Hayu
Hayu mengambil kotak yang diulurkan padanya.
“Baik, Bu.”
Hayu keluar dari rumah, menghampiri Bisma yang sedang menunggunya di teras.
“Sudah, ayo berangkat, kita bisa terlambat!”
Hayu tak menjawab, dia masuk ke mobil Bisma. Tak ada percakapan apa pun di antara mereka. Hayu enggan memulai pembicaraan.
“Apa kamu marah padaku?”
“Marah? For what? Aku tak punya energi untuk itu. Ini masih pagi, aku tidak mau mood ku hancur hari ini, apalagi banyak pekerjaan penting yang harus aku selesaikan pagi ini.”
Hot Chapters