LOGINPulang ke kampung halaman berniat untuk liburan Launa malah mendapat pengakuan mengejutkan dari Desi, tetangganya itu pamer lelaki yang ternyata adalah suami Launa.
View MoreBeautiful home decorations and lights illuminate the festive feast at Alexander's magnificent family home.
Tonight is a baby shower celebration for Tiffany Alexander, the first daughter-in-law of the first child, Edward Alexander.She just tested positive for pregnancy yesterday afternoon. So, the Alexander family threw the party to welcome the arrival of baby Tiffany and Edward.“Honey, I've already bought a maternity care package for you. I bought it for a million dollars. The quality must be very good for you,” Edward said with a smile.“My daughter-in-law, Mommy has bought a very large number of baby clothes and baby bags for your future child. Mommy bought it for eight hundred million dollars,” said Mrs. Jane Alexander, Tiffany's Mother-in-law.Tiffany welcomed the many gifts that kept coming with a smile of happiness.Being the wife of a successful billionaire makes her used to getting goods worth hundreds of millions of dollars.Suddenly, Rosalie Alexander, the second child of the Alexander family, came crying.“Rossalie, why are you crying?” asked Mrs. Jane.“Mommy, I just got a call from the Medika Hospital. Daddy and Mr. Vladimir have been in a bad car accident and now they are in very critical condition.”The Alexander family looked at Rossalie with complete shock.She came with sad news. Mr. Dave Alexander, head of the Alexander family, has been in a car accident with Mr. Vladimir Granger, Tiffany's Father.“Then now you all go to the hospital to see Mr. Dave and Mr. Vladimir. Let me take care of everyone here,” said Argo Steven, Edward's best friend.“Thank you very much, my friend.”Alexander's family then immediately went to Medika Hospital. Meanwhile, the people at the party will be handled by Argo.Upon arrival at the hospital, they met with Mrs. Amanda Granger, Tiffany's Mother, and Alexa Jamesson, Edward's Secretary. The two of them sat in front of the room where Mr. Dave and Mr. Vladimir were being treated.“Tiffany.” Mrs. Amanda immediately hugged Tiffany with tears.“Mommy, how's daddy?” asked Tiffany with tears that had been dripping. She must be very worried about her father's condition.“Alexa, what are you doing here?” asked Edward.“I was contacted by the hospital, Sir, because none of Mr. Dave's family came. Mr. Vladimir was rescued and now his condition is recovering, but not with Mr. Dave. Doctors have tried their best to save him, but Mr. Dave's destiny has ended today, he has been declared dead.”“NO!” Edward immediately screamed hysterically and just fell.Edward's heart was very broken when he heard his father had passed away. His tears flowed very fast.Of course, Mrs. Jane and Rosalie felt that too. They then hugged Edward and cried to each other because they had lost Mr. Dave.Alexa also cried seeing the sadness of her master's family. Likewise, Tiffany was shocked because her father-in-law had died.“According to the police who have investigated this accident case. Mr. Vladimir crashes Mr. Dave's car. The police know that according to the CCTV footage around the street where the incident took place,” said Alexa.Suddenly, Edward looked hatefully at Tiffany and Mrs. Amanda, then stood before them.Upon learning that his father's death was caused by Mr. Vladimir for bumping into his father, it made Edward hates them immediately.“So, this is all your father's doing. It turns out that your father was very savage. His very reckless act has made my father die.”“What do you mean by that, honey?”“YOUR FATHER IS KILLER!” shouted Rosalie. “HE HAS KILLED MY FATHER!”Mrs. Jane suddenly slapped Tiffany very roughly.“Mrs. Jane!” This made Mrs. Amanda feel shocked to see her. “Why did you slap Tiffany?”Not only Edward who immediately hated Tiffany and Mrs. Amanda, Mrs. Jane and Rosalie felt the same way.Mr. Dave's death occurred due to an accident caused by Mr. Vladimir. However, they hate Tiffany and Mrs. Amanda because they are Mr. Vladimir's family.“From today on, I don't want you to use my family name. I don't want you to be my daughter-in-law. I also want you to divorce Edward. After that, you leave my house and never set foot in my house again.”Mrs. Jane doesn't want her family to have anything to do with a family of killers.She also did not want Tiffany to use the name Alexander as her last name. So, tonight Tiffany's name is back to Tiffany Granger.Not only that, but she also wanted Tiffany to divorce Edward.Edward and Rosalie certainly felt that too.The Alexander family now really hated the Granger family. Edward's love for Tiffany which used to be very deep has now turned hateful.Mrs. Jane's words that which were full of hatred immediately made Tiffany's heart feel very sick to hear it.“No, the death that happened to Mr. Dave was purely an accident and not my father's fault.”Tiffany certainly will not be silent to hear her father insulted.She felt certain that her father had not bumped into Mr. Dave on purpose. So the accident that happened between them was purely an accident.