ホーム / Mafia / Gadis Tawanan Tuan Mafia / Bab 111. Malam Pertama

共有

Bab 111. Malam Pertama

作者: RKamila
last update 公開日: 2026-08-04 17:30:33

“Ternyata sudah jam 00.00,” bisik Alena.

Alena meraih HPnya, rupanya sudah tengah malam. Listrik padam lagi, hanya lampu emergency di Rajut Asri yang masih menyala redup.

Alena mendengar jika hujan turun lagi, suaranya menetes dari talang seng ke tanah yang becek.

Di dalam ruko, Alena tidak tidur membuat area matanya menghitam. Ia duduk di kursi kasir, sembari memeluk William yang masih di pangkuannya.

Alena belum membawa William ke kamar, hanya selimut tipis yang menutupi mereka berdua.

Di
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Gadis Tawanan Tuan Mafia   Bab 194. Diantara Masalalu Dan Cinta

    "Apa?" tanya Alena. "Kamu, Alena!” ucap LeonardSekekita Alena membeku. "Jangan libatkan aku dengan keserakahanmu itu!”"Tidak,” suara Leonard berubah lebih dingin."Aku tidak pernah menginginkanmu sebagai korban,”"Jika begitu, lalu sebagai apa?" tanya Alena. Hening! Kemudian jawabannya datang secara perlahan."Sebagai pewaris!”Alena mengerutkan kening. "Apa maksudmu?""Richard sudah menyembunyikan sesuatu darimu,” ucap Leonard. "Dan kamu tahu itu?" tanya Alena. "Aku tahu semuanya,” pekik Leonard. "Kalau begitu katakan!" sentak Alena. Leonard tertawa. "Temui aku,”"Di mana?" tanya Alena. "Tempat pertama kali kamu menerima hadiah dariku!” ucap Leonard. Alena langsung terdiam. "Rumah lama Volkov?""Benar sekali,” jawab Leonard. Kieran langsung menggeleng.Namun Leonard melanjutkan. "Datang lah sebelum malam!”"Kalau aku tidak datang?" tanya Alena mNada suara Leonard langsung berubah. "Kalau begitu, kamu tidak akan pernah tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Eleanor dan Adr

  • Gadis Tawanan Tuan Mafia   Bab 193. Wajah yang Kembali

    Angin pagi melewati wajah Alena dan u ntuk sesaat, ia merasa masa lalu sedang berdiri tepat di belakangnya. Bukan sebagai kenangan, melainkan sebagai ancaman.Kieran menggenggam tangan Alena dengan erat. "Kita akan segera menemukannya,”Alena menatap Kieran. "Bagaimana kalau orang itu masih ada di dekat kita?""Kita cari,” cetus Kieran. "Bagaimana kalau dia sudah mengawasi kita selama ini?" tanya Alena kembali. Kieran langsung menatap sekelilingnya, kemudian suaranya menjadi rendah."Kalau begitu…," Kieran menarik Alena untuk mendekat. "...sekarang dia yang harus berhati-hati,”Namun sebelum mereka masuk mobil, tiba-tiba ponsel Kieran berdering. Dari nomor yang tak dikenal.Lalu Kieran mengangkatnya, tidak ada suara.Hanya rekaman suara anak kecil.Suara seorang anak perempuan. "Kak Alena…,"Alena langsung membeku karena itu adalah suara masa kecilnya, rekaman lama. Kemudian suara seorang pria terdengar.Tenang dan lembut, hampir seperti suara seseorang yang pernah menghiburnya."Ka

  • Gadis Tawanan Tuan Mafia   Bab 192. Hanya Pintu Pembuka

    Foto itu diletakkan di atas meja dan di sebelahnya terdapat dokumen R-09, dua benda yang sederhana. Namun keduanya seperti serpihan dari masa lalu yang perlahan menyusun sebuah luka lama."Kalau Gabriel memang terlibat…?" Kieran berhenti sejenak. "Kenapa Richard tidak pernah menyebut namanya selama ini?""Itu yang membuatku takut, Kieran," lalu Alena menatap foto itu. "Karena mungkin... Ayah tidak tahu,”Kemudian Kieran mengangguk. "Atau dia tahu, tapi tidak sempat untuk membuktikannya?”Alena terdiam, seketika air matanya jatuh tanpa suara. "Aku selalu berpikir bahwa keluargaku hancur karena mereka memang yang memilih dunia itu,” ucap Alena lalu ia tersenyum getir. "Viktor, mafia, pengkhianatan... aku pikir ini semuanya terjadi karena kesalahan mereka sendiri,”Kieran menggenggam tangannya. "Tapi sekarang?""Sekarang aku sadar…," suara Alena terdengar bergetar. "Mungkin ada seseorang yang membuat keluargaku terlihat bersalah,”Kieran tidak menjawab ia hanya mengusap punggung tangan

