Home / Romansa / Lika-liku Cinta Terlarang / Bab 38 Kantor Rangga

Share

Bab 38 Kantor Rangga

Author: Jackie Boyz
last update publish date: 2026-04-07 13:08:31

“Mas Rangga?” Tegurnya dengan wajah kecewa. Padahal Mita berpikir Rangga akan melakukan hubungan intim bersama Yuyun seperti biasanya. Namun yang dia lihat saat ini Rangga malah sibuk menyelesaikan pekerjaannya yang bertumpuk.

“Kenapa kamu datang ke sini? Belum puas mengganggu aku di rumah? Sekarang di perusahaan juga mau gangguin? Nggak apa-apa kok! Tapi kalau perusahan sampai kenapa-kenapa kamu yang tanggung semua kerugiannya. Aku sekalian lapor pada Papa nanti, biar kamu senang dan pua
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 166 Rayuan maut sang asisten

    Yuyun sebenarnya sangat lelah, tapi dia tidak mungkin mengabaikan Rangga dan menolak untuk tidak melayaninya seperti biasa.Rangga merogoh sisi dalam rok ketat yang dikenakan Yuyun kemudian menarik turun celana dalamnya. Setelah itu menaikkan rok ketat itu ke atas, Rangga menatap gundukan bukit berbulu yang dia sentuh saat ini. Pemandangan milik Yuyun yang ingin dia lihat setiap waktu membuatnya senang. Rangga meraba-raba dan menemukan kacang Yuyun, Rangga mencubitnya pelan, lalu menekan dua jemarinya ke dalam liang intim Yuyun untuk merasakan denyutan di dalam area itu.“Mas, ahh, Mas Rangga,” desah Yuyun sambil membuka pahanya.“Kamu nggak begitu bersemangat, pasti gara-gara Mita tadi,” ucap Rangga, Rangga melumat bibir Yuyun lalu menyingkap blus Yuyun ke atas untuk mengeluarkan kedua bukit kembarnya. Rok ketat warna hitam sudah digulung ke atas di pinggang ramping Yuyun mirip sebuah ikat pinggang kecil. Dan kini kedua bukit kenyal yang mengeras pada dada Yuyun juga te

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 165 Tuduhan Mita

    “Aku hisap dulu, biar kering,” ujarnya sambil buru-buru berjongkok di depan Yuyun lalu menyibak rok Yuyun ke atas dan menarik celana dalam Yuyun turun. Dengan penuh nafsu Darto menghisap area intim Yuyun yang melelehkan cairan. Makin dihisap liang intim Yuyun makin basah. Darto memeluk kedua paha Yuyun sambil menjilati area selangkangan Yuyun. “Emh. Enghh, enghh, umhh, enak Yun. Sedap sekali punyamu, emh, uhh,” racaunya penuh nafsu. Yuyun menggigit jari jempolnya, sementara tanganya yang lain memegangi bahu Darto agar dia tidak terjatuh karena Darto menyedot seluruh area intimnya dengan penuh nafsu. “Sshhh, sudah, Pak, ssshh, oukhh, aku aakhh, makin basah, aahhh, emhh, oukhhh,” rengek Yuyun. Darto menyudahinya tapi juga melepaskan celana dalam Yuyun hingga terlepas dari kedua kakinya. Di dalam garasi itu Darto menggenjot selangkangan Yuyun kembali, Yuyun dia rebahkan pada kursi kayu. Darto menggenjotnya dengan cepat dari depan.

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 164 Saking cintanya Darto

    Aktivitas tersebut terus berlangsung selama tiga puluh menit lamanya, tubuh Darto lengket menempel pada tubuh polos Yuyun. Mereka saling melumat bibir satu sama lain, nampak bokong Darto masih aktif menyodok liang di selangkangan Yuyun.“Umh, umhh, umhh, umhh,” desahan Yuyun terbenam dalam lumatan bibir Darto.Darto melepaskan lumatan bibirnya sebentar lalu melumat lagi, bokong Darto makin kuat menyodok. Yuyun menggeliat, tubuhnya mengejang, bibirnya mendesah.“Akh, Paaaak, aku sampai, oukhh, aku muncrat lagi, oukhh, sudah, Pak, aakhh, aku bisa telat ke kantor, umhh, akh,” rengek Yuyun manja.Darto menciumi bibir Yuyun, dia tersenyum puas melihat wajah Yuyun penuh keringat. Cairan di bawah sana makin membanjir, nada dari kedua organ intim mereka kian riuh terdengar becek dan berisik.“Akh, akh, iya, Yun, asalkan kamu selalu bersedia aku genjot, oukh, ah, Yun, aku akan lekas menyudahinya, oukhh, Yun pepekmu, oukhhhhh, akhhh, Yun, aku muncrat sayang, oukhhh, Yun en

