LOGIN"Ayah, Ibu, aku setuju kuliah di luar negeri." Ketika mendengar putri mereka akhirnya setuju, orang tua yang berada jauh di sana pun merasa lega. "Fellis, akhirnya kamu ngerti. Ayah dan Ibu senang sekali. Kamu buat persiapan ya. Kami akan segera mengatur semuanya untukmu. Sebulan lagi, keluarga kita akan berkumpul kembali." Berbeda dengan orang tuanya yang berbahagia, nada bicara Fellis justru terdengar sangat datar. "Ya, aku tahu." Setelah berbasa-basi sesaat, panggilan diakhiri. Di luar jendela gelap gulita. Fellis tidak menyalakan lampu. Matanya merah, tetapi tidak ada emosi yang terpancar.
View Moreสำนักงานเขตกรุงเทพมหานคร
“เมื่อคุณทั้งสองเซ็นชื่อตรงนี้ ก็เป็นอันสิ้นสุดสถานะสมรสค่ะ ตั้งแต่นาทีนี้เป็นต้นไปคุณทั้งสองไม่ได้เป็นสามีภรรยากันแล้ว นี่ค่ะใบหย่า เก็บไว้คนละใบนะคะ”
ณรมลแทบไม่ได้ฟังเลยว่าเจ้าหน้าที่เขตฯ พูดว่าอะไรบ้าง เพราะตอนนี้ตาเธอพร่ามัวไปหมด อาการคลื่นไส้ตีวนขึ้นมาตั้งแต่ตอนที่เธอเห็นหน้าเขา พฤกษ์… ผู้ชายที่สิ้นสภาพการเป็นสามีของเธอเมื่อนาทีที่แล้ว
เธอตัดสินใจหย่ากับเขาหลังจากที่ยื้อเวลามาหลายปี เมื่อสองอาทิตย์ก่อนเลขาฯ ของเขาส่งเอกสารมาให้เธออีกครั้ง เธอตัดสินใจคืนอิสรภาพให้เขา ความผิดพลาดที่เกิดขึ้นในคืนนั้น ทำให้เธอมีอีกสองชีวิตที่ต้องดูแล เธอไม่ได้ตั้งใจปิดบังเรื่องลูก กับเขา หลังจากที่เขาหายหน้าไปในเช้าวันนั้น เธอก็ติดต่อเขาไม่ได้อีกเลย เวลาผ่านมาเกือบสามเดือน เธอได้รับเอกสารและ นัดเจอกับเขาที่เขตฯ
จบกันแค่นี้สินะ... ชีวิตคู่ที่ไม่มีใครอยากให้เกิด ครอบครัวเห็นว่าเธอกับเขาเหมาะสมกัน เลยให้หมั้นและแต่งงานกันโดย ไม่มีใครสนใจความรู้สึกของเธอกับเขาเลยสักนิด คำว่าอยู่กันไป ก็รักกันเองใช้ไม่ได้กับชีวิตคู่ของเธอ เพราะพฤกษ์ไม่เคยรักเธอ เลยสักนิด
“ขอบคุณค่ะ” ร่างบางเซเมื่อลุกจากเก้าอี้ ดีที่ได้แขนแกร่งของอดีตสามีประคองเอาไว้ ไม่อย่างนั้นคงได้ขายหน้าแน่นอน มือบางแกะแขนเขาออกจากเอว ถอยหลังหนึ่งก้าวเพื่อตั้งหลัก ดุคนตัวเล็กในใจที่งอแงไม่รู้จักเวลา อีกนิดเดียวก็จะถึงรถแล้ว
“ไม่สบายหรือเปล่า” พฤกษ์ถามเมื่อเห็นอาการของเธอ
“เปล่าค่ะ” ตอบแล้วทำท่าจะเดินจากไป แต่พฤกษ์ยังขวางเอาไว้
“หน้าคุณซีด ไม่สบายใช่ไหม” พฤกษ์ยังไม่ยอมแพ้ คำถามของเขาทำให้ณรมลฝืนยิ้ม เขาเป็นห่วงเธอด้วยเหรอ
“ฉันไม่เป็นอะไรค่ะ ขอตัวนะคะ” พูดจบก็เดินผ่านหน้าเขาไป
“พาย เรายังเป็นเพื่อนกันได้นะ ผมยังเหมือนเดิมและพร้อมจะช่วยเหลือคุณและครอบครัวเสมอ”
คำพูดของเขาทำให้เท้าที่กำลังก้าวเดินหยุดชะงัก ณรมลยิ้มให้ตัวเอง เขากับเธอยังเป็นเพื่อนกันได้อย่างนั้นหรือ เลิกกันแล้ว ก็อย่ามีอะไรมาเกี่ยวข้องกันอีกเลย ตลอดเวลาที่อยู่ด้วยกัน เขารังเกียจเธอจนออกนอกหน้า หย่าแล้วจะเป็นเพื่อนกันคงตลกเกินไป หน้าเธอเขาก็ไม่อยากมอง เธอก็ไม่อยากเป็นเพื่อนหรือเกี่ยวข้องอะไรกับเขาทั้งนั้น เธอจะไปจากที่นี่ ไปหาที่เงียบ ๆ อยู่กันสองคนแม่ลูก เธอวางแผนเรื่องนี้เอาไว้แล้ว รอจนพร้อมจึงหย่าให้เขา ณรมลไม่ตอบอะไรทั้งนั้น เธออยากไปจากที่นี่ให้เร็วที่สุด ยิ่งใกล้เขา ความรู้สึกของเธอก็ยิ่งแย่ลง
พฤกษ์มองผู้หญิงที่กลายเป็นอดีตภรรยา ขับรถผ่านหน้าไป เขาไม่คิดว่าเธอจะตอบรับและหย่าให้เขาง่ายดายขนาดนี้ หลังจากที่แยกทางกันเขาส่งเอกสารไปหลายครั้ง และเธอก็ปฏิเสธมาตลอด แล้วทำไมครั้งนี้เธอถึงยอมง่าย ๆ และไม่เรียกร้องอะไรจากเขาสักอย่าง
ครืด... ครืด...
