MasukSadar jika pintu ruangan Kelly masih terbuka, Zack menutupnya tanpa melepas lumatan bibirnya. Hal itu sempat dilihat oleh Sonya yang membuat hati gadis itu terbakar rasa cemburu.
Kelly sialan, bagaimana dia bisa membuat Zack bertekuk lutut, sedangkan aku yang sudah berusaha keras mengambil perhatian pria itu, tidak pernah dilirik oleh Zack? batin Sonya. Tangannya mengepal kuat menahan rasa marah.Sonya akhirnya pergi menjauh dari tempatnya berdiri dan kembali ke tempat pemotGeofany yang duduk agak jauh dari yang lain, sedang asyik melumuri tubuhnya dengan krim pelindung matahari alias sunblock. Namun dia terlihat kesulitan memakainya di bagian punggung. Saat itulah Piere datang dan mengambil sunblock tersebut dari tangannya.“Apa yang kamu lakukan? Berikan sunblock itu padaku!” protes Geofany.“Kamu tidak akan bisa mengusapkannya sendiri di punggungmu dengan rata. Biar aku saja yang membantumu,” ucap Piere.“Aku bisa memakainya sendiri,” Geofany berkeras pada pendiriannya karena tidak mungkin membiarkan Piere menyentuhnya di depan umum, itu terlalu memalukan. Dia malu jika nanti ada yang melihat apa yang Piere lakukan padanya.“Memangnya kenapa jika aku yang memakaikannya? Toh semua orang di sini mengira jika kita mempunyai hubungan spesial, jadi mereka tidak akan peduli dengan apa yang kita lakukan,” tegas Piere.Tidak mampu menolak tawaran pria itu, Geofany menyapukan pandangan mengamati keadaan di sekita
Piere tertawa hingga Geofany bisa merasakan getaran tawa pria itu di dadanya. “Cocok sekali penggambaranmu. Wanita yang melihatku memang sering kali seperti singa betina yang sedang birahi, yang berharap aku menghangatkan rahim mereka. Beginilah resiko menjadi pria tampan,” Piere menyombongkan diri.“Astaga ... Piere! Perkataanmu sungguh vulgar. Minggir! Aku ingin bangun, ini sudah terlalu siang untuk malas-malasan di ranjang. Lagi pula aku bukanlah salah satu dari wanita itu yang berharap kamu akan menghangatkan rahimku,” usir Geofany sambil mendorong dada telanjang pria yang sedang mendekapnya erat itu.Bukannya menjauh dari Geofany, Piere malah membalikkan tubuhnya dan menindih wanita itu. Mata Geofany membulat lebar dan tubuhnya membeku ketika merasakan sesuatu yang keras mengganjal dan menekan inti miliknya hingga dia bergerak tidak nyaman di bawah tubuh Piere.“Jangan bergerak jika tidak ingin kita berakhir dengan percintaan panas pagi ini,
“A-apa …?” tanya Geofany gagap dengan jari Piere yang masih menempel di bibirnya. “Bibirmu, apakah masih merasa panas? Lelehan marshmallow sudah hilang seharusnya kamu sudah baik-baik saja,” tutup Piere. “I-iya, aku sudah baik-baik saja,” jawab Geofany sambil menjauhkan bibirnya dari jari Piere. Mata Geofany tiba-tiba terpaku menatap bibir Piere yang sedang menyunggingkan senyuman manis. Tanpa tahu siapa yang memulai, tiba-tiba seperti magnet dengan kutub yang berbeda yang saling tarik-menarik, bibir mereka telah menyatu dan melumat lembut. Rasa marshmallow yang tertinggal di bibir mereka menambah manis cecapan keduanya. Sapuan bibir Piere yang menghanyutkan, membuat Geofany terlena. Bahkan ketika Piere menaikkan tubuh wanita itu ke atas pangkuan, Geofany tidak memberontak, tapi malah menanggapinya dengan senang hati. Sapuan lembut itu berubah menjadi lumatan panas. Tangan Piere
