ANMELDEN"Kamu memenjarakan Anita sebagai gantinya, apa kamu tidak takut kalau Kediaman Pangeran Andy mempercepat eksekusinya?" Setelah memasangkan mahkota pengantinku di kepala Sofia, Arsen pun berkata tanpa mengangkat kepalanya, "Aku Wakil Kepala Pengadilan Kekaisaran. Tanpa perintahku, siapa yang berani mengeksekusinya?" "Aku hanya meminjam identitas Sofia selama tiga hari. Setelah keadaan kembali tenang, aku pasti akan menukar mereka kembali." Ibu mertuaku justru berkata dengan nada rendah, "Tujuh tahun lalu, ketika Keluarga Wiranto difitnah orang lain, Anita yang menjual kediaman leluhurnya. Dia bahkan mewakilimu untuk menerima tiga puluh pukulan demi mengantarkan bukti kepada Sang kaisar." Mendengar kata-kata itu, jari tangan Arsen sempat bergetar. "Aku tidak pernah melupakan kebaikannya." "Meski dia tidak menyukai Sofia, aku juga tidak pernah berniat untuk menceraikannya." Sebelum fajar, Permaisuri Pangeran Andy membawa titah kekaisaran ke penjara. Dia sangat yakin bahwa Arsen akan menyalahgunakan kekuasaannya, dia sengaja meminta titah kekaisaran agar eksekusi Sofia dimajukan menjadi pukul lima pagi. Setelah membenturkan dahi hingga terluka, akhirnya aku berhasil kabur dari penjara. Begitu tiba di luar tempat eksekusi, Arsen sedang melangsungkan upacara pernikahan bersama Sofia. Melihat tubuhku berlumuran darah, ekspresi di wajahnya sontak berubah. Dia segera melepaskan jubah pengantinnya dan menyelimutiku. "Kok kamu sampai terluka seperti ini?" "Bukankah aku menyuruhmu untuk menungguku di penjara?" Tatapanku langsung tertuju pada mahkota pengantin di kepala Sofia. Itu adalah seserahan dari mendiang ibuku. Setelah melihat sesuai arah pandanganku, Arsen pun tanpa sadar berdiri di depan Sofia. "Dia baru saja mengalami kejadian yang mengejutkan, jadi pinjam gaun pengantinmu untuk mengusir kesialannya." "Anita, kamu cuma dipenjarakan selama tiga hari. Kenapa kamu tidak sanggup menahannya?" Genderang kematian kembali bergema dari lapangan eksekusi. Aku melepaskan jubah pengantinnya. "Arsen, bukankah kamu ingin menyuruhku untuk menggantikannya mati?" "Kalau begitu, kalian pergi saja. Jangan sampai terlambat."
Mehr anzeigenSebulan kemudian, titah kekaisaran akhirnya dikeluarkan.Sofia tetap dijatuhi hukuman pancung sesuai Keputusan sebelumnya.Sebelum dieksekusi, dia menangis dan memohon untuk menemui Arsen. Namun, Arsen tidak menemuinya.Dengar-dengar, dia terus berteriak bahwa dirinya tidak bersalah.Namun, dialah yang menabrak putra Pangeran Andy hingga tewas. Dialah yang menutupi informasi agar tidak tersebar, bahkan dialah yang mengenakan gaun pengantin milikku untuk menjalani upacara pernikahan.Kini, tidak ada seorang pun lagi yang bersedia menanggung kesalahannya.Arsen dijatuhi hukuman pukulan sebanyak enam puluh kali, kemudian diasingkan ke daerah perbatasan. Seumur hidupnya, dia tidak bisa menduduki jabatan kekaisaran lagi.Saat Arsen hendak meninggalkan Ibu Kota, hujan turun sangat deras.Setelah membeli bahan makanan dari luar, Mbok Dina mengatakan bahwa rombongan yang mengawal para terpidana akan melewati Jalan Timur.Dia berdiri di ambang pintu dapur dan menatapku sejenak."Nona Anita, ben
Setelah meninggalkan Kementerian Kekaisaran, aku pun kembali ke Kediaman Wiranto.Kain sutra merah di gerbang kediaman itu belum dilepas semuanya.Angin pun berembus. Separuh kertas merah yang melambangkan kebahagiaan ganda dalam pernikahan masih menempel di kusen pintu, warna merahnya begitu mencolok hingga terasa menyilaukan.Mbak Dina menganggapnya sebagai pembawa sial. Tanpa ragu-ragu, dia langsung merobeknya."Pernikahan yang diadakan dengan mengorbankan nyawa Nona Anita, mereka tidak takut akan dihantui mimpi buruk pada malam hari, 'kah?"Para petugas menghitung barang seserahan satu per satu sesuai daftar seserahan.Mutiara yang hilang berhasil ditemukan kembali di dalam kotak rias Sofia.Kain brokat bermutu tinggi sudah dipotong dan dijahit menjadi pakaian baru untuknya. Sebab itu, pihaknya hanya bisa mengganti kerugian sesuai harga kain tersebut.Gelang giok peninggalan ayahku sudah kembali kukenakan di pergelangan tangan.Sementara itu, mahkota pengantin peninggalan ibuku dim
Setengah bulan kemudian, Kementerian Kekaisaran membuka kembali kasus ini untuk disidang ulang.Tenggorokanku masih terasa sakit.Kalau berbicara terlalu cepat, rasanya seperti menelan segenggam pecahan porselen.Mbok Dina memapahku untuk duduk di bawah balai persidangan, kemudian meletakkan secangkir air hangat di sebelah tanganku.Sofia berlutut di sisi lain.Dia sudah melepaskan gaun pengantinku dan sekarang mengenakan pakaian tahanan berwarna abu-abu pucat.Pemilik toko obat dipanggil terlebih dahulu."Obat pembungkam itu dibeli oleh pengurus Kediaman Wiranto.""Dosis di dalam resepnya terlalu kuat. Saya pernah mengingatkannya bahwa obat itu bisa merusak tenggorokan kalau sampai meminumnya."Setelah itu, pengurus Kediaman Wiranto pun mengakui bahwa Arsen yang memerintahnya untuk menukar kartu identitasku, kemudian memasangkan papan tahanan milik Sofia padaku.Pelayan muda yang disuruh menyampaikan informasi juga memberikan kesaksiannya mengenai kejadian sebelum pukul lima pagi.Sof
Arsen melangkah maju satu langkah.Aku segera mundur ke belakang.Gerakanku terlalu tergesa-gesa, sehingga menyenggol mangkuk obat di sebelah tangan tabib wanita tua itu.Pecahan porselen berhamburan di lantai.Melihat situasi itu, Arsen pun berhenti."Jangan takut.""Aku tidak akan menyentuhmu."Perkataan itu terdengar begitu konyol saat keluar dari mulutnya.Aku menundukkan kepala dan melihat bekas jeratan berwarna merah tua di pergelangan tanganku.Dia juga melihatnya."Anita, aku pikir diriku bisa menunda mereka.""Aku tidak pernah berniat untuk membiarkanmu mati."Aku membuka mulut, tetapi tenggorokanku hanya mampu mengeluarkan suara serak yang terputus-putus."Suara genderang."Dia tertegun sejenak.Aku menunjuk ke arah lapangan eksekusi, lalu mengulanginya sekali lagi."Suara genderang."Saat membubuhkan segel jabatan pada dokumen itu, dia jelas-jelas mendengar suara genderang tersebut.Bahu Arsen perlahan-lahan menurun."Aku sudah mendengarnya.""Tapi, aku pikir selama aku bisa












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.