Se connecterOperasi yang seharusnya menyelamatkan satu nyawa justru mengubah seluruh hidup Clarissa. Kini ia diburu, kehilangan rasa aman, dan mulai mengingat masa lalu yang seharusnya tidak pernah kembali. Di tengah konspirasi dan bahaya, hanya satu pertanyaan yang terus menghantuinya: siapa sebenarnya dirinya?
Voir plusRuangan kerja itu mendadak sunyi.Hanya suara hujan yang mengetuk kaca jendela, berpadu dengan bunyi detak jam tua yang menggema pelan dari sudut ruangan. Aroma obat-obatan bercampur samar dengan bau kayu lapuk, menciptakan suasana yang menyesakkan.Clarissa masih berlutut di samping Dokter Nathan.Tangannya bergerak cekatan memeriksa kembali tekanan darah, denyut nadi, dan laju napas pria tua itu. Monitor portabel yang dibawanya mulai menunjukkan perubahan. Garis denyut jantung yang semula naik turun tidak beraturan kini perlahan menjadi lebih stabil.Ia mengembuskan napas lega. "Respons obatnya mulai terlihat," gumamnya pelan.William yang berdiri tidak jauh darinya akhirnya sedikit mengendurkan rahang yang sejak tadi menegang."Beliau akan selamat?"Clarissa tidak langsung menjawab.Pandangan dokter itu tetap tertuju pada wajah Nathan yang pucat. Pengalaman bertahun-tahun mengajarinya bahwa racun bekerja dengan cara yang sulit ditebak. Seseorang bisa terlihat membaik dalam beberapa
Jejak yang Tak Pernah HilangRuang penyimpanan kembali sunyi setelah pintu kayu tua itu menutup perlahan.Aroma kertas usang dan kayu lapuk masih menggantung di udara. Clarissa melangkah keluar sambil memeluk boneka kelinci lusuh yang ditemukannya di sudut ruangan. Entah mengapa, jemarinya enggan melepaskan benda itu. Kain yang telah kasar dimakan usia justru menghadirkan kehangatan aneh, seolah ada bagian dari dirinya yang selama ini hilang sedang berusaha pulang melalui benda sederhana tersebut.Di belakangnya, Adrian berjalan lebih lambat.Luka operasi di dadanya kembali berdenyut setiap kali ia menarik napas terlalu dalam. Namun rasa nyeri itu tidak seberapa dibanding kegelisahan yang memenuhi pikirannya.Retakan itu akhirnya muncul.Bukan pada pertahanan musuh.Melainkan pada ingatan Clarissa.Selama bertahun-tahun mereka berusaha memastikan perempuan itu tetap hidup tanpa mengetahui siapa dirinya. Kini, hanya karena sebuah boneka tua, dinding yang selama ini mengurung masa lalun
Boneka kecil itu tergeletak di lantai.Benturannya dengan marmer hanya menghasilkan suara pelan, tetapi gaungnya terasa memenuhi seluruh ruangan. Seolah benda lusuh itu baru saja membuka pintu yang selama bertahun-tahun terkunci rapat di dalam benak Clarissa.Ia membeku.Tatapannya tidak lepas dari boneka berbentuk kelinci itu. Warna putihnya telah berubah menjadi krem kusam dimakan usia. Salah satu telinganya robek, dijahit kembali dengan benang merah yang mulai memudar. Mata kancing sebelah kirinya nyaris terlepas, menggantung pada seutas benang tipis yang sewaktu-waktu bisa putus.Bagi siapa pun, benda itu hanyalah mainan tua yang sudah selayaknya dibuang.Namun bagi Clarissa, ada sesuatu yang aneh.Dadanya terasa sesak tanpa alasan.Perlahan ia berjongkok, lalu meraih boneka itu dengan kedua tangan. Aroma kain tua yang bercampur debu memenuhi indera penciumannya. Anehnya, aroma itu tidak terasa asing.Seolah
Gavin segera memberi instruksi melalui radio. "Tingkatkan status keamanan menjadi Alpha. Tidak seorang pun keluar atau masuk tanpa izin langsung dariku.""Siap."Dalam hitungan detik, mansion yang semula tenang berubah menjadi benteng. Pintu-pintu otomatis terkunci, pagar baja menutup akses utama, sementara puluhan kamera berputar mengawasi setiap sudut halaman.Clarissa memperhatikan semuanya dalam diam. Rumah ini bukan rumah, ini markas.Ia menoleh kepada Adrian. "Kau hidup seperti tahanan."Adrian tidak langsung menjawab. Ia berdiri di depan jendela, menatap hujan yang kembali membasahi taman. "Tidak.""Lalu?""Aku hidup cukup lama untuk tahu bahwa lengah hanya sekali berarti mati." Kalimat itu diucapkan tanpa emosi, justru karena terlalu sering menjadi kenyataan.Clarissa menatap punggung pria itu. Ada kesunyian yang aneh menyelimuti Adrian. Di balik kekuasaan dan semua pengawalnya, pria itu tampak sang






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.