LOGINKado pernikahan harusnya bahagia, namun tidak terjadi untuk seorang Amel yang memergoki suaminya, Yuda sedang beradegan panas dengan anak dari sahabat ibu mertuanya, Rania. Sebuah penghianatan, tapi anehnya Amel-lah yang dituduh berselingkuh karena Yuda mendapatkan fotonya bersama dengan seorang laki-laki. Kemudian Amel dinyatakan mandul lalu diusir dari rumah dan diceraikan tanpa dia bisa menjelaskan apapun. Demi bertahan hidup, Amel menerima pekerjaan seorang pelayan pribadi Zack Lee—laki-laki muda yang sukses dengan bisnisnya, namun memiliki hobi aneh—senang sekali menyusu dan harus menemaninya tidur.
View MoreBeberapa bulan telah berlalu dengan cepat. Sampai tiba saatnya hari ini, rumah sakit terlihat lebih ramai dari biasanya. Zack sudah mondar-mandir sejak satu jam lalu di depan ruang pemeriksaan kandungan.“Duduk dulu, Tuan. Anda membuat saya ikut pusing,” tegur Leticia yang sejak tadi memperhatikan tingkah atasannya.“Duduk? Yang benar saja. Mana Aku bisa tenang?” ujar Zack yang sudah kebakaran jenggot saat ditegur oleh Leticia.“Ini hanya pemeriksaan rutin.” Tegas Leti lagi.“Justru itu,” jawab Zack cepat. “Kalau ada apa-apa bagaimana?” Leticia menyerah. Tidak ada gunanya berdebat dengan laki-laki yang sedang panik karena istrinya hamil.Di dalam ruang pemeriksaan, Aku justru terlihat santai sambil berbincang dengan dokter kandungan.“Jadi akhir-akhir ini mualnya masih sering?” tanya dokter sambil melihat hasil pemeriksaan sebelumnya. Aku mengangguk kecil.“Lumayan sering, Dok. Tapi, masih bisa ditahan.” Dokter tersenyum lalu mulai mengoleskan gel di perutku untuk pemeriksaan USG.
Zack bangun lebih pagi, dia mengatur ulang kondisi kediamannya. Banyak perintah yang dia keluarkan hanya untuk menjaga diriku.Tentu saja seperti yang dia katakan, bukan hanya Leticia atau Jimmy yang berjaga. Dia menambahkan beberapa pengawal untuk menjagaku. Hmm, lebih tepatnya bulan menjaga, itu adalah bagian dari sikap overprotektif nya.Aku sampai nggak habis pikir, baru saja pikiranku melayang sambil menggeleng kepala melihat Zack yang memerintah kesana-kemari.Kalau dibilang, itu seperti suasana pasar tradisional yang tiba-tiba pindah di kediaman mewah Zack.“Awas pelan-pelan, Sayang! Hati-hati!” aku terkejut saat mendengar suara panik Zack seperti kebakaran jenggot.Aku baru mengambil minuman kaleng dari lemari pendingin. Saking kesalnya, aku malah mendengus dan mendecakkan lidah.“Nggak usah lebay deh! Aku itu cuma ngambil minuman kaleng dari lemari pendingin, bukan angkat lemari pendinginnya!” Kakiku menghentak lagi di lantai.“Aduh-aduh, hey, pelan-pelan, hati-hati, jangan
“Kamu lucu banget Mas Yuda. Aku benar-benar nggak ngerti jalan pikiranmu!” Aku gak menggubris ucapan.Dulu hal yang aku inginkan adalah kepercayaan Mas Yuda. Mau aku menjelaskan semua tuduhan malam itu, Mas Yuda tetap saja nggak mempercayaiku. Jadi, seharusnya saat ini aku nggak dibilang sedang bersikap kejam kan? Aku hanya ingin membalas semua rasa sakitku. Aku nggak membalas mereka, tapi Tuhan memang benar-benar adil. Tanpa diminta dia akan melakukan pembalasan sesuai dengan jalannya. Dan aku, layaknya sebagai penonton, kali ini hanya bisa menatap. Aku pergi meninggalkan mereka. Tidak ingin lagi merasa terbebani oleh permintaan maaf Mas Yuda. Anggap saja semua itu memang karma mereka. Kalau aku bisa melewatinya, harusnya Mas Yuda sebagai laki-laki, bisa melewati semuanya.Aku nggak menoleh lagi, mungkin saja saat itu Mas Yuda sedang melihat punggung kepergianku bersama dengan seorang laki-laki dan tentu saja orang-orang yang disiapkan oleh Zack untuk melindungiku. Zack bisa dibi
“Kalian sudah selesai?” Zack terkejut saat dia membuka pintu, Jimmy dan Adolf sudah di hadapannya. Tak lupa Donna yang dijemput Leticia juga sudah dihadapannya.“Sedang apa kalian disini? Kalian sedang menguping!?” dengus Zack.“Seharusnya ini tidak dibilang menguping. Kau saja yang tidak tahu malu. Itu ruangan pribadiku, sekarang menjadi tercemar karena ulahmu!” Jimmy gak peduli lagi kalau Zack akan memarahinya.“Apa kau bilang?” Zack malah membulatkan matanya dengan lebar.“Sudahlah. Aku tidak bilang apapun. Anggap saja kau salah mendengar!” dengus Jimmy lagi.Aku menepuk punggungnya Zack supaya dia memberikan aku jalan, ‘Maaf sayang, ini semua karena ulahnya. Dia mengomel!” Zack seperti anak kecil yang mengadu.Adolf pura-pura nggak mendengar. Akhirnya Jimmy hanya bisa meremas rambutnya yang tidak gatal.Aku melihat Donna, “Donna!” teriakku. Mendorong pelan tubuh Zack dan memeluk Donna.Donna sedikit melirik Zack, dia juga takut kalau-kalau Zack marah dan menembaknya hanya karena a
“Apa ini cukup?” aku terkejut saat tanganku disentuh Zack, dia sudah kembali dengan jajanan yang kuminta.“Makasih!” aku menerima dua kotak burger dan kentang goreng, “Tuan!” Adolf dari samping memberikan minuman yang disuruh tuannya juga.Aku benar-benar sakit hati, selama ini aku nggak pernah di
Tubuhku gemetar dan terjatuh dilantai. Benar-benar gak sangka akan menyaksikan hal yang gak seharusnya aku lihat. Wanita itu bersimbah darah. Darahnya langsung mengalir di lantai karena tembakan 3 kali tadi. Zack berbalik setelah memberikan senjata api tadi pada Adolf.Napasku memburu. Takut. Ini n
Zack Lee melirik ke arah ranjang istimewa yang sudah dipersiapkan Adolf. Seorang wanita dengan kedua tangan terikat di ranjang dan matanya ditutup terlihat disana. Zack mengambil napasnya sesaat dan masuk ke kamar mandi, dia perlu membersihkan diri sebelum melakukan ritual tidurnya.Hanya beberapa
Semua seperti mimpi. Aku bahkan nggak menyangka, rumah tanggaku hanya dalam satu kali kedipan mata berakhir. Aku masih belum mempercayai itu.“Yuk, makan, gue temenin Lo makan,” Donna berkata lagi dan membantuku turun dari ranjangnya. Kaki telanjangku menyapa lantai. Sedikit bergetar karena mungkin












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.