แชร์

[33] R.I.P Para Calon Tetangga

ผู้เขียน: qeynov
last update วันที่เผยแพร่: 2024-11-17 12:21:33
Perselingkuhan, Fathan tak pernah menyangka jika perilaku tak bermoral itu akan dapat memangkas habis seluruh rasa cinta yang ia miliki untuk Sesilia.

Bertahun-tahun mereka hidup berumah tangga, tak ada satu pun kesalahan yang tidak bisa Fathan maafkan, termasuk pula dengan sikap abai Sesilia terhadap anak-anak mereka. Ia selalu memberikan kata maaf— meski pada nyatanya, kata itu terkadang begitu sulit terlontar keluar dari mulutnya.

Pemberian maaf itu Fathan lakukan demi untuk membuktikan rasa
qeynov

Hai, Haiii.. Maaf Qey updatenya lama. ini Qey udah usaha banget biar bisa tetep update. Maaf ya kalau masih kurang cepet.

| 3
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (1)
goodnovel comment avatar
mommy can
Yach kak kog dikit updatenya huhuhu🥲 yang banyak kaka
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [76] Cosplay Banteng Si Calon Janda

    Membawa-bawa nama ibu mertuanya ternyata cukup ampuh dalam meluluhkan sikap bar-bar Keyla. Fathan sungguh tak menyangka jika Keyla pada akhirnya akan bersedia untuk merawat dirinya. Yah, meskipun tampak kentara kalau Keyla amat teramat sangat terpaksa dalam melakukan dalam melakukan tugas keistriannya. Setidaknya, Keyla tetap merawatnya. Hebatnya lagi, istrinya itu melakukannya tanpa meninggalkan kewajibannya dalam mengurus kebutuhan sekolah dua putranya. Untung saja Nakula dan Dion bersedia untuk berangkat ke sekolah dengan diantarkan oleh ayah mertuanya. Jika tidak, Keyla pasti akan lebih memilih untuk menetap di sekolah mereka, dibandingkan pulang untuk merawat dirinya yang tengah terserang demam. Karena perawatan istri mudanya itu, kini kondisinya sudah membaik, dan ia berencana untuk kembali ke kantor agar dapat menyelesaikan pekerjaan keduanya yang sempat tertunda.“Setelah makan siang nanti, kita ke kantor ya, Key.” “Hah? Ngapain? Bukannya kita cuti ya hari ini?” tanya Keyla

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [75] Lebay-nya Mantan Duda

    Mengerjapkan mata, pria yang sejatinya pernah menduda satu kali itu menatap lamat istri keduanya. Disamping anak-anaknya, Keyla, sosok yang ia kenal jauh sebelum pernikahan mereka, tengah tertidur dengan sangat pulasnya.“Loh, kok nggak kayak yang mereka infoin di grup ya?”Setelah menutup sesi permintaan masukannya, pesan terus datang silih berganti, menginformasikan hal-hal berbau dewasa yang tak Fathan mintai.Katanya, para istri yang mendepak suaminya untuk tidur di halaman itu, akan menunggu suami mereka untuk melancarkan rayuan. Tapi mana?! Mana?! Jangankan menunggu, Keylanya saja malah asyik mendengkur, jauh berbeda dengan apa yang teman-temannya informasikan.Merasa telah diberi harapan palsu padahal jantungnya sudah berdebar-debar, Fathan pun menepuk pundak Keyla, berniat untuk membangunkan istri mudanya itu.“Key.. Keyla.” Tak ada tanggapan. Keyla hanya memutar posisi tidurnya, lalu memunggungi Fathan.“Ya Tuhan, kok begini sekali hidup saya.” Keluh Fathan, mendramatisir ke

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [74] Nggak Sabar, Ceunah

    “Yon,” Dion mengangguk ketika sang mami dengan kedikan kepalanya memberikan instruksi agar ia mendekat ke daddy-nya.“Daddy..” Panggil Dion sedikit keras demi untuk mengalihkan atensi Fathan dari layar laptop di meja kerjanya.“Ya, Bang, kenapa?” tanya Fathan. Pria itu sempat tersentak kala mendapati sebuah bantal, hinggap di dalam pelukan anak sulungnya.“Kok bawa bantal? Abang mau nemenin Daddy kerja sambil bobok-an?”“Ehem!!” Pertanyaan itu langsung disahuti Keyla dengan deheman kerasnya.Ibu sambung kedua anak Fathan itu, tanpa kata mendorong lemah punggung si bungsu. “Kul,” ia hanya menyebut nama, dan Nakula melangkah maju, kali ini menyerahkan sarung mini miliknya kepada sang daddy.“Oh, Kula juga mau nemenin Daddy ya? Nggak usah, Sayang. Daddy udah selesai kok kerjanya.”Keyla yang bersedekap dada berdecih. “Kebetulan Mas udah selesai, sekarang, cepet keluar.”“Iya, Key. Sebentar. Saya matikan dulu laptopnya.”Fathan kira keluar yang Keyla maksud itu, keluar dari ruang kerjanya.