มือถือในกระเป๋ากางเกงสั่นขึ้น พฤกษ์รับสายเมื่อเห็นเบอร์คนที่โทร. เข้ามา
“มีอะไร” กรอกเสียงถามเลขาฯ คนสนิท พร้อมกับพลิกนาฬิกาข้อมือขึ้นดู คมสันคงโทร. มาเตือนเรื่องประชุม เหลือเวลาอีกเป็นชั่วโมงเขาไปทันอยู่แล้ว การหย่าไม่ได้ใช้เวลานานอย่างที่ เขาคิด
“คุณพฤกษ์จำวันที่ผมเล่าว่าเจอคุณพายที่โรงพยาบาล ได้ไหมครับ” คมสันถามด้วยน้ำเสียงร้อนรน
“จำได้ ทำไม!”
“คนของผมรายงานว่าคุณพายไปฝากท้องครับ เธอกำลังตั้งครรภ์”
“อะไรนะ!” ตะโกนกลับไปตามสาย ตัวชาเหมือนถูกแช่แข็ง ตาคู่คมมองไปยังถนนที่ณรมลขับรถจากไป
“อย่าเพิ่งหย่านะครับคุณพฤกษ์ คุณพายท้อง”
ไม่มีเสียงตอบรับจากปลายสาย คมสันจึงเรียกเจ้านายซ้ำ ๆ
“คุณพฤกษ์! คุณพฤกษ์ครับ”
มือหนากำแน่นจนใบหย่าในมือยับยู่ยี่ ณรมลท้องอย่างนั้นหรือ... เรื่องที่เกิดขึ้นคืนนั้นทำให้เขากำลังจะเป็นพ่อคน
“ณรมล! คุณทำแบบนี้กับผมได้ยังไง!”
ใบหย่าที่ยับจนเป็นเศษกระดาษถูกปาเข้าไปในรถอย่างแรงตามอารมณ์ที่ปะทุขึ้น ณรมลกำลังเล่นอะไรอยู่ มิน่า... เธอถึงยอมหย่าให้เขาง่าย ๆ เธอกำลังแก้แค้นเขาใช่ไหม เธอกำลังทำให้เขาเป็นบ้า
“แล้วเราจะได้เห็นดีกัน!”
พฤกษ์คำรามลั่น เท้าหนาเหยียบคันเร่งจนมิด รถยนต์ คันหรูพุ่งไปข้างหน้าอย่างเร็ว เขาต้องไปจัดการใครบางคน
“คมสัน เข้าประชุมแทนผมด้วย จัดการตามสมควรได้เลย”
สั่งเลขาฯ เสร็จก็บังคับรถไปตามทางอย่างรวดเร็ว เขาต้องไปจัดการกับเธอ ณรมลผู้หญิงลวงโลก เธอคิดจะงัดข้อกับเขา ใช่ไหม!
