SENYAWA
Zayn kemudian kembali melangkah dan pergi dari ruangan tersebut, hilang di balik pintu yang ia tutup saat meninggalkan sahabatnya yang sedang bergelut dengan pikirannya.
“Harusnya ga begini, lo bego banget Varo!” kesalnya pada diri sendiri, kemudian ia tersenyum mengejek diri sendiri.
*******
“Ayo Meer, cepat dikit kerjain berkasnya nanti keburu lewat jam makan siang,” ucap Rizki sahabat Nameera yang juga bekerja di perusahaan tersebut, namun mereka beda divisi.
Chapitres populaires