“Apa maksudmu membicarakan di belakang?” desak Piere yang semakin penasaran dengan apa yang dibicarakan para istri Collins tersebut. Geofany berjinjit dan mendekatkan bibirnya ke telinga Piere dan berbisik. “Membicarakan tentang bagaimana cara mengalahkan suami mereka di ranjang dan saling berbagi tips.” “APAAA ...?” seru Piere yang mengagetkan semua orang yang ada di sekelilingnya. Semua orang yang sedang menikmati dansa mereka, menoleh ke arah Piere dan Geofany dengan tatapan bertanya. Geofany langsung menutup mulut Piere dengan tangannya dan memasang raut wajah seolah tidak terjadi apa-apa. Mata wanita itu membulat menegur Piere. “Jangan bicara keras-keras!” Piere yang telah sembuh dari keterkejutannya, tersenyum merespon sikap Geofany. Dia tidak mengira jika para wanita Collin, para sepupu, aunty dan mamanya ternyata punya perkumpulan yang sungguh menggelikan. Dia kemudian menurunkan tangan Geofany yang masih menutup mu
Baru saja Geofany akan melakukan hal yang sama, Piere menahan tangan Geofany dan meraih sabuk pengaman wanita itu. “Biar aku bantu,” ucapnya singkat. “Terima kasih,” balas Geofany yang tiba-tiba merasa kikuk di depan Piere, padahal biasanya dia merasa biasa saja meski berdekatan. “Masih marah?” gumam Piere sambil menggenggam hangat tangan Geofany. Piere tahu jika hati Geofany masih terasa berat ikut dalam liburan keluarganya, tapi dia yakin Geofany akan menikmati liburan bersama keluarganya jika sudah mengenal karakter para anggota keluarga Collins. Bukannya menarik tangannya, Geofany hanya menatap Piere sekilas. “T-tidak,” ucapnya yang tiba-tiba gagap. Dia kemudian membuang muka menyembunyikan kegugupannya. “Shiitt …! Ada apa denganku? Aku rasa ada yang sedang tidak beres denganku, mungkinkah aku sedang jet lag?” batin Geofany. “Kamu akan menikmati liburanny
Wajah Geofany memerah mendengar perkataan Bella. “Aku tidak berbakat menjadi wanita kaya, aku tidak bisa menjadi wanita elegan seperti kalian dan Piere bukanlah tipeku. Pria itu terlalu dingin dan keras kepala,” sanggah Geofany.“Jangan menolak nasib baik yang datang padamu,” kata Bella sambil mengedipkan satu mata, lalu kembali ke meja kerjanya sendiri. Keduanya kemudian larut dengan pekerjaan masing-masing.Sepulang kerja, seperti biasa Piere datang ke kantor untuk menjemput Geofany. “Apakah akhir pekan ini kamu ada acara?” tanya Piere pada Geofany ketika mereka dalam perjalanan pulang.“Tidak, ada apa?” tanya Geofany heran.Piere tersenyum mendengar jawaban wanita di sampingnya karena itu berarti dia punya peluang untuk mengajak Geofany pergi. “Bisakah kamu menemaniku?”“Menemanimu ke mana?”“Keluargaku punya acara liburan di akhir pekan ini. Kami mempunyai pulau pribadi dan berencana menghabiskan waktu liburan di sana,” jelas
“Bukan bagitu caranya. Aku menginginkan bagianmu sekaligus bagian Ethan. Kamu sebagai wali dari Ethan harus memastikan jika harta Ethan menjadi milikku setelah itu aku akan melepaskanmu dan kamu bisa pergi jauh dari kehidupanku. Bahkan aku tidak ingin melihatmu dengan Ethan lagi,” papar Zack.Kelly
Apa yang dilakukan Zack membuat kaki Kelly semakin berdenyut menyakitkan, tapi Kelly menahan rasa sakit tersebut. Kelly tidak ingin Zack meninggalkannya jika dia menghambat langkah pria itu. Ini satu-satunya kesempatan dia bertemu dengan Ethan kembali.Zack membuka pintu mobil dan mendorong tubuh K
“Tidak akan, di nadinya mengalir darah Collins dan aku akan membawanya pulang ke rumah yang layak untuk putramu,” ujar Zack. “Rumahku sangat layak untuknya, dia baik-baik saja bersamaku. Lagi pula kalian tidak menyayangi Ethan, untuk apa kalian mengambilnya? Aku sangat menyayanginya,” seru Kelly.
Salah satu pintu dari sebuah ruangan terbuka dengan kasar. Elbert Collins masuk ke ruang kerja putranya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Zack Collins yang terkejut, sontak mendorong wanita yang sedang memuaskan gairahnya, hingga wanita itu terjatuh terjengkang ke lantai. “Pergi! Aku tidak me