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 163 Haus Gairah

    Yuyun awalnya ingin menarik lengan Darto dari area intimnya lantaran dia agak terburu-buru untuk segera pergi ke kantor Rangga, akan tetapi Darto begitu lihai. Ujung jemari telunjuk Darto bisa menemukan sisi atas kacang kecil di antara bibir area intim Yuyun dari luar gaun Yuyun yang basah dan lengket penuh cairan yang keluar dari area intimnya.“Pak, jangan ....” tolak Yuyun dengan suara pelan.“Aku tidak bisa melepaskanmu pagi ini, Yun, aku sudah menahannya sejak semalam. Aku tidak tahan lagi, aku pengen jilati ini,” ucapnya sambil memutar pinggang Yuyun agar menghadap padanya. Darto langsung menggulung gaun Yuyun ke atas lalu menjilati liang intim Yuyun dengan kasar dan buas. “Sluuurpp, sluuurp, Yun, pepekmu, oukhh, enak sekali sayang, aku hisap sampai kamu puas sayang,” ujar Darto dengan penuh nafsu.Yuyun merasakan sensasi yang berbeda dari ayah mertuanya, dia merasa hisapan dan permainan dari lidah Darto lebih terasa dan membuatnya ingin digenjot ulang.“Akhh,

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 162 Mencuri kesempatan

    “Pantas saja Bu Amina menggila, putaran dan tekanan tongkat Anto yang dalam membuatku tidak bisa menahan apa pun, aku muncrat lagi, bahkan hampir ke tiga kali muncrat, Anto memang serigala, dia sangat lihai, oukhh, bagaimana ini, kalau terus begini aku bisa terlambat menyiapkan makan siang karyawan di peternakan,” keluh Sarinten dalam hati.“To, akh, sudah, ampun, nanti aku nggak kuat masak,” rengek Sarinten dengan sungguh-sungguh.“Iya, iya, aku sudahi, sebentar, Ten, aaaarrggghhhhhh, Ten, oukhhh, enak sekali pepekmu. Oukhhh aku selesai, oukhhh!” desahnya sambil meremas kuat-kuat bokong Sarinten. Anto menumpahkan cairannya ke sisi paling dalam milik Sarinten.Perlahan Sarinten menekan dada Anto menjauh lalu mengusap liang intimnya dengan lap dapur yang sempat terbawa olehnya dari dalam rumah.Anto mesem-mesem melihat liang Sarinten yang merah sekali pada sisi tepi dan juga dalamnya.“Enak Ten? Mau lagi?” tawarnya dengan nada bercanda.Sarinten cemberut tapi

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 161 Desahan dalam gudang

    “Ah, terus Pak, lebih kencang lagi sodoknya, oukhh, Pak, aahh, ssh, oukhhssshh, uhh,” desah Amina. Amina meminta terus untuk dipuaskan oleh Darto akan tetapi Darto tidak bisa mengabulkannya karena dia harus secepatnya pergi ke peternakan. Itu untuk pertama kalinya Darto merasa pikirannya waras. Sebelum-sebelumnya dia tidak pernah peduli dengan jam pergi ke peternakan yang sudah terlambat asalkan bisa menikmati tubuh Amina istrinya yang jelita.Tidak hanya itu, Darto akhir-akhir ini lebih banyak memikirkan Yuyun daripada Amina. Itu lebih gila dan tidak pernah terjadi sebelum-sebelumnya.Amina terus menggoyangkan bokongnya, liang intim Amina semakin lama semakin basah lantaran Amina sangat bernafsu sekali untuk melakukan hubungan intim di awal pagi. Biasanya kalau Darto tidak memuaskan keinginannya maka Amina akan melakukan hubungan intim bersama Anto si supir.“Oukh, Pak, akhhm, enak sekali sodokanmu, ah, ah, terus Pak, aku sangat senang dan puas, oukhhhsss, aahhh, emhh,”

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 1 Panasnya ibu tiriku

    Pagi-pagi sekali Sarinten menyiapkan sarapan untuk keluarga Darto. Janda berusia tiga puluh dua tahun beranak satu tersebut sudah enam bulan bekerja di kediaman Darto sejak diceraikan oleh suaminya.Darto memiliki istri sambung bernama Amina, wanita berusia empat puluh tahun pengelola empat toko pe

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 2 Layani aku

    Brak! Saking terburu-buru sampai terdengar gebrakan keras di pintu. Sarinten bersembunyi di belakang punggung Devan, wanita itu malah merangkul pinggang Devan.Yuyun mendengar suara pintu terbuka dan tertutup kembali langsung berbalik dan mengetuk pintu kamar mandi. “Mas! Mas Devan di dalam? Burua

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 3 Istri Majikan yang menggoda

    Tak lama kemudian, Darto dan Amina berjalan bersama-sama menuju ke ruang makan. Seperti biasa Amina mengenakan baju terusan ketat sepanjang lutut. Kedua bahu jenjangnya tampil mulus karena baju yang dikenakan Amina hanya sampai sebatas dada.Anto hampir memuntahkan kopinya menatap kedua bola yang h

  • Lika-liku Cinta Terlarang   Bab 66 Kelelahan

    Yuyun sebenarnya merasa lelah karena belakangan ini dia sering bercinta dengan Darto. Tidak ada waktu untuk memikirkan Rangga karena tubuhnya sudah tidak mampu menerima sentuhan intim dari Rangga. Yuyun sampai melamun dalam pelukan Rangga."Kamu kenapa? Ada yang mengganggu pikiran kamu, Yun?"

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status