LOGIN"Kenapa kalian tidak menikah saja? Satu bisu satunya lagi berandalan pengangguran. Kalian pasangan yang cocok!" *** Savanah yang tadinya akan menikahi Moreno malah berakhir menjadi istri Storm Schaeffer, kakak tiri Moreno yang berandalan dan pengangguran. . Bagaimanakah masa depan pernikahan Savanah dan Storm, si bisu dan berandalan pengangguran? . "Jika kau mau menerima pernikahan ini, aku tidak akan menyia-nyiakanmu sebagai istriku. Aku memang berandalan, tapi aku bukan pengangguran! Mereka hanya tidak tahu bisnis yang kukerjakan. Padahal, mereka membeli dan memamerkan produk yang kuhasilkan sebagai lambang kesuksesan dan prestis mereka." . Lalu apakah bisnis tersembunyi Storm yang tidak seharusnya dipandang sebelah mata? . Ikutin yuks kisah nano-nano mereka!
View More“Sekolah yang baik, ya!” Storm memeluk satu per satu anak-anak ketika mengantarkan mereka ke gerbang sekolah.“Dah, Daddy, dah Mommy! Dah Aspen! See you all!”Sky dan River menyahut ceria karena hari ini mereka diantar sekolah oleh daddy dan mommy bersama-sama. Rasanya senang sekali.Setelah kedua bocah itu tak terlihat lagi dari depan gerbang sekolah, Storm pun merangkul Savanah menuju mobil.Aspen berada di genggaman tangan Savanah.“Kita akan ke rumah baru. Oliver menunggu di sana.”Savanah mengangguk lalu tersenyum.Dengan mengikuti share loc dari Oliver, Storm melajukan mobilnya.Mereka berhenti di depan sebuah perumahan mewah yang memiliki keamanan tingkat tinggi di sana.Security terlihat berjaga di depan pos perumahan.Dan Oliver sudah menunggu di sana dengan mobilnya.“Ini bos saya,” kata Oliver pada security di sana.Mereka mengangguk lalu mempersilakan mobil Storm lewat.Savanah menatap kagum pada tempat itu. Setiap rumah yang mereka lewati terdapat beberapa lantai dan sang
Savanah memeluk Storm dari belakang, mengalungkan lengannya di leher Storm, lalu berbisik lembut, “Redakan amarahmu. Langit sudah gelap, tidak baik menahan marah sampai esok hari.Kita akan membekali Sky, River, dan Aspen dengan pembelajaran bahwa jika ayahmu mendekati mereka lagi, lalu mengajak pergi bersama, mereka harus pastikan bahwa kita berdua ikut, atau setidaknya diberitahu.”Selesai berbisik, Savanah menciumi tengkuk pria itu agar amarahnya sedikit teralihkan.Benar saja, Storm mulai meletakkan ponselnya lalu memanjangkan lengannya ke arah belakang dan merangkul leher Savanah. Dia lalu membawa sang istri ke depan dan kini posisi Savanah yang didekapnya dari belakang.Seakan hasrat sudah mengambil alih, kini giliran Storm yang menciumi tengkuk Savanah setelah dia menyampirkan rambut panjang Savanah ke bahu kiri sang istri.Leher putih, mulus, dan jenjang itu begitu menggoda, membuat kemarahannya pun sedikit mereda digantikan hasrat yang mengembang apalagi rasa frustrasinya tad
Savanah menatap Braxton yang menjawab tanpa rasa bersalah sama sekali. Pria itu malah terkesan menikmati kekesalan dan kekhawatiran Savanah.Tidak tahukah dia bahwa Savanah begitu khawatir pada River sampai-sampai dia tidak nafsu makan, bahkan tidak mengingat bagaimana Sky dan Aspen makan malam tadi. Apakah mereka makan dengan benar, dengan cukup? Atau malah mereka hanya memainkan makanan mereka?Andai bisa, Savanah rasanya ingin meninggalkan Braxton tanpa kata sama sekali dan langsung membawa anak-anak dan keluarganya masuk. Biarkan saja dia merasa tidak dianggap.Tapi ada ayah dan ibunya yang turut mendelik tajam pada Braxton. Hanya saja pria itu seakan tidak menganggap kekesalan mereka semua dengan serius. Braxton malah membiarkan wajahnya terlihat senang seperti tak ada rasa bersalah pada Savanah dan yang lainnya.Dia menunjuk sekotak hadiah besar yang dipegang River.“Kakek kenapa mengajak River jalan-jalan tidak izin dulu dengan mommy dan daddy? Asal kakek tahu, Mommy dan Daddy
Storm marah. Dia pun mengajak Savanah dan anak-anak untuk segera pulang. Perjalanan yang tadinya terasa menyenangkan dengan berjalan santai bersama, kini terasa terlalu panjang seakan tak berujung.“Mommy, kenapa dengan River? Bukankah kata Mommy, kakek Braxton adalah ayahnya daddy? Mungkin saja Kakek Braxton sedang bermain bersama River.”Celotehan Sky membuat Storm terperangah. Savanah pun ikut kehilangan kata-katanya.Mereka berpandangan dan merasa sulit untuk menjelaskan pada Sky.Sudah jelas Savanah tidak ingin menjelekkan Braxton di depan anak-anak mereka. Biar bagaimanapun Braxton adalah ayahnya Storm. Tidak baik jika dia menjelekkannya di hadapan anak-anaknya.Dan sekalipun Storm tidak peduli jika sifat asli ayahnya dikuak di depan anak-anaknya, dia tetap tidak menyalahkan Savanah. Storm menghormati keputusan Savanah untuk tetap menjaga image ayahnya.Storm juga mengerti jika dari sudut pandang anak-anak, mereka masih sep
“Apa katamu? Siapa yang kau bilang bersenang-senang di luar?”Sebuah suara dari pintu mengagetkan Merlyn. Wanita itu menoleh dan melihat Liora berada di ambang pintu dengan sekantung kertas berisi barang belanjaan dibekapnya di dada.“Apa yang aku katakan pada Zach, bukan urusanmu!” sahut Merlyn ketus
Hari itu, ibunya Milka mengunjungi Milka di penjara.Milka tersedu sedan meminta agar ibunya berusaha super duper keras untuk membebaskannya dari sana.[Aku tidak tahan lagi di sini, Mom! Tidak tahan!]Dia ingin histeris, sayangnya suara merdunya tak bisa keluar.Milka hanya bisa mengetik di ponsel ibun
Ketika mereka tiba di rumah dan telah tiba di kamar, Storm meminta Savanah untuk menutup matanya.“Sebentar saja,” pintanya dengan senyum misterius.Savanah ikut tersenyum, karena dia pun memiliki sesuatu yang lebih tak terpikirkan oleh suaminya itu.“Aku bertanya-tanya kapan dan di mana kau menyembuny
Berobat pulang pergi dalam beberapa bulan, Savanah mengalami kemajuan yang pesat.Storm sebagai suami pun sudah berlaku seperti polisi. Dia terus memantau perkembangan Savanah. Bahkan setiap hari tidak pernah lupa mengingatkan dan mengawasi Savanah untuk meminum obatnya dan membantu terapi mandiri di






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore