Kaulah Jodohku
kata Azril dan menyusun kembali mainan yang sudah Zahra bangun.
“Bi, Abang Ehan kolah, Ara mau kolah,” ucap Zahra yang belum lancar.
Azril yang masih menerka hanya bisa mengernyit. Ia agak sulit memahami kosa kata yang Zahra lontarkan, tetapi saat itu Safa yang mendengar langsung mengartikan.
“Raihan sudah sekolah, Zahra juga mau sekolah katanya,” sambung Safa terkekeh.
Safa yang selalu dua puluh empat jam merawat dan mengurus Zahra sehingga paham apa yang dia katakan. Berbeda dengan Azril yang hanya menemani di saat waktu tertentu saja.
Hot Chapters