ZOE
tanganku mengacungkan ponsel menunjukkan beberapa gambar, "Ini adalah foto kondisi terkini dari korban diruang bawah tanah rumah sakit. Seperti yang bisa kalian lihat, kondisi mereka buruk. Rahim membusuk, celana penuh darah, kotoran di sudut ruang dan penanda organ siap jual di tubuh. Miris."
Mereka semua hanya menatapku dingin tak berkomentar. Aku tersenyum kecut dan mematikan layar ponsel. Mataku dan Chichi bertemu sekilas. Sesuatu yang hangat menyulut diantara garang binar matanya. Aku mendekat menatapnya lekat-lekat.
Ah, Chichi, kenapa kau meningatkanku tentang hari itu?
Hot Chapters