Share

Mengerjai Bara

Author: Cucu Suliani
last update publish date: 2024-05-31 18:46:50

Setelah berbicara dengan pengacara keluarga Aditama, Hana memutuskan untuk pergi membeli buah. Dia sengaja membeli buah yang cukup banyak, lalu dia membeli keranjang dan memasukkan buah itu ke dalam keranjang.

Dia juga mengambil uang tunai untuk keperluannya, setelah itu dia segera pergi ke ruang perawatan Hesti.

Saat Hana masuk ke dalam ruangan Hesti, ternyata di sana masih ada Bara. Bara nampak perhatian sekali, pria itu begitu telaten mengurusi Hesti.

Melihat kedatangan Hana, Bara dengan cep
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Balasan Istri Buta    Kejutan Manis

    Matahari pagi menyelinap masuk melalui tirai jendela kamar yang luas, menyinari wajah Hana yang sedang tersenyum lebar sambil memeluk tubuh mungil di sampingnya. Di sana ada Hani yang hari ini genap berusia lima tahun, anak itu sedang asyik memainkan bonekanya. Sesekali dia tertawa. Suara tawa yang membuat siapa pun yang mendengarnya akan merasa hati dipenuhi kehangatan. Hana mengusap lembut rambut putrinya itu, bahagia sekali karena memiliki Putri yang begitu cantik dan kini sudah mulai tumbuh menjadi anak-anak yang sangat cantik dan pengertian. "Kamu benar-benar membuat hari Mama jadi sangat menyenangkan," ujar Hana. "Mama juga membuat Hani selalu bahagia," jawab anak itu. Hana tersenyum mendengar apa yang dikatakan oleh Hani, tetapi tidak lama kemudian matanya berkaca-kaca memandang sosok pria yang baru saja masuk ke kamar sambil membawa nampan berisi sarapan. Bernard merupakan pria yang menjadi pelabuhan terakhir hatinya. Pria yang mengubah semua luka di masa lalu m

  • Balasan Istri Buta    Kemenangan Hana

    ‎“Karena aku tidak punya kewajiban memberitahumu.”‎‎‎‎Jawaban Bernard terdengar dingin, tentunya itu juga terasa begitu menyakitkan bagi Heila. Wanita itu begitu bersusah payah untuk mendapatkan Bernard, dia bahkan berkali-kali melakukan hal licik.‎‎‎‎Namun, pada kenyataannya dia tetap tidak bisa memiliki pria itu. Heila menatapnya tajam, lalu melayangkan protesnya.‎‎‎‎“Kenapa kamu tidak pernah mau menghargaiku? Atau menerima niat baikku? Karena aku sungguh mencintai kamu!”‎‎‎‎Bernard menghela napas berat, susah sekali berhadapan dengan wanita yang tidak bisa diajak bicara seperti Heila.‎‎‎‎“Pertama, aku tidak menyukaimu dan kita tidak pernah dekat. Kedua, aku tidak pernah mengatakan akan menikahimu.”‎‎‎‎“Tapi—”‎‎‎‎“Justru ada satu hal yang ingin kukatakan kepadamu.”‎‎‎‎Heila terdiam. Bernard menatapnya dengan tatapan yang sulit ditebak. Heila diam sambil menunggu apa yang akan pria itu katakan kepada dirinya.‎‎‎“Terima kasih.”‎‎‎‎Heila mengerny

  • Balasan Istri Buta    Kenyataan Bagi Heila

    ‎Hana diam di depan rumah sambil menepuk jidatnya, dia tidak menyangka kalau dirinya akan bertemu dengan wanita gila seperti Heila. Bernard sudah menceritakan wanita itu, tentu saja dia sudah tahu. ‎‎Namun, dia tidak menyangka kalau wanita itu akan benar-benar sangat gila atau bahkan lebih gila dari dugaannya.‎‎"Menyebalkan!" umpatnya.‎‎Hana masih diam sambil menunggu reaksi dari suaminya karena kedatangan dari wanita yang tidak diundang, sedangkan Heila terus berjalan sambil memanggil nama suami dari Hana tersebut.‎‎“Bernard!”‎‎Suara wanita itu menggema hingga ke seluruh ruangan. Heila melangkah masuk tanpa sedikit pun merasa bersalah. Wajahnya dipenuhi kemarahan sekaligus keyakinan bahwa kedatangannya ke tempat itu akan mengubah semuanya.‎‎“Bernard! Di mana kamu?”‎‎Ia terus berjalan, matanya menyapu ruang tamu yang luas. Tidak ada seorang pun yang menyambutnya. Namun, Heila tidak peduli. Ia justru semakin keras memanggil nama pria yang sudah dicarinya selama berbulan-b

  • Balasan Istri Buta    Aku pacarnya, cepat buka pintu.