  • Gadis Tawanan Tuan Mafia   Bab 191. Orang yang Terlalu Dekat

    Kieran langsung menatapnya. "Kamu kenal?”Alena menggeleng perlahan. "Tidak,”Suara itu kembali terdengar. "Kami tidak datang untuk mengambil anakmu,”Alena mengepalkan tangan."Kami hanya ingin sesuatu yang menjadi milik keluarga Volkov,”Kieran berbisik. "Mereka tahu tentang dokumen itu?”Alena menatap laptop yang ada di ruang tengah. "Biarkan mereka mengira dokumennya masih di sini!”Kieran tersenyum tipis karena untuk pertama kalinya di malam itu, ia melihat sorot mata Alena berubah. Ketakutan perlahan digantikan oleh keberanian."Kalau mereka datang mencari perangkap…,"Alena mengambil flashdisk yang berisi salinan asli dan memasukkannya ke saku. "...kita beri mereka perangkap!”Kieran menatapnya beberapa saat kemudian ia tersenyum. "Itulah Alena yang kukenal,”Tak berselang lama akhirnya pintu depan pun terbuka, bukan karena mereka membukanya melainkan karena kuncinya sudah dibobol.Empat pria masuk dengan pakaian berwarna hitam, gerakannya sangat terlatih. Namun sebelum mereka

  • Gadis Tawanan Tuan Mafia   Bab 190. Perangkap yang Berbalik Arah

    Alena berbisik. “Dia masih di dekat kita?” Kieran menatap layar. “Ya!” Kemudian Alena menghapus air matanya. “Kalau begitu kita tidak akan mengejarnya!” Kieran langsung menoleh. “Kita?” Alena mengangguk. “Kita akan buat dia datang kepada kita,” Senyum tipis muncul di wajah Alena dan untuk pertama kalinya, ada sesuatu yang berbeda dalam tatapannya. Bukan lagi seorang putri yang mencari asal usul keluarganya, melainkan seorang perempuan yang mulai memahami cara dunia mafia bekerja. Lalu Alena mengangkat ponselnya. “Sebarkan kabar bahwa aku sudah menemukan dokumen Volkov!” Kieran mengerti. “Dan katakan bahwa aku akan menyerahkannya kepada pihak berwenang!” Alena mengangguk. “Padahal? Kita simpan salinannya,” Kieran tersenyum. “Juga kita memasang jebakannya,” “Ya,” Alena menatap foto keluarganya. “Kalau dia begitu takut pada dokumen ini…,” Alena menarik napas. “…berarti dia akan datang mengambilnya!” Di luar rumah, angin malam berembus semakin kencang dan jauh di

  • Gadis Tawanan Tuan Mafia   Bab 189. Kotak Terakhir Milik Volkov

    Samuel menatapnya dengan wajah tegang.“Richard pernah mengatakan kepadaku…,”“Apa?” tanya Alena. “Suatu hari nanti, kalau semua orang yang dia percaya mengkhianatinya, hanya satu orang yang masih boleh membuka tempat terakhirnya,” kata Samuel. Alena menatap kunci itu. “Siapa?”Samuel menjawab pelan. “Putrinya,”Jari Alena langsung bergetar, lalu ia memasukkan kunci dan terdengar suara Klik.Kotak terbuka tidak ada senjata di dalamnya dan tidak ada uang, juga tidak ada benda yang aneh.Hanya beberapa lembar dokumen, sebuah kartu memori, dan satu surat yang ditulis tangan.Alena mengambil surat itu dan di bagian depan tertulis. “Untuk Alena,”Napas Alena seketika tercekat lalu ia membuka secara perlahan, tampak tulisan Richard memenuhi halaman. “Alena, jika surat ini sampai ke tanganmu, berarti aku gagal melindungi keluargaku,”Air mata Alena langsung jatuh.Kieran berdiri diam di sampingnya.Alena terus membaca. “ Jangan percaya semua yang dikatakan orang tentang Papa,”Tangan Alena

  • Gadis Tawanan Tuan Mafia   Bab 6. Bukti Pertama

    “A—apa? Bekerja? Bekerja apa?” Alena bertanya-tanya. Kieran menatap datar ke arah Alena, kesal karena masih harus menjelaskan. Ia kemudian mengedikkan kepala ke arah Jaxon dan memberi perintah, “Jax, jelaskan!” Jaxon menyalakan laptop dan membuka map hitam itu di depan Alena, memintanya untuk mem

  • Gadis Tawanan Tuan Mafia   Bab 5. Malam Pertama di Penthouse

    “Ugh! Sialan!”Alena mendengus kesal setelah sudah berada di kamarnya sendirian. Rencana melarikan dirinya gagal. Tidak di rumah, tidak juga di penthouse mafia ini, ia tidak pernah berhasil lepas dari cengkraman mereka.Tak merasa mengantuk, Alena memutuskan untuk membuka map hitam yang dilempar K

  • Gadis Tawanan Tuan Mafia   Bab 4. Tidak Ada Jalan Keluar

    “Ayo, aku antar ke kamarmu!” kata Jaxon. Alena hanya menunduk pelan, berjalan tertatih mengikuti arah Jaxon. Sebelum itu Jaxon memotong kabel yang mengikat tangan Alena terlebih dahulu, terlihat tangannya sudah terluka parah akibat ikatan yang terlalu kencang. Jaxon lalu memberinya handuk dengan

  • Gadis Tawanan Tuan Mafia   Bab 3. Di Penthouse

    Kriet! Tubuh Alena berjengit kaget, saat pintu mobil terbuka. Ia masih berdiam diri di mobil, takut kalau-kalau melakukan kesalahan. Alena tertegun melihat bangunan Penthouse mewah yang berada di ketinggian 300 meter dari permukaan laut, dengan pemandangan indah kota Novara City. “Sepertinya

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status