LOGINAris bergegas mengemasi pakaiannya, berderai keringat, nafasnya memburu tak karuan. Sementara di luar jeritan orang tertindas dan lolongan kebencian massa saling bersautan. Toko-toko dan kendaraan dibakar. Langit sedang dipenuhi asap hitam dan tangisan kaum perempuan. Di sisi lain, Asha dengan langkah yang gontai, berusaha mencari kekasihnya. Betapapun kacaunya keadaan di jalanan. Setibanya di tempat tinggal Aris, dia mendapati bahwa pintunya tergembok. Ada sedikit angin yang melegakan tenggorokan, setidaknya Aris masih ada di bumi tentu karena dia masih sempat mengunci pintu. Asha memutuskan kembali ke tempat persembunyian, alih-alih Aris sudah pergi kesana. Sayangnya segerombolan massa telah menghadang. Siap dengan segala aksinya. Asha kelimpungan, gemetar seluruh badan. Suaranya tercekat, sementara air mata terus meluncur bebas tanpa henti. kakinya seperti mati. Dalam batinnya dia menggaung pasrah, di pikirannya dia mengenang nama Aris.
View More“Apa Zaki berbuat sesuatu kepadamu?” Asha bertanya sekenanya. Dia hampir kehabisan topik. Sementara Aris dari bangku sopir hanya terlihat melempar senyum miring, sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Asha menggigit jarinya begitu menyaksikan raut wajah Aris, apa pertanyaanku salah? Dalam benaknya dia bertanya.“Sesuatu seperti apa yang kamu maksud?” Akhirnya ada tanda kehidupan disana, mengundang Asha untuk segera menoleh. Semula dia berpikir tidak akan bertanya lagi jika Aris masih mengabaikannya.“Kamu lebih banyak diam hari ini, jadi aku mencoba menebak. Jangan-jangan Zaki juga meracunimu supaya tidak berhubungan denganku lagi. Atau kamu sedang sariawan sehingga malas bicara?”Lagi-lagi Aris hanya menyeringai. Detik itu juga, Asha bertekad untuk tidak bertanya lagi sebelum Aris yang terlebih dahulu memulai percakapan.Mobil box sudah kembali terparkir di kandangnya. Tepat sebelum mereka turun dari mobil, Aris menyem
Jauh sebelum pertemuan malam itu terjadi.Semenjak keberangkatan Asha ke kota, kehidupan Afi nampak carut-marut. Dia bisa saja menahan rindu kepada kekasihnya di saat menjalani hubungan jarak jauh seperti yanag biasa dia lakukan, tapi kali ini bukan sebatas itu. Afi putus harapan. Mungkin ketika kepulangan Asha berikutnya bukan menjadi haknya lagi untuk menuntut waktu bersama, sekedar melepas rindu. Afi terlihat begitu tertekan setelah berpisah dengan perempuan kesayangannya. Karena hal itu, dia menjadi laki-laki yang tempramen, emosinya menggila tak terkendali. Hal sepele saja cukup mampu menyulut amarahnya dan seringkali dia melampiaskannya dengan berbuat kasar kepada orang-orang terdekat.Terlebih ketika ibunya memutuskan untuk menjodohkannya dengan anak seorang juragan bernama Sheli. Sosok perempuan yang tidak kalah cantik dengan perempuan dambaannya. Sayangnya, Sheli adalah jenis manusia yang hanya diam saja ketika seseorang berbuat sesuatu terhadapnya. Dengan beg
Asha berjalan gontai menuju pangkalan angkutan umum setelah bersikeras menolak tawaran Aris untuk mengantarnya pulang. Dia yang paling tahu cara untuk menyembuhkan lukanya sendiri. Aris menyerah, dia tidak mau tindakannya justru membuat Asha semakin kesulitan. Berulangkali tangannya sigap mengusap air mata yang berhasil membobol benteng pertahannannya. Dalam benaknya, dia terus bertanya-tanya, apakah Dewi melakukannya secara sadar? bahkan setelahnya pun dia tidak sedikitpun berinisiatif menemui Asha unutk sekedar meminta maaf atau memastikkan keadaan Asha, meskipun jawabannya jelas tidak baik-baik saja. Dengan begitu, sedikitnya Asha merasa lega mungkin temannya hanya tak sengaja melakukannya.Dia menarik nafas panjang, memulihakan kondisi batinnya. Dia akan bergabung dengan beberapa orang yang sudah memposisikan diri di sudut ternyamannya masing-masing di dalam angkutan umum. Beruntung sopir tidak menyalakan lampu mobil, sehingga dia bisa menyembunyikan mata sembabnya. Selam
Siang ini, Asha tampak kurang menikmati makanannya. Matanya tidak bisa berhenti mengawasi satu sudut yang di sana Dewi tampak begitu dekat dengan Zaki. Dalam benak Asha, dia terus bertanya sejak kapan hubungan mereka menjadi dekat. Atau mereka sebenarnya bertetangga.Belum selesai Asha menghabiskan makanannya, Zaki dan Dewi terlihat berlalu meninggalkan warteg. Asha yang menyadari kepergian mereka, secepat kilat menyusul dan mengabaikan nasi yang masih menggunung di piringnya. Dia terus mengamati kedua punggung yang nampak bergerak seirama dengan langkah kaki, lamat-lamat dari kejauhan. Ketika hampir mencapai pintu masuk gedung produksi, mereka berpisah lantaran Zaki menghentikan langkahnya sementara Dewi sudah masuk terlebih dahulu.Asha tercekat ketika Zaki berbalik badan. Kini mereka saling berhadapan, meski terpisah jarak yang cukup jauh. Sepertinya Zaki menyadari keberadaan Asha yang mengawasinya sedari masih di warteg. Tubuh Asha semakin gemetar tak k
Menyadari akan malam yang semakin larut, Asha mendorong kepala afi dari dekapannya tiba-tiba. Khawatir kalau saja ada orang yang menduga buruk setelah melihat mereka berdua. Sontak membuat Afi yang sudah sempat mengatupkan matanya terbelalak."Orang-orang sudah tertidur, Sha. Mana sempat m
Jutaan rintik hujan telah lepas dari tempat persemayamannya. Afi terpaksa membopong tubuh Asha yang sudah tak berdaya. Tidak sampai lima menit, tubuh kekarnya berhasil membawa Asha sampai di area dimana dia memarkirkan Astrea, dibantunya Asha mencapai jok belakang. Mereka tak berniat mencari temp
Awan gelap tersemat di ruang luas yang terbentang di atas bumi, beriringan dengan sapuan angin yang memporak-porandakan daun kering. Sepasang kekasih tengah duduk saling menyender dibawah Pohon Ketapang, matanya bebas menjelajah setiap jengkal keindahan Waduk Sempor. Ketika menyadari langit akan
1996, Pasar Kebumen.Peluh kian mengucur. Liar melumat pelipis hingga ke pipi yang sedikit berisi dan berhasil meninggalkan jejak bulatan basah di kemeja lengan pendek bermotif garis-garis vertikal. Selaras dengan kembang kempis diafragmanya, cukup kasar, sekali-dua kali mengibaskan tangan












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.