Jauh di dalam hatinya, Keith tahu bahwa apa yang dikatakan ibu Fellis itu benar. Dia sudah mencoba membujuk dirinya berkali-kali untuk melupakan semuanya. Namun, setiap kali dia memejamkan mata, kenangan tentang dirinya dan Fellis terus berputar di pikirannya.Seumur hidupnya, dia selalu mendambakan seseorang yang bisa mencintainya sepenuh hati. Dulu dia pikir orang itu adalah Gwen, tetapi Gwen hanya ingin menjadi temannya.Ketika Fellis pergi, dia baru menyadari bahwa orang yang dia cari selama ini sudah ada di sisinya, tetapi sudah dia sakiti hingga terluka parah.Perasaan bersalah dan penyesalan yang datang terlambat sepenuhnya menghancurkan logikanya. Dia hanya ingin memperbaiki hubungan itu dan membuat Fellis kembali. Namun, kenyataan menunjukkan bahwa semua yang dia lakukan justru semakin menjauhkan Fellis darinya.Kini, dia berada di tengah kebingungan dan keputusasaan. Di satu sisi, ada rasa obsesinya yang tertanam dan di sisi lain, ada logika yang menyuruhnya melepaskan.Keith
Melihat Fellis tampak ragu, Keith buru-buru memberikan penjelasan tambahan. "Sifatku yang menyendiri ini juga ada hubungannya dengan orang tuaku yang selalu sibuk bekerja. Mereka sering bepergian untuk rapat, terkadang sebulan penuh tanpa pulang. Karena luka ini nggak serius, kemungkinan besar mereka nggak akan datang."Melihat ekspresinya yang jujur, Fellis mulai sedikit percaya. "Kalau begitu, kamu nggak kasih tahu Gwen?" tanyanya.Pertanyaan itu membuat Keith sedikit panik. Dia merasa perlu sekali lagi menegaskan bahwa hubungannya dengan Gwen benar-benar sudah berakhir. "Dia sebenarnya nggak begitu peduli padaku. Aku yang dulu terlalu menyukainya. Dia hanya menikmati perhatian dan kasih sayangku, makanya dia selalu dekat denganku."Mendengar penjelasannya, Fellis terkejut. Jadi, Keith juga pernah berada di posisi seperti aku, menjadi pihak yang memberi segalanya dalam hubungan?Mengingat bagaimana Keith dulu mengejar-ngejar Gwen, sementara perempuan itu acuh tak acuh, Fellis merasak
Fellis terkejut dengan interpretasi Keith yang sepenuhnya salah dari pertanyaannya. Dia menatapnya dengan pandangan heran. "Aku nanya, apa kamu nggak peduli sama nyawamu?"Namun, Keith tidak berpaling. Tatapannya penuh kelembutan dan dia menjawab dengan tegas, "Kalau itu untukmu, aku bisa mengorbankan nyawaku."Fellis benar-benar tidak menyangka bahwa dia akan mendengar kata-kata yang begitu dramatis dari mulut Keith. Kalau itu terjadi beberapa bulan lalu, mungkin dia akan tersentuh sampai menangis. Namun saat ini, dia hanya bisa terdiam.Melihat dia tetap diam, Keith tidak bisa menahan diri untuk berbicara lagi. "Mereka nggak melukaimu, 'kan? Aku datang terlambat. Apa kamu sangat ketakutan tadi?"Mendengar ucapannya, Fellis kembali teringat pada pertanyaan yang sempat dia pikirkan sebelum pergi ke kantor polisi. Dia memandang Keith dengan tatapan semakin curiga. "Kenapa kamu mengikutiku? Jangan bilang ini cuma kebetulan."Keith yang sama sekali tidak menyangka pertanyaan itu, langsung
Keith beruntung karena tusukan pisau itu tidak mengenai organ vital. Berkat penanganan yang cepat, nyawanya berhasil diselamatkan.Mendengar kabar bahwa dia dalam kondisi stabil, Fellis akhirnya bisa merasa lega. Setelah menelepon orang tuanya untuk menjelaskan situasinya, dia kembali ke ruang perawatan. Melihat Keith yang masih terbaring tidak sadarkan diri, dia menghela napas panjang.Di meja dekat ranjang, terlihat dompet dan kantong belanja yang ternoda darah. Warna merah itu membuat pikirannya kembali pada momen menegangkan tadi. Ketika pandangannya beralih ke wajah Keith yang putih pucat pasi, perasaannya menjadi campur aduk.Kenapa Keith bisa ada di dekat gang itu? Apakah dia diam-diam mengikutinya? Kalau iya, kenapa dia tidak menyadarinya sama sekali?Pertanyaan itu berputar di benaknya selama setengah jam, sampai akhirnya ayah dan ibu Fellis tiba di rumah sakit. Setelah berdiskusi, diputuskan bahwa ibunya akan tetap di rumah sakit untuk menjaga Keith, sementara ayahnya meneman
Alarm berbunyi pada pukul 11 malam, Keith baru keluar dari kamar mandi. Dia mengeringkan rambut sambil melihat ponselnya, lalu masuk ke ruang belajar.Ketika melihat Keith masih belum berniat untuk beristirahat, Fellis agak mengernyit. Keith punya rutinitas yang teratur dan tidak pernah bergadang. A
Setengah jam kemudian, terdengar suara langkah kaki di depan pintu. Fellis tidak bangkit dan menyambut seperti biasanya, melainkan hanya duduk dia memandang lampu pijar yang menyala di atas kepalanya.Setelah mengganti sepatu dan memasuki ruang tamu, Keith baru memperhatikan Fellis yang sedang bersa
Ketika melihat adegan yang mesra ini, detak jantung Fellis seolah-olah berhenti sejenak. Dia menarik napas dalam-dalam, lalu berjalan ke arah Gwen dan menjulurkan tangannya. "Halo, aku pacar Keith, Fellis."Gwen meraih tangannya sambil mendorong Keith, berusaha membangunkannya. "Keith, pacarmu sudah
Setelah sibuk sepanjang hari, langit sudah gelap. Fellis menyeret tas sampah yang penuh itu ke samping tong sampah dan akhirnya bisa bersantai.Fellis bersandar di sofa, lalu mengambil ponsel dan melihat postingan teman-temannya. Postingan terbaru adalah foto matahari terbenam yang diunggah oleh seo






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews