Kau Selingkuhi Aku, Kugapai Pamanmu

Kau Selingkuhi Aku, Kugapai Pamanmu

last updateLast Updated : 2025-08-05
By:  IranaCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
10
21 ratings. 21 reviews
204Chapters
71.2Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Alea tak pernah menyangka bahwa orang yang paling ia percayai justru mengkhianatinya. Kekasih dan sahabatnya—dua orang terdekat dalam hidupnya—ternyata telah lama menjalin hubungan di belakangnya. Malam itu, hatinya hancur saat mendapati mereka di ranjang yang sama. Dalam keputusasaan, Alea melarikan diri ke klub malam dan tanpa berpikir panjang, ia menyewa seorang gigolo. Namun, yang tak ia duga, pria yang menemaninya malam itu bukanlah orang sembarangan. Dia adalah Juno William—bosnya di tempat kerja. Dan yang lebih mengejutkan lagi, Juno ternyata adalah paman dari mantan kekasih yang sudah mengkhianatinya. Pria paling berkuasa dan ternyata posesif pada pasangannya, karena ini pertama kalinya dia jatuh cinta! Mampukah Alea melepaskan diri dari jeratan cinta Juno? Ataukah Alea akan jatuh cinta juga padanya?

View More

Chapter 1

Bab 1. Masih Sempit

Seharusnya, malam itu menjadi salah satu malam paling bahagia dalam hidupnya. Deana Sazmeen dan Alan, tunangannya.

Sedang menuju butik tempat mereka akan melakukan fitting baju pernikahan. Semua terasa begitu sempurna.

Namun, hanya dalam hitungan detik, segalanya hancur.

Malam itu hujan turun dengan deras. Petir menyambar, menggema di antara gedung-gedung tinggi, namun tak ada yang lebih memekakkan telinganya selain suara tembakan yang merenggut nyawa pria yang dicintainya.

“ALAN!” teriak Deana, suaranya pecah.

Alan terhuyung, tangannya yang tadi hendak membuka pintu mobil kini terangkat lemah ke dadanya, berusaha menghentikan darah yang terus mengalir. Wajahnya yang tampan mulai kehilangan warna. Dalam hitungan detik, tubuhnya ambruk ke trotoar, tepat di samping mobil.

Deana bergegas keluar dari mobil. Ia jatuh berlutut di samping Alan, tangannya gemetar saat menyentuh wajah pria itu.

“Alan, bertahanlah! Tolong, bertahanlah!"

Suaranya pecah dalam keputusasaan, napasnya memburu. Degup jantungnya berdetak cepat, seakan dunia berhenti berputar.

Alan berusaha tersenyum, tapi yang keluar hanyalah batuk lemah. Darah merembes dari sudut bibirnya.

"Maaf ... aku tidak bisa menepati janjiku ..."

Mata Deana membelalak.

"Tidak! Jangan bicara begitu, ambulans akan datang! Kau akan baik-baik saja!"

“Deana ...” suara Alan nyaris tak terdengar, hanya bisikan pelan di tengah kekacauan yang terjadi. “Aku ... aku mencintaimu.”

Air mata Deana jatuh tanpa henti. Tangannya semakin erat menggenggam Alan, tetapi darah terus membanjiri trotoar.

Tatapan Alan perlahan meredup. Mata yang penuh kehidupan itu akhirnya tertutup. Dingin mulai merayapi tubuhnya, membuatnya lemas dalam pelukan Deana. Saat napas terakhirnya diembuskan, dunia Deana runtuh.

"Tidak Alan! TIDAK!"

Jeritan Deana bercampur dengan deru hujan yang mengguyur tubuhnya. Ia mengguncang tubuh Alan, berharap keajaiban terjadi. Tapi pria itu tetap diam, tetap tak bergerak.

Sirene memecah keheningan malam. Lampu merah dan biru berkedip-kedip di balik kabut hujan. Orang-orang berkerumun, berbisik pelan, beberapa menghindari pandangan, tak sanggup menyaksikan tragedi itu.

"Nona, Anda harus ikut kami!" Seorang paramedis mencoba menariknya.

"TIDAK! Aku tidak akan meninggalkannya!"

Deana memberontak, tangannya masih erat memeluk tubuh Alan yang mulai dingin.

"Dia butuh pertolongan!"