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [73] Waduh!

    “Beli pizza dulu kan?”Tak mendengar balasan, Fathan pun memalingkan muka.Alangkah terkejutnya pria itu kala mendapati posisi duduk sang istri yang tengah memunggungi dirinya. “Key..” Panggil Fathan sebelum melayangkan kalimat tanya, “kamu nggak lagi bisulan kan?” yang kemudian membuat Keyla menarik rambut di kepalanya. “Aaak, ampun Key. Kamu sih nungging-nungging gitu duduknya. Kan saya jadi negative thinking jadinya.”“Negatif thinking, negative thinking!” Beo Keyla sampai dua kali. “Sumpah ya, Mas. Negative thinking-nya kamu tuh nggak banget. Kalau aku sampe bisulan beneran, ku peperin bisulnya ke kamu.” Sungut Keyla, berapi-api. Padahal rencananya Keyla ingin bungkam seribu bahasa untuk membalaskan dendamnya. Namun usahanya gagal karena ia tak tahan dengan kelaknatan mulut Fathan. “Jangan dong. Meperin kok bisul. Bisa kali yang lain.”“Iiih!” Erang Keyla, gemas sampai ia berusaha keras menahan kedua tangannya agar tidak melayang, menghantam wajah kurang sesajen Fathan. Seben

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [72] Mas Fathaaaaan!!!

    “Mami, Kula nggak mau nasi uduk.”“Loh, kenapa?” tanya Keyla karena Nakula baru mengatakannya setelah ia melakukan pemesanan.“Nggak keren.”Deg!Ucapan bocil setengah kematian itu tentu saja membuat Keyla memalingkan wajah, takut-takut untuk melihat respon si ibu penjual.‘Mampus..’ Pekik Keyla dalam hati sebab ia bersiborok dengan pelototan maut yang penuh akan dendam kesumat.“Jadinya gimana? Jadi nggak?!”Kegalakkan wanita berdaster yang kini tengah memegang capit berisikan mie kuning itu sempat menyentak tubuh Keyla.“Ja-Jadi, Bu. Tolong maafin anak saya. Seleranya emang agak kebule-bulean.”Siapa sangka jika sahutan Keyla itu justru membuat si ibu penjual semakin sensi terhadapnya.“Udah tau kayak gitu masih dibeliin uduk. Neng, Neng. Kalau nggak siap jadi ibu, ya jangan bikin anak.”Fathan yang menjadi penonton pun hanya bisa ketar-ketir. Di dalam hati pria itu memanjatkan doa. Memohon agar sang istri diberikan tambahan stok kesabaran sehingga terhindar dari masalah.“Jagain ego

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   Tok! Tok! Tok!

    Hellooooo, Spadaaaa!Ehem..Kira-kira.. Kalau ceritanya dilanjut, masih ada yang mau baca nggak ya?

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [51] Jadi Seperti Ini Rasanya

    Sayonara Bandung! Karena pelaporan yang menyebar luas, Keyla pun mencemaskan kedua orang tuanya. Meski keduanya berkata baik-baik saja, sebagai seorang anak ia tetap mengkhawatirkan ayah dan bundanya. Untuk itulah liburan yang tiba-tiba ini juga harus dihentikan secara mendadak. “Padahal kita bel

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [50] When Keyla Dilaporkan Ke Polisi

    “Mbak Sesil beneran laporin aku ke polisi, Mas?” Beberapa jam setelah Sesilia kabur meninggalkan kediaman orang tua Fathan, kabar mengenai pemukulan yang Keyla lakukan kepada manajer madunya itu tersebar di jagad maya. Lucunya, kabar tersebut diberitakan oleh Sesilia sendiri bersama bukti pelapor

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [8] Selangkah Lebih Dekat

    “Keyla! Kamu budi ya? itu loh bel rumah kita ngereog!”Keyla melompat turun dari sofa kala sang bunda berteriak. Perempuan paruh baya itu meminta dirinya untuk membuka pintu, menghentikan aksi si pemencet bel yang ugal-ugalan.Sungguh calon tamu yang tidak mempunyai adab. Matahari bahkan belum sepen

  • Ketika Keyla Menjadi Istri Kedua   [7] Tolong Ijinkan Keyla Menjadi Istri Ke Dua Saya

    Perseteruan hebat pun tidak dapat terhindarkan.Tepat setelah ayahnya pulang dari tempatnya bertugas, Keyla yang dilanda tekanan sampai ke tempat kerja pun mengadu kepada ayahnya. Karena aduannya itu, bundanya pun ikut terkena imbasnya. Akibat kemarahan yang tidak lagi bisa terbendung, sang bunda ak

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status