Teilen

Chapter 8 -Fake Saintess-

last update Veröffentlichungsdatum: 02.07.2026 21:14:28

Ruang rapat agung kembali mencekam, dihadiri oleh Komandan Kael, Pendeta Senior Darwin, Kardinal, dan Uskup Agung. Peristiwa besar yang terjadi dua jam lalu berhasil mengguncang dua saksi hidup dari generasi yang berbeda itu. Sebagai Komandan Holy Knight, Kael Adraven segera melaporkan kejadian aneh tersebut dan mengajukan rapat darurat demi keamanan ordo.

"Stain milik anak itu berkurang," Kael mengulang kembali laporannya dengan suara berat dan tegas.

Seketika, ruangan besar itu diselimuti keh
Lies dieses Buch weiterhin kostenlos
Code scannen, um die App herunterzuladen
Gesperrtes Kapitel

Aktuellstes Kapitel

  • AKU MASUK KE TUBUH SAINTESS PALSU   Chapter 12 -Beneath the Light-

    Tiga hari telah berlalu sejak kepulangan mendadak Lucien dari garis depan perbatasan. Dalam waktu yang singkat itu, atmosfer di Ibu Kota berubah total. Kesibukan luar biasa melanda istana gereja demi mempersiapkan Holy Banquet. Sebuah perjamuan agung yang tidak hanya berfungsi sebagai perayaan kepulangan Lucien sang Kandidat Pahlawan, tetapi juga panggung politik terbesar musim ini. Ratusan pelayan bekerja tanpa henti menghias aula, sementara para bangsawan dari berbagai penjuru wilayah mulai berdatangan, membawa ambisi dan kepentingan masing-masing di balik pakaian mewah mereka. Malam yang dinanti pun tiba. Aula utama istana gereja diselimuti kemegahan yang luar biasa. Lilin-lilin sihir terapung di langit-langit tinggi, memancarkan cahaya keemasan yang menerangi ratusan bangsawan, uskup, dan ksatria tinggi. Di balik denting gelas kristal dan musik kecapi yang mengalun anggun, bisik-bisik politik mulai berdengung di antara para elit. Di salah satu sudut aula, sekelompok uskup senior

  • AKU MASUK KE TUBUH SAINTESS PALSU   Chapter 11 -Revelation-

    "Lihatlah dia baik-baik."Suara misterius itu kembali bergema, dingin dan menusuk. Seraphina membeku, tidak berani melepaskan tatapannya dari pria muda di hadapannya. 'Apa maksudmu?' batinnya menuntut jawaban."Pahlawan itu... akan menghancurkan dunia."Detik berikutnya, suara dari lubuk Abyss itu lenyap tanpa jejak. Keheningan mendadak pecah, mengembalikan detak waktu yang sempat terasa berhenti seketika."Lady Seraphina?" Pemuda itu memiringkan kepalanya sedikit. Ia menatap sang Saintess yang masih termangu, mengabaikan uluran tangannya yang menggantung di udara."Nona Saintess! Terima kasih, Tuhan... Anda baik-baik saja!"Langkah kaki yang tergesa-gesa memecah kecanggungan. Dari arah belakang, seorang pendeta tua berlari, napasnya memburu, wajahnya dipenuhi kecemasan. Pendeta Darwin langsung berlutut di dekat Seraphina, memeriksa kondisi sang Saintess dengan panik.Melihat situasi tersebut, sang pria berambut pirang menarik kembali tangannya dengan anggun. Senyum ramah terkembang d

  • AKU MASUK KE TUBUH SAINTESS PALSU   Chapter 10 - The Hero Candidate-

    Di keheningan malam yang tenang, ketika mayoritas penghuni kuil suci telah terlelap dalam mimpi, sebuah pergerakan rahasia terjadi secara diam-diam menuju penjara bawah tanah. Di dalam sel yang pengap, Cessar kecil masih tertidur pulas di atas alas jerami yang tipis. Tubuhnya melingkar rapat, berusaha menghalau rasa dingin yang menusuk dari lantai batu penjara. Ketenangan fana itu seketika pecah saat bunyi derit kasar dari jeruji besi yang dibuka paksa membangunkannya dengan sentakan kaget.Sekelompok penjaga kuil merangsek masuk. Tanpa membuang waktu, mereka bergerak cepat dan beringas, menyeret paksa tubuh Thomas yang sudah lemah keluar dari dalam sel. Cessar merangkak mundur ke sudut ruangan dengan tubuh gemetar ketakutan, sementara Thomas hanya diam tanpa perlawanan. Pria paruh baya itu sama sekali tidak memberontak, seakan-akan ia sudah lama memprediksi nasib malang yang akan menjemputnya malam ini.Setelah perdebatan panas yang terjadi di ruang kerjanya beberapa waktu lalu, Kard