Seorang pria berbadan tegap dengan jas hitam datang mendekat, menyentuh bahunya.

"Nona, Anda harus pergi sekarang. Ini berbahaya."

Deana mendongak dengan tatapan nanar. Air mata dan hujan bercampur di wajahnya. Deana ingin berteriak, ingin melawan, tapi kepalanya mendadak terasa ringan.

Pandangannya berputar, tubuhnya melemas. Samar-samar, ia merasakan seseorang menangkapnya sebelum semuanya menjadi gelap.

Tidak ada yang menyadari bahwa dalam kegelapan malam, sepasang mata mengawasinya.

Malam itu, Deana kehilangan Alan—dan juga kehilangan sebagian dari dirinya.

*

Hari-hari berlalu dengan menyiksa. Rumah sakit, pemakaman, dan ruangan kosong yang kini terasa begitu sunyi tanpa suara Alan.

Deana kehilangan arah, tenggelam dalam jurang duka yang tak berujung. Foto-foto mereka bersama menjadi saksi bisu betapa bahagianya ia dulu.

Kini, semuanya hanyalah kenangan pahit yang terus menghantuinya.

“Aku akan menemukan mereka yang melakukan ini, Al. Aku akan membuat mereka membayar…” bisiknya di depan pusara Alan, air matanya jatuh membasahi tanah yang masih basah.

Namun, bagaimana? Ia hanya seorang wanita biasa, tak tahu apa-apa tentang dunia gelap yang merenggut nyawa tunangannya.

Seakan doanya langsung didengar, seseorang datang ke pemakaman Alan, menawarkan jalan untuk membalaskan dendam Deana.

Deana menatap pria di hadapannya dengan waspada. William—seorang detektif dengan sorot mata tajam dan rahasia yang tersimpan rapi dalam senyumannya.

“Kau ingin balas dendam?” tanyanya tanpa basa-basi. “Aku bisa membantumu.”

Deana mengepalkan tangan.

“Siapa yang melakukannya?”

“Bastian Alexanders.”

Nama itu diucapkan dengan penuh kehati-hatian, seolah menyebut iblis itu saja sudah cukup untuk membangkitkan malapetaka.

Deana mengulanginya dalam hati. Bastian Alexanders.

Orang yang telah menghancurkan hidupnya.

“Apa yang harus kulakukan?”

William menyeringai tipis.

“Kau harus masuk ke dunianya.”

Saat itu, untuk pertama kalinya sejak kehilangan Alan, Deana merasakan sesuatu yang lain selain kesedihan.

Kemarahannya menyala. Dan itu akan menjadi senjatanya.

*

Malam itu, angin dingin merayapi kulit Deana saat ia berdiri di depan jendela sebuah kamar hotel. Pikirannya masih dipenuhi bayangan Alan, tunangannya yang meregang nyawa tepat di hadapannya, tanpa daya, tanpa perlawanan.

Setiap detik yang berlalu sejak tragedi itu terasa seperti belati yang menancap di dadanya, semakin dalam, semakin menyiksa.

"Kau sudah memikirkan tawaranku?" suara William terdengar pelan namun tajam.

Deana menoleh, menatap pria itu dengan mata yang berkilat penuh tekad.

"Bastian Alexanders... aku akan menghancurkannya."

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Ratings

10
100%(21)
9
0%(0)
8
0%(0)
7
0%(0)
6
0%(0)
5
0%(0)
4
0%(0)
3
0%(0)
2
0%(0)
1
0%(0)
10 / 10.0
21 ratings · 21 reviews
Write a review

reviewsMore

Shani Alvaro
Shani Alvaro
novel yang recommended utk di baca.. seru banget dari awal cerita sampai akhir.. gk bertele2.. apalagi lihat sikap Juno yang tegas dan to the point...cara dia ngelindungin alea so sweet bngt..
2025-08-05 20:04:22
3
0
Nikmatul Ulum
Nikmatul Ulum
seru bgtt bacanya
2025-07-09 21:20:04
1
0
Hamfa Merman
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
2025-06-27 18:56:43
0
0
Hidayah Kamilin
Hidayah Kamilin
Best baca kisahnya..
2025-06-20 14:41:06
0
0
Febriyanti Febi
Febriyanti Febi
asik cerita nya
2025-06-03 19:39:56
1
0
204 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status