    Selama satu minggu di Villa, Hana benar-benar menikmati harinya bersama dengan Bertrand dan juga Hani. Dia selalu bisa menyenangkan hati suaminya, dia juga selalu bisa menyenangkan hati Hani. Awalnya dia mengira jika Bertrand akan egois, suaminya akan meminta banyak waktu darinya hanya untuk berduaan saja dengan Bertrand. Karena pada kenyataannya mereka memang pasangan pengantin baru. Namun, justru Bertrand selalu ingin pergi ke manapun untuk menikmati hari bersama dengan Hani. Pria itu seolah mengerti keinginan dari Hana yang memang sudah sangat lama tidak bertemu dengan putri cantiknya. Bertrand selalu mendahulukan keinginan putri cantiknya, dia selalu memanjakan putri cantiknya karena pria itu berpikir jika dia memanjakan putrinya, maka Hana akan semakin mencintai dirinya. "Sudah satu minggu loh, mau nambah waktu atau mau pulang ke Jakarta aja?" Bertrand memeluk Hana yang kini sedang berada di depan jendela kamar yang terbuka, wanita itu sedang menikmati udara segar di sana.

  • Balasan Istri Buta    Penyatuan

    Saat mendapatkan pemeriksaan ternyata Hana dinyatakan baik-baik saja, hanya saja dia perlu beristirahat dan diberikan vitamin oleh dokter.Bertrand juga mendapatkan tindakan, wajah tampannya langsung diobati dan diolesi salep luka. Kini keduanya sudah terlihat baik-baik saja, keduanya sudah pulang ke Villa."Bagaimana keadaan kalian?" tanya Helma dengan cemas.Semalaman dia tidak bisa tidur pulas, karena terus saja memikirkan bagaimana nasib menantunya itu. Dia sangat tahu kalau Hana adalah wanita baik, dia begitu gelisah saat mengetahui Bara menculik menantunya itu."Kami baik, Mom. Mana Hani?" tanya Hana.Padahal dia yang sudah diculik, tetapi tetap saja dia mengkhawatirkan kondisi putri cantiknya. Helma menghela napas panjang lalu memeluk Hana."Hani baik, dia sama Bobby. Kita langsung pulang ke ibu kota saja, Mom khawatir akan terjadi hal yang tidak diinginkan lagi." Helma mengurai pelukannya, lalu dia mengusap puncak kepala Hana."Jangan khawatir, Mom. Bara sudah ditangkap polisi

  • Balasan Istri Buta    Pertolongan

    Hana menjerit-jerit karena ketakutan, dia takut akan dinodai oleh mantan suaminya. Karena wajah Bara terlihat diselimuti kabut hasrat, dia takut pria itu akan nekat dan melakukan hal yang di luar dugaannya.Pria itu pernah mencoba membunuh dirinya beberapa kali, sungguh Hana takut jika Bara akan memperkosa dirinya, setelah itu dia akan dibunuh dan dilempar ke jurang. Hani pasti tidak akan pernah lagi mendapatkan kasih sayang dari dirinya, walaupun pada kenyataannya Bertrand pasti memanjakan putri kecilnya itu. Namun, dia tidak mau mati konyol."Tolong jangan melakukan hal yang aneh, Mas!"Hana kembali berteriak ketika dia melihat Bara yang kini sudah berada di atas tubuhnya, pria itu menatap dirinya dengan tatapan lapar dengan tangannya yang terus saja mengurut miliknya. "Mana mungkin aku menyia-nyiakan kesempatan emas ini," ujar Bara yang nampak memosisikan miliknya agar sejajar dengan milik Hana.Jika saja dia memiliki kekuatan, Hana rasanya ingin menendang pria itu. Sayangnya, di

  • Balasan Istri Buta    Mulai Bertindak

    Saat tiba di dalam kamar mandi, Hesti terus saja menjerit kesakitan sambil mengguyur pahanya dan juga area intinya yang tersiram jus buah yang dia buat.Kulit wanita itu nampak melepuh, bahkan area intinya juga mengalami hal yang sama. Hesti semakin berteriak dengan begitu kencang, karena walaupun

  • Balasan Istri Buta    Mulai Ketahuan

    Hari ini dokter mengatakan kalau Hana sudah boleh pulang, dia merasa lebih baik kalau tinggal di rumah sendiri, karena pasti akan lebih nyaman daripada tinggal di rumah sakit. Walaupun memang kakinya belum bisa lancar dalam berjalan, dia bertekad akan berusaha untuk belajar berjalan kembali. Dia

  • Balasan Istri Buta    Terpuruk

    "Bagaimana, Sayang? Apa kamu sudah ingat semuanya?" tanya Bara ketika melihat istrinya yang malah asik melamun.Pria itu mengusap puncak kepala istrinya dengan begitu lembut, lalu Bara mengecup kening istrinya. Dia terlihat begitu perhatian dan juga pengertian terhadap istrinya tersebut.Mendengar

  • Balasan Istri Buta    Gelap

    "Mas! Mas Bara! Kamu di mana, Mas?!"Hana berteriak dengan begitu kencang memanggil nama suaminya, dia baru saja sadar dan membuka matanya. Namun, dia tidak bisa melihat apa-apa.Semuanya nampak gelap, dia yang seperti berada di dalam gua yang begitu dalam. Tidak ada cahaya sedikit pun, sehingga di

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status