LOGINMelati menjadi seorang istri yang selalu menuruti keluarga suami. Akan tetapi, semuanya berubah setelah hatinya sadar. Bahwa keluarga suaminya tidak lebih dari keluarga benalu. Membuat Melati kemudian meminta keluarga suaminya untuk pergi meninggalkan rumahnya. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Ikutan cerita KUHEMPASKAN KELUARGA BENALU
View MoreKUHEMPASKAN KELUARGA BENALU BAB 351 Tahun kemudian. Reno, lelaki baik hati yang berhasil mencuri perhatian Melati. Tidak pernah terlintas sedikitpun oleh wanita itu jika akan bertemu dengannya.Melati benar-benar beruntung, selain Reno orang yang baik. Pemuda itu cukup tampan, dan satu lagi, kaya. Ya, iyalah, tanpa diduga Reno merupakan anak dari seorang petani yang memiliki berhektar-hektar sawah. Dimana ketika musim panen tiba, hasil padi yang dihasilkan cukup untuk menafkahi keluarga satu kabupaten. Bisa kalian bayangkan betapa banyaknya hasilnya. Keberuntungan tidak sampai di sana saja. Ketika acara pernikahan, sengaja keluarga Reno merayakannya dengan begitu meriah. Ada hiburan campur sari sampai wayang kulit semalam suntuk. Melati benar-benar beruntung, dia memilih membuang batu kerikil lantas diganti dengan berlian. Terlebih keluarga Reno menyambut Melati sebagai menantu dengan tangan terbuka. Keluarga Reno benar-benar baik. Membuat Melati bertambah beruntung. “Mel, jang
KUHEMPASKAN KELUARGA BENALUBAB 33Setelah menerima pesan misterius itu, membuat Melati tidak bisa tidur dengan nyenyak. Mungkin sekitar jam tiga pagi janda tanpa anak itu bisa tidur dengan lelapnya. Hingga membuat Melati telat bangun dari biasanya. Sampai-sampai sudah ada Dinda dan Lina di depan rumahnya. Tangannya menggedor-gedor pintu rumah temannya itu cukup keras. Sampai-sampai beberapa tetangga merasa terganggu. Seperti halnya keluarga Bima. “Haist, siapa sih pagi-pagi begini sudah bikin ribut! Ganggu orang aja,” cicit Bima yang justru hanya mengganti posisi tidurnya. Padahal pagi ini dia harus berangkat bekerja seperti biasa. Begitu juga dengan Sonya. Di kamar Rosita, wanita itu juga terganggu akan panggilan dari rumah sebelah. “Haist, siapa sih pagi-pagi begini sudah bikin ribut,” ucapnya sembari membuka mata. Ingin sekali kembali tidur, tetapi sayangnya matanya sudah tidak bisa terpejam. Rosita mendengus sebal, dia lekas memberingsut dengan bibir terus komat-kamit.“Mela
KUHEMPASKAN KELUARGA BENALU BAB 33 Mobil yang dikendarai Bima melewati rumah mantan istri, yang membuat pemandangan rumah Melati itu tampak berbeda karena adanya sebuah mobil yang terparkir di garasi. Ternyata tidak hanya Bima yang menyadari akan hal itu, melainkan sang istri juga. Bertetangga dengan mantan istri membuat Bima selalu tahu ada hal yang baru di kehidupannya setelah berpisah. Ada kalanya ikut senang, ada kalanya justru terbesit rasa cemburu dan ada titik penyesalan karena telah berpisah. Wanita yang tengah hamil itu memperhatikan rumah Melati dengan seksama. “Mas, itu mobil siapa?” tanyanya tiba-tiba. Bima pura-pura baru melihatnya. Meski kenyataannya sudah sejak tadi dia memantau. “Nggak tahu, saudaranya kali,” jawab Bima asal. Yang dia tahu saudara Melati tidak ada yang memiliki mobil seperti itu. Terlebih kendaraan itu terlihat seperti baru. Sonya percaya begitu saja, dia manggut-manggut meski pandangan tidak lepas dari sana. Bima perlahan memasuka
Bab 25Melati duduk di karpet yang berada di lantai. Sedangkan Dinda dan juga Lina sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Hingga konsentrasi mereka buyar ketika seseorang mengucap salam."Assalamualaikum." "Waalaikumsalam," jawab ketiga wanita itu bersamaan. Netra mereka sama-sama melihat ke arah sumber suara. Dimana sosok laki-laki berdiri tegak di ambang pintu. Bibirnya melengkungkan senyuman sedangkan tatapannya yang tajam langsung bisa menembus hati para wanita. Semua orang tanpa berkedip menatap laki-laki tampan tersebut. Kecuali Dinda yang nampak berdiri menyambut kehadirannya."Eh, Tomi. Kamu kok sudah datang?" Dinda menghampiri. "Iya, kata kamu datang pagi jauh lebih baik.""Oh iya, lupa. Ini kenalkan itu Mbak melati dan juga Mbak Lina." Laki-laki bernama Tomi itu tersenyum kemudian mengulurkan tangannya pada Melati dan juga Lina. Bukannya merespon Lina dan juga Melati justru diam terpesona melihat ketampanannya."Mbak!" Tangan Dinda bergerak-gerak berharap Lina dan juga M












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.