," kata Yoga mencegahku yang ingin lari ke belakang.
Yoga segera ke belakang. Aku mencoba menempelkan telingaku ke daun pintu, mencoba mendengarkan suara yang ada di balik pintu itu. Sepi, tak ada suara apapun.
Tak lama, Yoga balik dengan membawa linggis dan martil di tangannya. Yoga membuka kunci itu dengan linggis. Cukup susah, hingga beberapa kali mencoba, akhirnya berhasil juga.