  • AKU MASUK KE TUBUH SAINTESS PALSU   Chapter 9 -The Wound Called Corruption-

    Kriieet...Bunyi derit pintu kayu pada engselnya yang mulai berkarat memecah kesunyian, membuat suasana di dalam ruang arsip tua itu terasa semakin mencekam. Kael melangkah masuk sembari mengedarkan pandangan ke sekeliling ruangan yang dipenuhi debu tipis. Barisan rak-rak kayu yang rapuh menjulang tinggi, menampung ribuan buku kuno dengan lembaran-lembaran yang telah menguning dimakan waktu. Pria itu datang ke tempat terlarang ini dengan satu tujuan pasti.Mencari informasi yang sengaja dikubur oleh gereja.Selama hampir dua jam, Komandan Holy Knight itu tenggelam dalam keheningan yang pekat. Permukaan meja kayu di tengah ruangan tampak sedikit miring, nyaris tak kuat menahan beban dari tumpukan dokumen dan arsip tebal yang menggunung di atasnya. Kael menarik napas dalam, lalu perlahan menutup halaman terakhir dari buku tebal yang baru saja selesai ia baca.Catatan sejarah mengenai para Saintess dari ratusan tahun lalu terasa sangat janggal di matanya. Ada sebuah pola yang tidak wajar

  • AKU MASUK KE TUBUH SAINTESS PALSU   Chapter 8 -Fake Saintess-

    Ruang rapat agung kembali mencekam, dihadiri oleh Komandan Kael, Pendeta Senior Darwin, Kardinal, dan Uskup Agung. Peristiwa besar yang terjadi dua jam lalu berhasil mengguncang dua saksi hidup dari generasi yang berbeda itu. Sebagai Komandan Holy Knight, Kael Adraven segera melaporkan kejadian aneh tersebut dan mengajukan rapat darurat demi keamanan ordo."Stain milik anak itu berkurang," Kael mengulang kembali laporannya dengan suara berat dan tegas.Seketika, ruangan besar itu diselimuti keheningan yang mencekik. Kardinal dan Uskup Agung saling lempar pandang. Tatapan mereka sama sekali tidak menyiratkan ketidakpercayaan terhadap laporan Kael, melainkan kilat kepanikan dan adanya kepentingan mendesak yang harus segera ditindaklanjuti."Ini masalah yang sangat serius. Terima kasih sudah melaporkannya dengan cepat, Komandan Adraven, Pendeta Darwin," Uskup Agung berucap tenang, walau senyum tipis di bibirnya terasa sangat dipaksakan.Kardinal menghela napas berat, guratan kecemasan te

  • AKU MASUK KE TUBUH SAINTESS PALSU   Chapter 7 - The First Exception-

    Suasana di dalam katedral hari ini sama sekali tidak lebih baik dari hari-hari sebelumnya.Ketika para petinggi gereja mengira bahwa membiarkan Seraphina kembali tampil ke publik sebagai Saintess adalah langkah taktis yang tepat untuk meredam situasi, kenyataan justru menampar mereka dengan keras. Insiden kemunculan bocah terkutuk kemarin—serta aksi pembangkangan tak terduga dari Seraphina—malah menjadi sumbu yang memicu perpecahan jauh lebih besar.BRAK!Suara hantaman keras pada meja kayu ek bergaung nyaring dari dalam ruang kerja Kardinal siang itu. Beberapa pendeta dan biarawati yang kebetulan sedang melintas di koridor luar sontak tersentak pelan, buru-buru mempercepat langkah mereka dengan wajah tegang."Mengapa kau tidak langsung mengeksekusi makhluk menjijikkan itu?!" Wajah sang Kardinal merah padam menahan amarah yang meledak-ledak. Matanya melotot tajam ke arah pria di depannya. "Apa kau sudah lupa pada sumpahmu, Komandan? Tugas utamamu sebagai bagian dari Executor adalah mem

Weitere Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status