“THIS IS ALL YOUR FATHER'S FAULT! YOUR FATHER IS A SAVAGE KILLER!” snapped Edward.Tiffany looked at Edward in shock. She felt very unexpected when she saw the man who had always treated her like a queen, now yelled at her like that.“If your father had not run over my father, this accident would never have happened and my father would still be alive today. So, this is all your father's fault!”“Edward, tomorrow you take care of your divorce with the daughter of this savage killer. You also have to remove all her stuff from our house. Mommy wants the house to be clean by tomorrow morning and nothing left to do with her.”“No, Mom, I will not divorce Tiffany. I will defend my household.”Mrs. Jane and Rosalie immediately looked at Edward with great shock.They certainly couldn't stop thinking about Edward's answer just now.Patah hati terparah yang pernah Bagas rasakan, padahal hanya mengetahu mantan istrinya disukai lelaki lain. Itu baru sebatas menyukai bagaimana jika Hanum benar menikah dengan Malik? Hatinya akan lebih hancur daripada ini.“Ayah kenapa?” Mentari menegur sang ayah yang diam mematung dengan kedua sorot matanya tidak lepas dari kedua orang yang masih saling berinteraksi.“Nggak papa kok. Ayo masuk.” Bagas mencoba untuk bersikap wajar meski hatinya porak-poranda.Ia menemani Mentari karena Bu Wiwik sedang tidak ada di rumah sedangkan Hanum masih sibuk di warung, Bagas memiliki banyak kesempatan untuk bersama dengan Mentari tapi tidak sebahagia sebelumnya karena saat ini melihat Hanum dan laki-laki bernama Malik itu membuat pikiran Bagas tidak karuan.“Ayah capek ya, tidur aja dulu. Nanti kalau nenek pulang aku bangunin.” Mentari begitu perhatian padahal yang membuat Bagas tampak lesu jelas bukan karena ia yang memang merasa kelelahan tapi karena faktor lain yang tidak akan dimengerti oleh
Faz mengerucutkan bibirnya kesal, “Apaan sih, Ma. Aku sama Rendi nggak ngapa-ngapain kok,” sangkalnya karena memang mereka hanya sebatas berpelukan.“Halah. Mana ada maling mau ngaku. Kalau Mama nggak dateng pasti sudah kebablasan,” cibir Bunga.“Enggak, Ma. Jangan nuduh begitu, kasihan Rendi. Orang kita cuman pelukan kok.”Rendi tesenyum kikuk, “Maaf, Tante. Saya nggak bermaksud.”“Kalian udah lama loh berduaan.” Bunga mengusir dengan halus.“Kalau begitu saya pamit, Tante.” Lelaki itu langsung peka jika dirinya saat ini sudah disuruh untuk pulang.“Pinter.”“Ma.” Faz langsung melayangkan protes, “lama dari mananya, belum seharian kok.”“Aku pulang dulu ya.” Rendi langsung pamit pada Faz dan juga Bunga.Rendi itu sangat peka apalagi tahu seperti apa watak dari calon ibu mertuanya, meski terlihat galak Bunga itu sebenarnya baik dan sudah mulai membuka pintu restu untuk Faz dan juga Rendi.“Mama main ngusir aja sih!”Bunga langsung mengambil posisi duduk di samping sang putri, “kamu be
“Nggak, Ma. Aku tetap pada pendirian aku, aku mau tinggal di kampung. Setelah menemui Faz nanti baru aku pergi, nanti aku kembali saat Faz melahirkan.”Bukan tidak ingin tanggung jawab dengan terus ada di samping Faz tapi Bagas tahu jika Faz tidak menginginkan kehadirannya karena rasa bencinya pasti begitu besar. Jadi daripada membuat Faz semakin tidak nyaman lebih baik Bagas sadar diri.“Kok kamu jadi gini sih, Gas? Kamu diancam sama Hanum?”Bagas enggan mendengar ocehan sang ibu yang selalu saja merendahkan Hanum dan menganggap Hanum itu tidak baik. Kurang apa Hanum selama ini, wanita itu begitu setia dan menerima Bagas apa adanya, menunggu restu yang tak kunjung didapat dan pada akhirnya Hanum pun mundur.“Sudah ya, Ma. Aku capek.” Bagas menutup pintu kamarnya dan langsung mengunci dari dalam, enggan untuk diganggu.Semuanya sudah hancur tak bersisa, jika masih melakukan sesuatu yang buruk apalagi berdampak pada orang lain maka Bagas tidak akan bisa tenang mungkin saja akan lebih h
“Bukan, bukan. Aku nggak pernah sama sekali berpikir kayak gitu, Faz. Aku terima kamu dan bayi kamu tapi kalau sampai harus ikut merahasiakan aku nggak bisa. Lebih baik segera kamu bicarakan sama Bagas. Aku nggak maksa, tapi menurut aku lebih baik seperti itu.”Faz akan percaya jika Rendi benar-benar mencintainya setelah mereka resmi menikah sedangkan sekarang kondisi masih tidak memungkinkan karena memang Faz masih hamil. Harus menunggu beberapa bulan lagi sampai nanti bayi itu lahir.“Kalau bisa aku menikahi kamu sekarang agar kamu percaya pasti akan aku lakukan, tapi kondisi saat ini kamu tahu sendiri seperti apa. Aku mohon percaya sama aku, aku sama sekali nggak berpikir sampai ke situ.”Faz merasa bersalah juga karena akhir-akhir ini ia memang mudah sekali tersulut emosinya dan akhirnya Rendi yang kena semprot padahal lelaki itu begitu setianya mendampingi, mendengar semua keluhan yang dirasakan oleh Faz meski memang tidak bisa mendampingi benar-benar ada di samping Faz karena la
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews